Melalui Program Kita Jaga Kyai, BAZNAS Gencarkan Vaksinasi di Sejumlah Ponpes Jawa Tengah

- Editor

Senin, 4 Oktober 2021 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Sebagai rangkaian dari program Kita Jaga Kyai, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggelar vaksinasi di sejumlah pesantren di Jawa Tengah diantaranya Pondok Pesantren Maslakhul Huda Kabupaten Pati, dan Pondok Pesantren Futuhiyah Mranggen, Jl. Suburan Barat No.31, Kab. Demak, Jawa Tengah.

Program Kita Jaga Kyai di wilayah Jawa Tengah telah dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah H. Taj Yasin Maimoen dan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi, baru-baru ini.

“Untuk Pesantren Maslakhul Huda, BAZNAS bersama Polres Kab. Pati memberikan vaksin kepada para santri sebanyak 7500 dosis pertama,” kata Pimpinan BAZNAS RI Saidah Sakwan di Jakarta, Sabtu (2/10/2021).

Sementara di pesantren Futuhiyah Mranggen, Saidah menjelaskan, sebanyak 700 vaksin diberikan kepada santri untuk dosis ke-2. Pemberian vaksin ini juga didukung oleh Polres Demak, Jawa Tengah dan dihadiri oleh Ketua Satgas Covid-19 NU Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

“Sejak program ini diluncurkan pada 2 Agustus 2021 lalu, BAZNAS telah berupaya membantu pemerintah dalam menanggulangi pandemi Covid-19, khususnya di lingkungan pondok pesantren yang tersebar di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Demi tercapainya pemerataan vaksinasi, Saidah mengatakan, BAZNAS terus melakukan koordinasi dengan Kemenkes (Kementerian Kesehatan) di semua level, Panglima TNI dan Kapolri yang punya akses dan otoritas jalur distribusi.

Baca Juga:  BAZNAS, PRIMA DMI dan IPTI Perkuat UMKM Mustahik, Luncurkan ZCorner

“BAZNAS ingin membantu mempercepat program vaksinasi pemerintah dengan menyediakan support anggaran operasional vaksinasi bagi kyai dan santri,” urainya.

Program Kita Jaga Kyai yang diinisiasi BAZNAS diluncurkan secara resmi oleh Wakil Presiden RI, K.H. Ma’ruf Amin, serta didukung oleh Kementerian Agama (Kemenag), Kementerian Kesehatan, TNI/Polri, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Persis, PUI, serta berbagai ormas Islam lain.

Selain program Kita Jaga Kyai, selama ini BAZNAS juga telah berperan dan berkontribusi aktif dalam upaya penanggulangan Covid-19 di Indonesia melalui berbagai program darurat dan program recovery dalam membantu sisi perekonomian masyarakat yang terdampak.

Program darurat tersebut di antaranya, Bantuan Paket Penggali Kubur; Bantuan Paket Pemulasaraan Jenazah untuk penyintas Covid-19; Dukungan Paket Ruang Isolasi di Rusunawa Nagrak Cilincing; Oksigen Bagi Faskes di Jabodetabek; Bantuan APD Penggali Kubur untuk pemakaman pasien Covid-19; Bantuan Pemulasaraan Jenazah Isolasi Mandiri; Bantuan Paket Imun untuk nakes, mustahik penyintas Covid-19, sopir ambulans; dan Bantuan Tenda Darurat untuk faskes se-Jabodetabek dalam upayanya membantu pasien.(HDS)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Kuota Internet Tak Boleh Lagi Hangus, BPKN Desak Sanksi Tegas bagi Operator yang Bandel
Ekonomi di Kita Bukan Sekedar Pasar 
Next Gen(re)parenting Morinaga, Bekali Orang Tua Dukung Anak Jadi Future Leader
BPKN RI Dorong Lima Langkah Konkret Lindungi Penumpang Terdampak Erupsi Anak Krakatau
5 Cara Cari Cuan dari Media Sosial, Kreator Perlu Pahami Audiens dan Data
Hari Pelanggan Jadi Momentum, PAM JAYA Beri Air Gratis untuk Masjid Istiqlal
BANK Sentral Belanda Mulai Tarik Kepercayaan dari AS
Bebas Pungli, PKL Pasar Baru Bekasi Dijamin Dapat Tarif Resmi

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 14:15 WIB

Kuota Internet Tak Boleh Lagi Hangus, BPKN Desak Sanksi Tegas bagi Operator yang Bandel

Rabu, 9 September 2026 - 09:41 WIB

Ekonomi di Kita Bukan Sekedar Pasar 

Selasa, 8 September 2026 - 16:12 WIB

Next Gen(re)parenting Morinaga, Bekali Orang Tua Dukung Anak Jadi Future Leader

Minggu, 6 September 2026 - 18:54 WIB

BPKN RI Dorong Lima Langkah Konkret Lindungi Penumpang Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 10:30 WIB

5 Cara Cari Cuan dari Media Sosial, Kreator Perlu Pahami Audiens dan Data

Berita Terbaru

Ryo Disastro, Peneliti Senior Ekopol di Nusantara Centre. (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Ekonomi di Kita Bukan Sekedar Pasar 

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:41 WIB