Menlu Tiongkok Sebut Iran Alami Tranformasi Signifikan Pasca Perang

- Penulis

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi. (Foto: IRNA)

Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi. (Foto: IRNA)

TEHERAN, Mediakarya – Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi mengatakan bahwa Menteri Luar Negeri Tiongkok setuju bahwa Iran telah mengalami transformasi signifikan setelah perang, mencapai status internasional yang lebih tinggi dan menunjukkan kemampuan serta otoritasnya.

Berbicara setelah pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi di Beijing, Araghchi menguraikan poin-poin utama diskusi mereka.

“Teman-teman Tiongkok kita juga percaya bahwa Iran pasca-perang berbeda dari Iran pra-perang. Iran telah mencapai kedudukan internasional yang lebih tinggi dan telah membuktikan kekuatan dan otoritasnya,” kata Araghchi.

Baca Juga:  Akhiri Konflik di Timur Tengah, Iran Apresiasi Upaya Menlu Jepang dan Italia

“Oleh karena itu, periode kerja sama baru antara Iran dan negara-negara lain akan segera dimulai,” imbuhnya.

Melansir laman Irnanews, Araghchi mengatakan bahwa ia dan Menteri Luar Negeri Tiongkok membahas semua isu terkini, termasuk perang yang dipaksakan AS-Israel terhadap Iran dan bagaimana mengakhirinya, negosiasi yang sedang berlangsung, masalah yang berkaitan dengan program nuklir damai Iran, sanksi, semua isu bilateral, dan situasi Selat Hormuz serta perlunya menghormati hak-hak Iran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Pelaku Usaha Industri Perberasan Berdarah-darah, Siapa Yang Untung?
Ekonom Senior INDEF: Sebagai Pilar Keempat Demokrasi, Media Harus Netral
Berkelit dari Kerugian dengan Beras Khusus
Ketua Komisi III DPR RI: KUHAP Baru Jawab Tuntutan Reformasi Polri
Politisi PKB Ini Sebut Kasus Kejahatan Seksual di Ponpes Pati Pelanggaran HAM Berat
Tindaklanjut Rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri Ujian Sesungguhnya
Diduga Terlibat Penghasutan dan Ujaran Kebencian, PSI Ogah Beri Bantuan Hukum  Grace Natalie
BPKN RI Dukung Penuh Perpres Perlindungan Pekerja Ojol
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:01 WIB

Pelaku Usaha Industri Perberasan Berdarah-darah, Siapa Yang Untung?

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:53 WIB

Menlu Tiongkok Sebut Iran Alami Tranformasi Signifikan Pasca Perang

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:32 WIB

Ekonom Senior INDEF: Sebagai Pilar Keempat Demokrasi, Media Harus Netral

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:30 WIB

Berkelit dari Kerugian dengan Beras Khusus

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:41 WIB

Ketua Komisi III DPR RI: KUHAP Baru Jawab Tuntutan Reformasi Polri

Berita Terbaru

Beras Bulog (Ist)

Ekonomi & Bisnis

Pelaku Usaha Industri Perberasan Berdarah-darah, Siapa Yang Untung?

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:01 WIB