Nache Pimpin Rapat Perdana Penyusunan Ranperda LP2B Nias Selatan Tahun 2026

- Penulis

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Raperda yang dipimpin Wakil Bupati Nias Selatan

Kondisi Raperda yang dipimpin Wakil Bupati Nias Selatan

NIAS SELATAN, Mediakarya – Wakil Bupati Nias Selatan, Yusuf Nache, memimpin rapat perdana Tim Penyusun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) Kabupaten Nias Selatan Anggaran 2026. Pertemuan strategis tersebut berlangsung di Ruang Meeting Bupati, Jl. Arah Lagundri Km 5, Teluk Dalam, pada Jumat (12/6/2026).

Hadir dalam rapat tersebut jajaran pimpinan daerah dan instansi vertikal, di antaranya Asisten II, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Bapperida, Kepala BPS, perwakilan ATR/BPN, Kabag Hukum, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, serta perwakilan dari Dinas PUPR dan Dinas Pangan.

Agenda utama pertemuan difokuskan pada penyamaan persepsi, pemetaan potensi wilayah, dan penyusunan garis besar rencana kerja guna mengamankan ketersediaan lahan pangan jangka panjang di Kabupaten Nias Selatan.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Yusuf Nache menegaskan bahwa regulasi LP2B merupakan hal mendesak yang harus segera diselesaikan. Ia menyebut Perda ini akan menjadi instrumen hukum utama dalam mengendalikan alih fungsi lahan pertanian produktif ke sektor pemukiman maupun industri.

Baca Juga:  Menuju Generasi Emas 2045, FIA UI Apresiasi GenRe Kota Depok Lewat “Stunting Warrior”

“Perda LP2B ini adalah benteng hukum kita untuk melindungi lahan produktif sekaligus menjadi pilar utama dalam menjaga ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan,” ujar Yusuf Nache.

Rapat perdana ini menghasilkan sejumlah poin krusial yang harus segera ditindaklanjuti oleh tim teknis, antara lain:

1. Validasi Data Spasial: Sinkronisasi data luas lahan pertanian antara Dinas Pertanian, Dinas PUPR, BPS, dan ATR/BPN.

2. Penyusunan Naskah Akademik: Percepatan perumusan draf bersama tim ahli dan akademisi.

3. Pemetaan Zonasi: Identifikasi kawasan pertanian yang masuk kategori dilindungi di seluruh kecamatan.

4. Penyelarasan Regulasi: Memastikan draf Ranperda sejalan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Nias Selatan.

5. Manajemen Waktu: Penyusunan timeline kerja yang terukur, mulai dari koordinasi lapangan hingga tahapan uji publik.

Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama seluruh anggota tim untuk mengakselerasi proses penyusunan agar Ranperda ini dapat segera diserahkan ke DPRD Kabupaten Nias Selatan untuk dibahas dan disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).(Nan)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jakarta On The Spot Oleh Polres Metro Bekasi Kota Disambut Hangat Warga
Truk Besar Parkir Sembarangan Di Kolong Fly Over Cipendawa, Pemerintah Tutup Mata
Pengelolaan Superblock Betos Habis, Pemkot Bekasi Diminta Ambil Alih
Telah Siap Sambut Porprov Jabar 2026, Cabor Beladiri Jadi Salah Satu Andalan
Dapat Perlawanan dari Ratusan Massa, Eksekusi Pengosongan Lahan di Kota Bandung Gagal
Pemkot Bekasi Akan Tindak Tegas ASN Nakal Yang Ganti Plat Dinas Dengan Plat Pribadi
HUT ke-47 Tahun, Bintaro Jaya Gelar 10K Run for Education Berhasil Kumpulkan Donasi Rp245 Juta
Perkuat PAD dan Fasilitas Publik, Bupati Nias Selatan dan PLN Nias Teken Addendum Kerja Sama PBJT
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:50 WIB

Nache Pimpin Rapat Perdana Penyusunan Ranperda LP2B Nias Selatan Tahun 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:18 WIB

Jakarta On The Spot Oleh Polres Metro Bekasi Kota Disambut Hangat Warga

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:41 WIB

Truk Besar Parkir Sembarangan Di Kolong Fly Over Cipendawa, Pemerintah Tutup Mata

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:54 WIB

Pengelolaan Superblock Betos Habis, Pemkot Bekasi Diminta Ambil Alih

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:47 WIB

Telah Siap Sambut Porprov Jabar 2026, Cabor Beladiri Jadi Salah Satu Andalan

Berita Terbaru

Para pemain seperti Gema Vyandra, Yoona Gimenez, dan Ciara Brosnan berharap sinetron Asmara Gen Z terus berlanjut dan menghibur penonton Indonesia.

Entertainment

Sinetron Asmara Gen Z Capai 500 Episode, Ini Harapan Para Pemain

Jumat, 12 Jun 2026 - 17:19 WIB