Jakarta,Mediakarya.id – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Sugiono mengungkapkan seluruh partai koalisi pemerintah sepakat angka ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) 5 persen. Hal ini menjadi kesepakatan dalam pertemuan ketua umum partai politik koalisi pemerintah membahas RUU Pemilu belum lama ini.
“Satu hal yang sepertinya semua sepakat tapi saya kira saya tidak bisa berbicara atas nama partai-partai lain. Tapi, Gerindra juga sepakat soal PT 5 persen. Seperti juga kemarin Golkar juga menyampaikan ya, PKS juga menyampaikan dan saya kira itu yang kita sepakati,” ujar Sugiono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2026).
Koalisi pemerintah juga membahas pemilu ke depan harus efisien dan efektif. Koalisi sepakat suara rakyat pada pemilu harus bisa terakomodasi dengan baik.
“Karena biar bagaimanapun, ya itu adalah suara dan aspirasi mereka. Jadi, kurang lebih garis besarnya seperti itu, bahwa satu pemilu lebih efektif, kedua pemilu itu efisien, keterlibatan seluruh rakyat dalam hal ini suara-suara yang yang kan kadang-kadang ada suara yang tidak yang terbuang, yang tersisa itu segala macam yang tidak itu juga bisa diakomodir seoptimal mungkin,” kata Sugiono.
Pertemuan juga membahas kapan RUU Pemilu akan dibahas di DPR. Namun, Sugiono belum dapat memastikan apakah akan dimulai tahun ini atau tahun depan.
“Itu yang kemarin dibicarakan. Nanti kan ujungnya kesepakatan ya kita kumpul lagi,” ujar Sugiono.
Sementara itu, koalisi pemerintah belum membahas mekanisme pencalonan presiden setelah ambang batas dihapus oleh Mahkamah Konstitusi (MK).











