Pasokan Beras Jakarta Aman Terkendali, Food Station Pastikan Harga Stabil

- Editor

Selasa, 28 April 2026 - 09:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya— Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pangan DKI Jakarta, PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda), memastikan ketersediaan beras di Jakarta dalam kondisi aman. Hingga 26 April 2026, stok beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) tercatat mencapai 47.449 ton.

Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda), Dodot Tri Widodo, mengatakan volume tersebut masih berada pada level aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Berdasarkan pencatatan kami, stok beras di PIBC masih dalam level aman. Per 26 April 2026 mencapai 47.449 ton, dengan rata-rata beras yang masuk dan keluar per hari hingga 2.500 ton,” ujar Dodot dalam keterangannya, Selasa, (28/4).

Sebagai pengelola PIBC sekaligus BUMD pangan, Food Station menegaskan komitmennya menjaga ketahanan pangan di DKI Jakarta. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggencarkan program pasar murah yang digelar rutin di empat titik setiap hari.

Dalam program tersebut, sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga terjangkau, antara lain beras sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), minyak goreng, gula, tepung, dan telur ayam.

Baca Juga:  KKP: Stelina Mudahkan Pelaku Usaha Penuhi Syarat Ketertelusuran Ekspor

Dodot juga memastikan bahwa stok beras untuk program pangan bersubsidi dalam kondisi aman. Menurut dia, Food Station telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak di daerah produsen guna menjaga pasokan.

“Kami memastikan stok beras untuk program pangan bersubsidi aman. Food Station telah bekerja sama dengan sejumlah gabungan kelompok tani (gapoktan), penggilingan, serta pelaku usaha di daerah produsen untuk memasok bahan baku beras,” katanya.

Lebih lanjut, dalam upaya menjaga ketersediaan dan stabilisasi harga beras, Food Station turut bermitra dengan Perum Bulog dalam penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), khususnya di wilayah DKI Jakarta.

Distribusi beras tersebut dilakukan melalui berbagai jaringan yang dimiliki Food Station, seperti Koperasi Merah Putih, FoodHub, serta pedagang kelontong.

“Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran distribusi dan stabilisasi harga beras di Jakarta,” tegas Dodot. (dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Negara Darurat Cognitif Reselience
GNK Minta Kapolri Baru Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Kuota Haji dan Dugaan Suap di ATR/BPN
PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap Pihak-pihak yang Fitnah Kapolri Suyudi Ario Seto
Praperadilan PT ACT Marine Transport dan PT ACT Logistik Internasional, Dua Ahli Soroti Dua Alat Bukti dan Keabsahan Penetapan Tersangka
Haidar Alwi: Legacy Listyo Sigit Jadi Fondasi Strategis Akselerasi Kepemimpinan Suyudi Ario Seto
Buntut Temuan Hunian Mewah di Lapas, Kemenimipas Pecat Kalapas Cibinong dan Sanksi 16 Pegawai
Sssttt, Anak Haji Lulung Masuk ‘Kandang Banteng’
GNK Apresiasi Kapolri Suyudi Kedepankan Integritas, Ingatkan Bahaya Oknum Jual Nama Kapolri Berjubah Agama

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:15 WIB

Negara Darurat Cognitif Reselience

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:04 WIB

GNK Minta Kapolri Baru Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Kuota Haji dan Dugaan Suap di ATR/BPN

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:24 WIB

PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap Pihak-pihak yang Fitnah Kapolri Suyudi Ario Seto

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Praperadilan PT ACT Marine Transport dan PT ACT Logistik Internasional, Dua Ahli Soroti Dua Alat Bukti dan Keabsahan Penetapan Tersangka

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:26 WIB

Haidar Alwi: Legacy Listyo Sigit Jadi Fondasi Strategis Akselerasi Kepemimpinan Suyudi Ario Seto

Berita Terbaru