Tuntut Periksa Luhut dan Erick, Sejumlah Elemen Mahasiswa Ancam Kepung KPK

- Editor

Senin, 8 November 2021 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi Pemberantasan Korupsi

Komisi Pemberantasan Korupsi

JAKARTA, Mediakarya – Dugaan keterlibatan dua menteri di Kabinet Jomo Widodo, Luhut Binsar Pandjaitan dan Erick Thohir dalam kasus bisnis PCR terus menggelinding.

Sejumlah elemen masyarakat pun telah melaporkan dua pembantu presiden Jokowi itu ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait adanya aroma korupsi dalam bisnis alat deteksi risiko Covid-19 tersebut.

Bahkan, sejumlah elemen mahasiswa yang mengatasnamakan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) akan menggelar demonstrasi untuk meminta lembaga antirasuah itu menyelidiki dugaan keterlibatan menteri dalam bisnis tes PCR.

Aksi demo itu direncanakan digelar besok, Selasa (9/11) di depan markas KPK, Kuningan, Jakarta Seltan.

“Mulai hari Selasa, titik aksinya gedung KPK,” kata Wakil Ketua Umum LMND, Samsudin Saman dikutip dari CNN Indonesia, Senin (8/11).

Tak hanya di Jakarta Samsuddin juga memastikan LMND akan menggelar aksi serentak di 24 provinsi dengan tuntutan yang sama.

Ia mengatakan aduan Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) ke KPK yang melaporkan Luhut dan Erick soal dugaan bisnis PCR perlu didukung gerakan mahasiswa.

Diketahui, pada Kamis (4/11) lalu, Wakil Ketua Umum Prima, Alif Kamal telah menyampaikan pengaduan masyarakat atas Luhut dan Erick ke KPK perihal dugaan bisnis tes PCR.

Lebih lanjut, Samsuddin menilai pejabat negara yang menggunakan kekuasaan untuk kepentingan bisnisnya merupakan salah satu bentuk dari sistem olgarki.

Baca Juga:  Dua Menteri Kabinet Jokowi Dilaporkan ke KPK

“Gerakan Mahasiswa sudah lama tertidur, kini sudah saatnya terbangun,” ujar dia.

Di sisi lain, Samsudin menilai dugaan keterlibatan pejabat negara dalam bisnis tes PCR di tengah pandemi sangat melukai hati rakyat. Pasalnya, saat rakyat sedang kesulitan akibat dampak pandemi Covid-19.

Namun di satu sisi para pejabat justru memanfaatkan kondisi tersebut untuk menumpuk kekayaan.

“LMND sebagai salah satu organisasi mahasiswa yang progresif, sudah sewajarnya ikut merasakan penderitaan rakyat, yang sedang dialami akibat kebijakan pemerintah yang menindas rakyat dimasa sulit,” kata dia.

Sebelumnya, eks Direktur YLBHI Agustinus Edy Kristianto menyatakan terdapat sejumlah menteri di kabinet Presiden Joko Widodo terlibat bisnis tes PCR. Para menteri itu terafiliasi dengan PT Genomik Solidaritas Indonesia (GSI), penyedia jasa tes Covid-19.

Pihak Luhut dan Erick sendiri sudah membantah kabar itu. “Saya tidak pernah sedikit pun mengambil keuntungan pribadi dari bisnis yang dijalankan PT Genomik Solidaritas Indonesia,” kata dia dalam keterangan tertulis di Instagram Story akun @luhut.pandjaitan, Kamis (4/11).

ErickThohir pun telah membantah lewatstafsusnya, AryaSinulingga. Pekan lalu, Arya mengatakan isu yang menyebut Erick ikut berbisnis tes PCR terbilang tendensius. (dji)

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

PDAB Tirtatama DIY Raih Pemred Award 2026 atas Komitmen Hadirkan Layanan Air Bersih Berkualitas
Menteri Transmigrasi Beri Pesan Khusus untuk Azka: “Zero Poverty, Belajarlah dengan Rendah Hati di Amsterdam”
Tantangan Pengembangan TOD, Butuh Biaya Besar
TPS3R Prabu Recycle, Upaya Warga Kurangi Beban Sampah ke TPA Burangkeng
Dihadapan Haji Ghoni Cs, Gubernur Pramono Berpesan Perkuat Peran Budaya Betawi Menuju Jakarta Kota Global
Pembangunan TOD, AHY; Saya Titip Kepada Pemkot Bekasi Agar Sesuai Peruntukannya
Modus Sembako Murah, Seorang Wanita Tipu Puluhan Orang di Bekasi
Kebakaran Lahap Sebuah Rumah Di Bekasi, Seorang Lansia Tewas

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:58 WIB

PDAB Tirtatama DIY Raih Pemred Award 2026 atas Komitmen Hadirkan Layanan Air Bersih Berkualitas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:41 WIB

Menteri Transmigrasi Beri Pesan Khusus untuk Azka: “Zero Poverty, Belajarlah dengan Rendah Hati di Amsterdam”

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:22 WIB

Tantangan Pengembangan TOD, Butuh Biaya Besar

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:19 WIB

TPS3R Prabu Recycle, Upaya Warga Kurangi Beban Sampah ke TPA Burangkeng

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:17 WIB

Dihadapan Haji Ghoni Cs, Gubernur Pramono Berpesan Perkuat Peran Budaya Betawi Menuju Jakarta Kota Global

Berita Terbaru