Eks Jenderal Bintang Tiga Soroti Dugaan Manipulasi Anggaran Program MBG

- Penulis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komjend Pol (Purn) Drs. Dharma Ponrekun. (Ist)

Komjend Pol (Purn) Drs. Dharma Ponrekun. (Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) Pemerintahan Prabowo Subianto yang bertujuan memberikan gizi, terutama kepada anak sekolah, justru diduga banyak dimanipulasi oleh segelintir pejabat.

Komjen Pol (Purn) Dharma Pongrekun dalam sebuah podcast menjelaskan bahwa program MBG menyedot anggaran paling besar yang bertujuan untuk meningkatkan gizi dan mengurangi kemiskinan.

“Artinya sistem ini sudah menganggap bahwa indonesia miskin. Yang harusnya diselesaikan adalah kemiskinannya, sehingga makanan bergizi adalah pilihan karena tidak miskin,” katanya, Sabtu (17/01/26).

Ia juga menegaskan secara pribadi, bahwa program MBG itu harus dihentikan. Ia juga meminta kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk berani menolak program MBG tersebut.

Baca Juga:  Firman Soebagyo: Makan Bergizi Gratis Wujud Kepedulian Negara pada Masa Depan Anak

Komjen Pol (Purn) Dharma juga menilai bahwa banyak manipulasi pendataan keuangan pada program tersebut.

“Jadi begini, program ini harus dilakukan supaya uang keluar. Karena alasan uang keluar, hanya boleh kalau ada program,” ungkap dia.

“Karena fasenya, ini kan jadi proyek strategis. Dulu kebanyakan infrastruktur pada periode yang lalau, sekarang dialihkan kesini (MBG). Memang jadwalnya seperti itu time-line nya,” imbuh Dharma. (Me)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Mau Jadi Pegawai PLN? Jalur Ikatan Kerja ITPLN Ini Diburu Ribuan Pendaftar
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah
Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?
BPK Didesak Audit Bank BUMN Diduga Biayai Perusahaan Perusak Lingkungan
Dibajak di Laut, Diabaikan di Darat: Ironi Perlindungan Pelaut di Hari Buruh
ITPLN Genjot Akreditasi Unggul, Rektor Iwa Garniwa Pastikan Lulusan Siap Kerja di Era Transisi Energi
Peringatan May Day 2026, Mbak Yuke Pastikan DPRD Akan Arahkan Kebijakan Anggaran Agar Lebih Berpihak Pada Buruh
Pakar Audit Ungkap Risiko Himbara dalam Kelola Rekening Dormant
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:20 WIB

Mau Jadi Pegawai PLN? Jalur Ikatan Kerja ITPLN Ini Diburu Ribuan Pendaftar

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:05 WIB

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:52 WIB

Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:34 WIB

BPK Didesak Audit Bank BUMN Diduga Biayai Perusahaan Perusak Lingkungan

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:57 WIB

Dibajak di Laut, Diabaikan di Darat: Ironi Perlindungan Pelaut di Hari Buruh

Berita Terbaru

Seluruh rakyat Indonesia turut berduka atas terjadinya kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur wilayah Kota Bekasi-Jawa Barat yang menyebabkan korban meninggal dan luka. Peristiwa memilukan yang terjadi pada 27 April 2026

Headline

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:05 WIB

Reshuffle Kabinet Pemerintahan Prabowo-Gibran (Foto: Int)

Headline

Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:52 WIB

Sekretaris Pendiri Indonesia Audit Watch (IAW) Iskandar Sitorus (Foto: Mediakarya)

Ekonomi & Bisnis

BPK Didesak Audit Bank BUMN Diduga Biayai Perusahaan Perusak Lingkungan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:34 WIB