Tata Ulang Parkir Bagi ASN, Pemkot Bagi Klasifikasi Parkir Bagi Pejabat

- Editor

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI, Mediakarya – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mulai melakukan penertiban dan pengaturan parkir bagus Aparatur Sipil Negara (ASN). Parkir akan diarahkan ke gedung parkir Stadion Patriot Chandrabaga yang berada di seberang kantor Pemkot Bekasi.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub? kota Bekasi, Zeno Bachtiar menjelaskan bahwa pengaturan ulang parkir tersebut diarahkan ke area parkir termasuk di Rooftop dengan klasifikasi tertentu, misalnya pejabat Eselon 2 dan sebagainya.

Zeno juga menjelaskan, sebanyak 32 unit kendaraan yang parkir di bawah kolong hanya diperuntukkan bagi kepala perangkat daerah atau pejabat eselon II yang memang berkantor di lingkungan Pemkot Bekas.

“Sementara itu, pejabat yang berkantor di luar, termasuk kami dan beberapa pejabat lainnya, diarahkan untuk parkir di gedung parkir,” kata Zeno kepada media, pada Senin 19 Oktober 2026.

Sedangkan di Gedung B, hanya ada tiga orang yang diperbolehkan parkir, yaitu Wali Kota Bekasi, Wakil Wali Kota Bekasi dan Sekretaris Daerah (Sekda).

Selain itu, ada beberapa yang diakomodir langsung masuk. Pertama, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kemudian tamu-tamu pimpinan, kepala daerah, Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang memiliki agenda terjadwal, serta warga yang berkebutuhan khusus.

Menurutnya, kebijakan ini tidak hanya untuk mewujudkan K3 di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, tetapi juga memaksimalkan pemanfaatan gedung parkir yang sudah ada di area stadion Patriot Chandrabaga. Sehingga, satuan ruang parkir yang ada saat ini sudah tersedia bisa maksimal.

Baca Juga:  Kereen....Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi Gunakan Rumput Berstandar FIFA

“Karena itu, dalam pengumuman kemarin, kami juga menyampaikan bahwa seluruh pegawai wajib menggunakan JPO atau jembatan penyeberangan orang. Mengapa? Karena ini berkaitan dengan keamanan, keselamatan, dan kelancaran lalu lintas. Sangat berbahaya jika kita menyeberang melalui bawah atau tidak menggunakan JPO,” katanya.

Namun, area parkir yang dinilai jauh dan harus menyeberang Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) dinilai melelahkan.

“Ada beberapa rekan yang menyatakan bahwa jaraknya terlalu jauh. Namun, menurut saya, tidak ya teman-teman ya, jarak tersebut tidak terlalu jauh. Kesehatan dan kebugaran, termasuk kekuatan otot, juga perlu kita latih,” ungkap dia.

Dari Dinas Perhubungan, saat ini telah menugaskan 35 personel yang berasal dari UPTD Selatan dan Bidang Prasarana.

Ia memastikan bahwa gedung parkir itu tidak berbayar, kecuali di lantas 1A yang diperuntukkan bagi tamu.

“Untuk tamu, parkir tetap berbayar karena area tersebut juga melayani masyarakat umum, termasuk masyarakat yang sedang berolahraga dan kegiatan lainnya,” pungkasnya. (Red)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Loker Palsu Di Bekasi Makin Menjamur, Dari Timur Pindah Ke Barat
Dekati Ratusan Jemaat, Cara Polres Nias Selatan Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif
Allan Lohy Dorong Penanganan Nasional Karhutla Papua jika Kabut Asap Capai Maluku
NCW Bekasi Raya Skak DPRD dan Pemkot: Jangan Cuma Jago Tertibkan Pengemis, Shelter Terpadu Malah Mangkrak di Atas Kertas!
Polres Nias Selatan Sita 27 Paket Sabu dan Uang Jutaan Rupiah dari Sarang Narkoba Lahusa
GMNI Kecewa Kepada Disnaker Kota Bekasi Yang Tidak Tegas Tindak Loker Palsu
Fokus Karakter Sejak Dini, Bunda PAUD Onolalu Ajak Orang Tua Terapkan 7 Kebiasaan Ini di Rumah
Gencarkan Pengelolaan Sampah Terpadu, Sudin LH Kepulauan Seribu Bakal Sulap Pulau Pramuka Jadi Pulau Bebas Sampah Pertama di Indonesia

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Tata Ulang Parkir Bagi ASN, Pemkot Bagi Klasifikasi Parkir Bagi Pejabat

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Loker Palsu Di Bekasi Makin Menjamur, Dari Timur Pindah Ke Barat

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Dekati Ratusan Jemaat, Cara Polres Nias Selatan Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Allan Lohy Dorong Penanganan Nasional Karhutla Papua jika Kabut Asap Capai Maluku

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:03 WIB

NCW Bekasi Raya Skak DPRD dan Pemkot: Jangan Cuma Jago Tertibkan Pengemis, Shelter Terpadu Malah Mangkrak di Atas Kertas!

Berita Terbaru

Juru Bicara PDI Perjuangan, Guntur Romli, (Ist)

Nasional

PDIP Tolak Keras Rencana Penyaluran Gaji ASN Lewat KDMP

Senin, 19 Okt 2026 - 18:15 WIB