Bentengi Kampus dari Paham Ekstremisme, Unila Gandeng Kepala BNPT dan NII Crisis Center Gelar Kuliah Umum Kebangsaan

- Editor

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG, Mediakarya –  Universitas Lampung (Unila) terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan akademik yang inklusif, damai, serta bersih dari ancaman intoleransi, radikalisme, dan terorisme.

Langkah konkret tersebut diwujudkan melalui rencana pelaksanaan Kuliah Umum Kebangsaan bertajuk “Sinergi Pencegahan Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme di Lingkungan Perguruan Tinggi” yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (27/10/2026) mendatang di Gedung Serba Guna (GSG) Unila.

Agenda kebangsaan skala besar ini akan menghadirkan dua narasumber utama, yakni Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI Komjen Pol. Prof. Dr. H. Eddy Hartono, S.I.K., M.H., serta sesi testimoni eks-radikalisme oleh Pendiri NII Crisis Center, Ken Setiawan.

Rektor Unila, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., I.P.M., ASEAN Eng., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan strategi proaktif kampus untuk memantapkan wawasan kebangsaan sekaligus membangun daya tangkal mahasiswa terhadap ideologi kekerasan.

“Perguruan tinggi memiliki peran vital sebagai benteng moral. Melalui kuliah umum ini, kami ingin memastikan mahasiswa Unila tidak mudah terpapar narasi yang memecah belah maupun paham radikal yang kini kian masif menyusup melalui ruang digital dan media sosial,” ujar Prof. Lusmeilia, Ahad (25/10/2026).

Baca Juga:  Kepala BNPT Ingatkan Perlunya Menumbuhkan Nilai Toleransi Pada Remaja

Rektor menambahkan bahwa kendati kampus merupakan ruang bebas untuk berpikir dan bertukar gagasan, kebebasan akademis tersebut wajib berjalan selaras dengan prinsip menjaga persatuan dan keutuhan NKRI.

Dalam pemaparannya nanti, Kepala BNPT Komjen Pol. Eddy Hartono diproyeksikan bakal membedah peta kerawanan, modus operandi baru, serta strategi penanganan terorisme terkini di Indonesia. Informasi tersebut diharapkan menjadi panduan praktis bagi dosen dan mahasiswa dalam melakukan deteksi dini di lingkungan kampus.

Sementara itu, Ken Setiawan akan membagikan pengalamannya mengenai pola penyusupan, bujuk rayu, serta strategi perekrutan kelompok radikal yang kerap menyasar kalangan muda usia produktif.

Kuliah umum ini ditargetkan diikuti oleh ribuan mahasiswa, jajaran dekanat, serta jajaran pimpinan Unila.

“Melalui sinergi ini, Unila menegaskan posisinya sebagai pencetak generasi unggul, moderat, dan berkarakter kebangsaan kuat,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sindir Menteri Saling Bertentangan, Guntur Romli: Kabinet Paling Gemuk Tapi Tak Punya Grup WA?
Dua Wajah Kepemimpinan Daerah: Pramono Anung Merajut Kerja, Dedi Mulyadi Membangun Citra
Haidar Alwi Sebut Arah Kerja KSP Sejalan Mandat Perpres, Kunci Urai Hambatan Karhutla dan Akses Keuangan Rakyat
Fenomena Fatsun Ganda, Sejumlah Anggota DPRD Golkar Brebes Diduga Lebih Tunduk ke Bupati Ketimbang Partai
Jangan Umumkan Kebijakan Mentah, Legislator Ini Desak Prabowo Benahi 3 Program Dinilai Bermasalah
Andre Rosiade: MBG Masih Dibutuhkan di Daerah, Evaluasi Jangan Hanya Karena Ramai Penolakan di Jakarta
Haidar Alwi: Sapaan Prabowo ke KSP Jenderal Listyo Sigit Cerminkan Komunikasi Kepemimpinan yang Solid
Direktur Program Daksinapati UI Sebut Karhutla 2026 Bukan Takdir, Tapi Pembiaran dan Pengkhianatan Terhadap Negara

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Sindir Menteri Saling Bertentangan, Guntur Romli: Kabinet Paling Gemuk Tapi Tak Punya Grup WA?

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Dua Wajah Kepemimpinan Daerah: Pramono Anung Merajut Kerja, Dedi Mulyadi Membangun Citra

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Haidar Alwi Sebut Arah Kerja KSP Sejalan Mandat Perpres, Kunci Urai Hambatan Karhutla dan Akses Keuangan Rakyat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Fenomena Fatsun Ganda, Sejumlah Anggota DPRD Golkar Brebes Diduga Lebih Tunduk ke Bupati Ketimbang Partai

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Jangan Umumkan Kebijakan Mentah, Legislator Ini Desak Prabowo Benahi 3 Program Dinilai Bermasalah

Berita Terbaru