Target Zero Stunting, Ini Kata Ketum PP-IBI

- Editor

Senin, 18 Mei 2026 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia (PP IBI), Dr. Ade Jubaedah (Foto: dok. Mediakarya)

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia (PP IBI), Dr. Ade Jubaedah (Foto: dok. Mediakarya)

JAKARTA, Mediakarya – Pemerintah mengupayakan percepatan penurunan angka prevalensi nasional menuju target ambisius di bawah 14%. Berbagai daerah bahkan menetapkan target Zero New Stunting (nol kasus stunting baru) dalam beberapa tahun ke depan.

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia (PP IBI), Dr. Ade Jubaedah, mengatakan bahwa IBI mendukung penuh program Asta Cita Presiden Prabowo termasuk dengan target Zero Stunting.

“Bidan jumlahnya saat ini sudah mencapai 600.000 di seluruh Indonesia di mana kami juga mendukung program Asta cita bapak presiden Prabowo salah satunya adalah bagaimana mengawal generasi unggul, generasi emas 2045 di mana Indonesia bebas stunting,” kata dia kepada Mediakarya, Sabtu (16/5/2026).

Ade menambahkan, peran bidang bukan hanya sebagai care provider dan hanya pemberi layanan, dimana mereka juga mengawal siklus kehidupan seorang perempuan dari mulai masa sebelum hamil melalui tim pendamping keluarga.

“Bidan juga mengawal calon pengantin bagaimana kita juga mempersiapkan calon ibu calon ayah dari disitulah peran bidan. tentu ini merupakan salah satu upaya untuk menjaga kehamilan sehat kemudian juga bagaimana persalinannya,” imbuhnya.

Saat lahir, Bidan juga memperhatikan bayi cukup mendapatkan Air Susu Ibu (ASI) kemudian juga makanan pendamping. Dan tidak kalah pentingnya ialah mempersiapkan simulasi dini, intervensi tumbuh kembang untuk mengawal perkembangan dan pertumbuhan optimal dalam salah satu upaya penurunan angka stunting.

Baca Juga:  Baleg DPR Targetkan Revisi UU PPP Selesai Pekan Depan

“Tentu upaya ini tidak sendiri kami juga butuh dukungan para stakeholder terkait karena kita juga bukan hanya berperan sebagai pemberi layanan tapi kita juga berperan sebagai educator juga sebagai konselor bahkan sebagai community leader, penggerak serta masyarakat di mana upaya konvergensi dengan berbagai macam penta helix,” tambahnya.

Jadi, menurutnya, hal ini tidak bisa berjalan sendiri, namun upaya penurunan stunting merupakan upaya dengan kolaborasi .

Lebih lanjut, Dr. Ade mengungkap, untuk apa Kematian ibu tahun 2025 di angka 189/100.000 kelahiran Hidup Dan kita punya PR tahun 2030 SDGS itu di RPJMN nanti menjadi 70/100.000 kelahiran.

“Saat ini di hasil terbaru, Surfas (Survei Fasilitasi) tahun 2026 Kesehatan turun menjadi 144/100.000 kelahiran hidup tapi kita juga terus berupaya terutama kami tenaga kesehatan,” ungkap dia.

Peningkatan Kompetensi Bidan

Ikatan Bidan Indonesia (IBI) akan terus meningkatkan kualitas dengan memberikan peningkatan kompetensi bidan melalui berbagai pelatihan, workshop, seminar maupun webinar.

“Kami melakukan pemantauan terkait dengan kompetensinya ini merupakan salah satu upaya agar kualitas layanan yang diberikan oleh bidan itu juga tetap menjadi bagian penting. sehingga, dengan demikian kita juga membantu pemerintah menurunkan angka kematian bayi dan juga mengawal Indonesia menjadi zero stunting,” tangasnya. (Red/mme)

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Ribuan Buruh Dari Bekasi Dan Karawang Bergerak Ke Jakarta Dapat Pengawalan Petugas
Prabowo Tancap Gas Percepat Pendidikan Gratis Dari Sekolah Dasar Sampai Perguruan Tinggi
RUU Pemilu Berpotensi Hanguskan Jutaan Suara Pemerintah Ancang Ancang Skema Penyelamatan
Prabowo Teken Perpres Tata Kelola Kopdes Merah Putih, Operasionalnya Belum Jelas
Calon Sekda Kota Bekasi Harus Miliki Rekam Jejak Bersih dan Bebas dari Kepentingan Politik
Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi Desak DPRD DKI Turun ke Bantargebang
Dari Jakarta ke New York, PAM JAYA Bawa Prestasi Pengelolaan Air ke Forum Global PBB
Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 11:02 WIB

Ribuan Buruh Dari Bekasi Dan Karawang Bergerak Ke Jakarta Dapat Pengawalan Petugas

Kamis, 24 September 2026 - 10:30 WIB

Prabowo Tancap Gas Percepat Pendidikan Gratis Dari Sekolah Dasar Sampai Perguruan Tinggi

Kamis, 24 September 2026 - 10:18 WIB

RUU Pemilu Berpotensi Hanguskan Jutaan Suara Pemerintah Ancang Ancang Skema Penyelamatan

Kamis, 24 September 2026 - 10:07 WIB

Prabowo Teken Perpres Tata Kelola Kopdes Merah Putih, Operasionalnya Belum Jelas

Kamis, 24 September 2026 - 07:04 WIB

Calon Sekda Kota Bekasi Harus Miliki Rekam Jejak Bersih dan Bebas dari Kepentingan Politik

Berita Terbaru

Kapolres Nias Selatan saat terima perwakilan GMNI

Daerah

Kapolres Nias Selatan Terima Audensi Dari Perwakilan GMNI

Kamis, 24 Sep 2026 - 10:48 WIB