Eks Ketua PMII Jakpus Soroti Calon Sekda Bekasi Tanpa Putra Daerah, Diduga Tri Adhianto Dorong Orang Dekat

- Editor

Sabtu, 26 September 2026 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plaza Pemkot Bekasi (Foto: Ist)

Plaza Pemkot Bekasi (Foto: Ist)

KOTA BEKASI, Mediakarya – Mantan Ketua PMII Jakarta Pusat, Denny Iskandar menyoroti soal empat nama calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi yang diumumkan, namun tidak satu pun putra asli daerah. Fakta ini dinilai memunculkan pertanyaan besar di kalangan masyarakat Bekasi.

Menurut Denny, persoalan ini bukan karena Bekasi kekurangan SDM atau tidak memenuhi syarat. Ia menduga ada faktor lain.

“Menurutnya, Bekasi kekurangan SDM, atau tidak terpenuhinya syarat, namun demikian persoalan ini diduga lantaran Tri Adhianto lebih mendorong keluarganya dan orang dekatnya sebagai Sekda,” ujar Denny dalam keterangannya, Sabtu (26/9/2026).

Denny menilai, ini bukan pertama kalinya Kota Bekasi berganti kepala daerah. Tetapi baru pada periode ini, putra Bekasi seperti tidak mendapatkan tempat di panggung kebijakan.

Terakhir ada Junaedi. Putra asli Bekasi yang masa jabatannya sebagai Sekda akan berakhir pada Oktober 2026.

“Padahal nama putra daerah bukan cuma Junaedi. Ada Kusnanto Saidi, Nadih, Nesan dan masih banyak lainnya yang masih aktif. Mereka tumbuh, bekerja dan memahami Bekasi dari dekat,” ungkap Denny.

Mereka, kata Denny, tahu bagaimana Bekasi dulu. Bukan Bekasi yang hanya dilihat dari gedung tinggi, jalan raya dan kawasan industri.

Baca Juga:  Tolak Pecah Belah, Para Raja, Lembaga Adat dan Tokoh Agama, Sepakat Laksanakan Deklarasikan Kebangsaan

“Mereka tahu kampungnya. Tahu encang-encingnya. Tahu sejarahnya. Bahkan tahu bagaimana anak Bekasi dulu disunat di tempat almarhum Haji Ilyas Cikunir. Sebelum disunat, dimandikan di sumur dengan air dingin. Tidak ada infus. Tidak ada alat modern. Pisau menjadi senjatanya,” ungkapnya.

“Bagi orang luar mungkin iya. Bagi orang Bekasi, itu bagian dari ingatan. Dan justru ingatan semacam itulah yang membuat seorang putra daerah punya rasa memiliki terhadap kampungnya,” imbuh dia.

Denny menegaskan, menjadi pejabat bukan berarti harus orang Bekasi. Tentu tidak. Tetapi kalau semua ruang strategis perlahan diisi orang dari luar, lalu kapan anak-anak Bekasi mendapat kesempatan menentukan arah rumahnya sendiri?

“Ini bukan soal sentimen daerah. Ini soal keseimbangan. Bekasi membutuhkan orang yang mengerti bagaimana kampung ini tumbuh. Mengerti luka lamanya. Mengerti kebiasaan warganya. Dan tahu ke mana pembangunan seharusnya diarahkan,” tegasnya.

Denny menilai putra Bekasi mulai kehilangan ruang dalam kebijakan, mungkin sudah waktunya orang Bekasi kembali duduk bersama.

“Bukan untuk melawan siapa-siapa. Tapi untuk memastikan satu hal, jangan sampai di tanah sendiri, orang Bekasi hanya menjadi penonton,” pungkasnya. (Mam)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Bursa Calon Sekda Kota Bekasi Disorot, Mantan Ketua PMII: Usulan Wali Kota Tidak Netral dan Sarat Kepentingan
IPPS: Seleksi Sekda Kota Bekasi Harus Jadi Tolok Ukur Nasional Berbasis Merit
Ribuan Buruh Dari Bekasi Dan Karawang Bergerak Ke Jakarta Dapat Pengawalan Petugas
Calon Sekda Kota Bekasi Harus Miliki Rekam Jejak Bersih dan Bebas dari Kepentingan Politik
Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi Desak DPRD DKI Turun ke Bantargebang
Dari Jakarta ke New York, PAM JAYA Bawa Prestasi Pengelolaan Air ke Forum Global PBB
Ketum Somasi Ungkap Fakta Kasus Tanah Senun Bin Nikin
Dipastikan Tak Ada Intervensi Politik, Kejagug Didesak Dalami Dugaan Keterlibatan Tri Adhianto dalam Kasus Migas Kota Bekasi

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 21:18 WIB

Bursa Calon Sekda Kota Bekasi Disorot, Mantan Ketua PMII: Usulan Wali Kota Tidak Netral dan Sarat Kepentingan

Sabtu, 26 September 2026 - 20:50 WIB

Eks Ketua PMII Jakpus Soroti Calon Sekda Bekasi Tanpa Putra Daerah, Diduga Tri Adhianto Dorong Orang Dekat

Kamis, 24 September 2026 - 15:21 WIB

IPPS: Seleksi Sekda Kota Bekasi Harus Jadi Tolok Ukur Nasional Berbasis Merit

Kamis, 24 September 2026 - 11:02 WIB

Ribuan Buruh Dari Bekasi Dan Karawang Bergerak Ke Jakarta Dapat Pengawalan Petugas

Kamis, 24 September 2026 - 07:04 WIB

Calon Sekda Kota Bekasi Harus Miliki Rekam Jejak Bersih dan Bebas dari Kepentingan Politik

Berita Terbaru