Home / DKI

Mbak Yuke: Penanganan Banjir di Jakarta Butuh Waktu Panjang

- Editor

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yuke Yurike menyebut penanganan banjir Jakarta membutuhkan waktu panjang. Normalisasi Kali Mampang terkendala permukiman padat dan akses alat berat.

Yuke Yurike menyebut penanganan banjir Jakarta membutuhkan waktu panjang. Normalisasi Kali Mampang terkendala permukiman padat dan akses alat berat.

JAKARTA, Mediakarya – Persoalan banjir di Jakarta masih menjadi PR (pekerjaan rumah) yang harus dikerjakan dengan cepat dan pemilahan yang tepat.

Hal itu dikarenakan kondisi geografis penduduk sehingga berdampak pada persoalan akses serta adanya pemukiman masyarakat.

Salah satu yang menjadi contoh, upaya penanganan banjir di Kali Mampang, segmen Poncol, Kuningan Barat, Jakarta Selatan.

Karena itu, Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike menilai penanganan di wilayah tersebut
membutuhkan waktu panjang dan tidak hanya mengandalkan pengerukan sungai.

“Normalisasi hanya dapat dilakukan di sejumlah titik yang memungkinkan. Karena itu penanganan banjir di kawasan itu tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat,” ujar Yuke saat meninjau lokasi bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Kamis (29/10/2026).

Yuke mengungkapkan permukiman padat di tengah kawasan gedung bertingkat dan pusat bisnis membuat akses menuju sungai terbatas.

Kondisi itu, sambung Wabendum DPP PDI-P menyulitkan mobilisasi alat berat untuk melakukan pengerukan sehingga normalisasi hanya dapat dilakukan di sejumlah titik yang memungkinkan.

“Hal ini memang masih menjadi pekerjaan rumah. Upaya yang sudah dilakukan mudah-mudahan bisa mengurangi banjir, tetapi sepertinya tidak bisa diselesaikan dalam jangka pendek,” bebernya.

Lebih lanjut, anggota DPRD DKI yang terpilih dari dapil Jaksel itu mengatakan, penanganan banjir juga perlu dilakukan dari hulu. Salah satunya melalui pembangunan tampungan air seperti Embung Kebagusan.

Baca Juga:  Balkoters Kembali Gelar Santunan pada Puluhan Anak Yatim dan Dhuafa di Kebon Sirih

Tampungan air tersebut, diharapkan dapat menahan aliran air dan mengendalikan debit yang masuk ke Kali Mampang serta Kali Krukut.

“Diharapkan dapat menahan aliran air dan mengendalikan debit yang menuju Kali Mampang serta Kali Krukut,” ujarnya.

Selain pembangunan tampungan air, Yuke mengusulkan penataan permukiman di bantaran kali dengan menyediakan hunian layak bagi warga terdampak.

Penataan tersebut diperlukan untuk membuka ruang bagi normalisasi sungai dan pembangunan tampungan air yang lebih besar sesuai kebutuhan serta kondisi di lapangan.

“Dengan begitu penanganan banjir tidak hanya berfokus pada pengerukan sungai. Tetapi juga memperhatikan kondisi permukiman yang menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan normalisasi,” ujarnya.

Politisi yang dikenal low profil itu juga menegaskan, DPRD DKI Jakarta mendukung upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam menangani banjir melalui koordinasi dan perencanaan yang matang.

Meski demikian, target penyelesaian normalisasi di kawasan tersebut belum dapat dipastikan karena masih menghadapi berbagai kendala.

“Dengan koordinasi yang baik dan perencanaan yang matang, kami yakin masalah banjir ini bisa diselesaikan secara bertahap,” ungkapnya.(dri)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Bunda Neneng Dorong Peningkatan Transportasi Antarpulau dan Pemerataan Pembangunan di Kepulauan Seribu
Korps Alumni KNPI Jaktim Ajak Elemen Bangsa Lawan Oligarki
Danramil Taman Sari Datangi SMAN 17 Jakarta, Siswa Diimbau Hindari Tawuran dan Bullying
Gencarkan Pengelolaan Sampah Terpadu, Sudin LH Kepulauan Seribu Bakal Sulap Pulau Pramuka Jadi Pulau Bebas Sampah Pertama di Indonesia
Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027
PAM JAYA Raih Penghargaan Kearsipan 2026, Kantongi Predikat Sangat Memuaskan
Pansus PTSL DPRD Minta Gubernur dan GTRA Tuntaskan Residu PTSL
Ketum LPKAN Apresiasi Gebrakan Kapolri Jenderal Suyudi: Agresif Berantas Narkoba dan Pelototi APBD

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:50 WIB

Mbak Yuke: Penanganan Banjir di Jakarta Butuh Waktu Panjang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Bunda Neneng Dorong Peningkatan Transportasi Antarpulau dan Pemerataan Pembangunan di Kepulauan Seribu

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Korps Alumni KNPI Jaktim Ajak Elemen Bangsa Lawan Oligarki

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Danramil Taman Sari Datangi SMAN 17 Jakarta, Siswa Diimbau Hindari Tawuran dan Bullying

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Gencarkan Pengelolaan Sampah Terpadu, Sudin LH Kepulauan Seribu Bakal Sulap Pulau Pramuka Jadi Pulau Bebas Sampah Pertama di Indonesia

Berita Terbaru