Tim PKM UNJ Edukasi Siswa SDN Medalsari III Karawang Hadapi Cyberbullying

- Editor

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim PKM UNJ mengedukasi siswa SDN Medalsari III Karawang tentang bahaya cyberbullying dan pentingnya sikap asertif untuk membangun generasi digital yang cerdas dan tangguh.

Tim PKM UNJ mengedukasi siswa SDN Medalsari III Karawang tentang bahaya cyberbullying dan pentingnya sikap asertif untuk membangun generasi digital yang cerdas dan tangguh.

JAKARTA, Mediakarya– Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar kegiatan edukasi krusial bagi siswa kelas VI di SDN Medalsari III, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (16/7).

Kegiatan ini dirancang khusus untuk membangun kesadaran digital dan memberikan perlindungan mental bagi anak-anak melalui pembentukan karakter yang kuat sejak dini.

Acara diawali dengan sesi pembukaan formal yang dihadiri oleh berbagai pihak terkait. Kegiatan ini mendapat sambutan hangat melalui serangkaian pidato pembuka dari perwakilan pemerintah desa setempat, kepala sekolah SDN Medalsari III, serta perwakilan dosen UNJ.

Ketiga pihak sepakat bahwa sinergi antara akademisi, sekolah, dan otoritas lokal sangat penting untuk membentengi moral generasi muda dari dampak negatif perkembangan teknologi.

Memasuki acara inti, tim pengabdian memberikan pemaparan mendalam mengenai fenomena cyberbullying yang kian marak mengancam anak-anak. Cyberbullying atau perundungan dunia maya merupakan segala bentuk tindakan intimidasi, penghinaan, pelecehan, atau pengucilan yang dilakukan secara sengaja melalui media digital dan jejaring sosial.

UNJ
Tim PKM UNJ mengedukasi siswa SDN Medalsari III Karawang tentang bahaya cyberbullying dan pentingnya sikap asertif untuk membangun generasi digital yang cerdas dan tangguh.

Berbeda dengan perundungan konvensional, cyberbullying memiliki dampak psikologis yang sangat masif karena jejak digitalnya yang sulit dihilangkan dan dapat terjadi tanpa batas waktu serta ruang.

Para siswa kelas VI diajak untuk mengenali berbagai bentuk perundungan digital ini, mulai dari komentar kasar, penyebaran rumor palsu di internet, hingga pengucilan dalam grup obrolan daring, agar mereka dapat lebih bijak dan berhati-hati dalam berkomunikasi di media sosial.

Sebagai langkah preventif dan solusi konkret, tim PKM UNJ melatih para siswa untuk membangun dan menerapkan sikap asertif. Sikap asertif adalah sebuah kemampuan berkomunikasi di mana seseorang mampu mengekspresikan pendapat, perasaan, dan kebutuhan mereka secara jujur, tegas, dan langsung, namun tetap menjaga rasa hormat terhadap hak orang lain.

Dalam konteks menghadapi kekerasan dan perundungan, sikap asertif memegang peranan sebagai alat perlindungan diri yang utama.

Baca Juga:  Wisuda ITPLN ke-48, Engineer Muda Siap Hadapi Era AI dan Geopolitik Energi

Memasuki acara inti, tim pengabdian memberikan pemaparan mendalam mengenai fenomena cyberbullying yang kian marak mengancam anak-anak. Cyberbullying atau perundungan dunia maya merupakan segala bentuk tindakan intimidasi, penghinaan, pelecehan, atau pengucilan yang dilakukan secara sengaja melalui media digital dan jejaring sosial.

Berbeda dengan perundungan konvensional, cyberbullying memiliki dampak psikologis yang sangat masif karena jejak digitalnya yang sulit dihilangkan dan dapat terjadi tanpa batas waktu serta ruang. Para siswa kelas VI diajak untuk mengenali berbagai bentuk perundungan digital ini, mulai dari komentar kasar, penyebaran rumor palsu di internet, hingga pengucilan dalam grup obrolan daring, agar mereka dapat lebih bijak dan berhati-hati dalam berkomunikasi di media
sosial.

Sebagai langkah preventif dan solusi konkret, tim PKM UNJ melatih para siswa untuk membangun dan menerapkan sikap asertif. Sikap asertif adalah sebuah kemampuan berkomunikasi di mana seseorang mampu mengekspresikan pendapat, perasaan, dan kebutuhan mereka secara jujur, tegas, dan langsung, namun tetap menjaga rasa hormat terhadap hak orang lain. Dalam konteks menghadapi kekerasan dan perundungan, sikap asertif memegang peranan sebagai alat perlindungan diri yang utama.

Konseptualisasi materi ini beranggotakan Dr. Ahmad Rifqy AshShiddiqy, Riyan Sanjaya, dan Sigit Wiidiatmoko. Sementara itu, jalannya kegiatan di lapangan dan interaksi langsung dengan para siswa dibantu secara aktif oleh tim mahasiswa yang terdiri dari Natanya Cristanti, Kaira Abigail Ramadhana Katrawijaya, dan Naima Pijar Kirana.

Melalui program PKM ini, Universitas Negeri Jakarta berharap para siswa SDN Medalsari III Karawang dapat tumbuh menjadi generasi digital yang cerdas, memiliki kontrol diri yang baik, serta memiliki mental yang tangguh dan asertif dalam menghadapi segala bentuk kekerasan di era modern.(dri)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Fahri Hamzah ke Azka: Belajarlah di Belanda, Tapi Perbaikilah Sistem di Sini
Kemendikdasmen Perkuat Pelatihan PMKKA Berbasis Mata Pelajaran, Tingkatkan Kompetensi Guru di Era AI
Bertemu Wamen PU, Penerima Beasiswa Garuda LPDP dengan 30 LoA Dunia Siapkan Ilmu untuk Pembangunan Indonesia
Warta Kota Awards 2026 Jadikan Inovasi Daerah Sebagai Laboratorium Nasional
Aero Astra Akademia Cetak SDM Perhotelan Bersertifikat, Lulusan Langsung Diserap Hotel Berbintang
KKP Gandeng WRI Indonesia Hadirkan Ocean Calculator, Dukung Pengelolaan Laut Berkelanjutan
PLN EMI Dorong Generasi Muda Pahami Dekarbonisasi Lewat Sustainability Campus Talk di IT PLN
Dari Habibie hingga Prabowo, Nannie Hadi Tjahjanto Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SMA Pradita Dirgantara

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Tim PKM UNJ Edukasi Siswa SDN Medalsari III Karawang Hadapi Cyberbullying

Jumat, 24 Juli 2026 - 01:00 WIB

Fahri Hamzah ke Azka: Belajarlah di Belanda, Tapi Perbaikilah Sistem di Sini

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:33 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Pelatihan PMKKA Berbasis Mata Pelajaran, Tingkatkan Kompetensi Guru di Era AI

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:50 WIB

Bertemu Wamen PU, Penerima Beasiswa Garuda LPDP dengan 30 LoA Dunia Siapkan Ilmu untuk Pembangunan Indonesia

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:37 WIB

Warta Kota Awards 2026 Jadikan Inovasi Daerah Sebagai Laboratorium Nasional

Berita Terbaru