Komunikolog Apresiasi Program Polri di Bidang Kesehatan

- Penulis

Minggu, 28 November 2021 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komunikolog Indonesia, Emrus Sihombing. (Ist)

Komunikolog Indonesia, Emrus Sihombing. (Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Komunikolog Unversitas Pelita Harapan Emrus Sihombing mengapresiasi program Polri Bidang Kesehatan. Hal itu dikatakannya menanggapi pelantikan dua ratus lebih perwira polisi dari sumber dokter spesialis dan dokter umum di Setukpa Lemdiklat Polri, Sukabumi.

Emrus mengatakan, keputusan Kapolri penerimaan khusus perwira dokter spesialis dan dokter umum ini merupakan respon strategis penguatan satuan Kesehatan Polri dalam mengatasi Covid-19 di tanah air . Keputusan ini menggambarkan betapa Kapolri mempunyai sense of crisis yang baik dalam rangka penanganan Covid -19 di Indonesia.

“Kita semua merasakan bahwa dampak covid-19 tak hanya  beban di bidang kesehatan, tetapi mempunyai efek domino ke berbagai sendi kehidupan masyarakat lainnya, utamanya bidang  kesejahteraan ekonomi,” ujar Emrus dalam keterangan tertulisnya yag diterima Mediakarya, Minggu (28/11/2021).

Karena itu, kata Emrus, sangat wajar bila Kapolri terpanggil memberi dukungan mensukseskan penanganan Covid 19 di negeri ini dengan melibatkan unsur kesehatan, termasuk tenaga dokter spesialis dan dokter umum yang dimiliki institusi kepolisian..

“Mengingat kebutuhan tenaga dokter di institusi kepolisian kita saat ini, Kapolri membuat terobosan jitu di tahun pertama masa jabatannya dengan membuka penerimaan khusus perwira untuk para dokter spesialis dan dokter umum. Penerimaan ini merupakan kali pertama Polri melakukan penerimaan khusus perwira sumber sarjana yang seluruh pesertanya berasal dari kedokteran,” ujar Emrus.

Biasanya jumlah peserta perwira sumber sarjana Polri dari bidang kedokteran kisaran puluhan lebih siswa setiap tahun. Karena itu, program Polri bidang kesehatan, termasuk penanganan Covid-19 perlu diapresiasi.

Baca Juga:  Emrus Sihombing Imbau Masyarakat Kota Bekasi Tidak Pilih Cakada Yang Gunakan Politik Identitas

Menurut dia, saat ini perwira baru dokter spesialis dan dokter umum lebih dari dua ratus orang tersebut telah ditempatkan di berbagai fasilitas kesehatan di bawah Institusi Polri di seluruh Indonesia, diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kesehatan dan  memberikan kontribusi di dalam penanganan Covid -19 yang lebih mantap.

“Merekapun terjun langsung dari di betbagai daerah di indonesia, termasuk di Aceh dan Papua untuk melakukan percepatan vaksinasi Covid-19,” katanya.

Kebutuhan Fakultas Kedokteran

Mengingat banyaknya fasilitas kesehatan yang dimiliki Institusi Polri di seluruh wilayah NKRI, di masa yang akan datang pelayanan kesehatan diharapkan dapat lebih mudah berekspansi, apabila Polri dapat menghasilkan sendiri tenaga dokter melalui kerja sama dengan Universitas Bhayangkara mendirikan Fakultas Kedokteran sebagai program kebutuhan.

“Mengapa Universitas Bhayangkara? Universitas ini mempunyai hubungan  historis dan sosiologis dengan Institusi Polri mewujudkan peningkatan jumlah sumber daya manusia (SDM) tenaga dokter umum dan dokter spesialis sangatlah ideal apabila dilakukan kerja sama antara Universitas Bhayangkara dengan Institusi Polri untuk membuka Fakultas Kedokteran,” ucap Emrus.

Dengan demikian, sinergi antara Universitas Bhayangkara dan Institusi Polri akan memberikan sumbangsih yang luar biasa terhadap bangsa dan negara melalui peningkatan pelayanan kesehatan terhadap anggota Polri secara khusus dan masyarakat secara umum di masa-masa mendatang.

“Untuk itu, sangat produktif dan berkesinambungan jika Kapolri di tahun kedua masa jabatannya kelak dapat membuat kerja sama dengan Universitas Bhayangkara mendirikan Fakultas Kedokteran,” saran Emrus. (Apl)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Bendung Katulampa Kering, Debit Air Kali Bekasi Ikut Menyusut
Kapolres Bekasi Kota Kunjungi Putra Sayuti Melik
Mencuatnya Kasus Dugaan Korupsi di Halmahera Utara Diduga Dipicu Persaingan Politik
Kasus Migas Diambilalih Kejagung, IAW: Momentum Perbaikan Tata Kelola BUMD yang  Transparan dan Akuntabel
Biaya Politik Tinggi jadi Pemicu Maraknya Kepala Daerah Terjaring OTT KPK
KAMAKSI Apresiasi Komitmen Bank Jakarta Hormati Proses Hukum
Wagub DKI Rano Karno Apresiasi Bank Jakarta Dukung Anugerah Jurnalistik MHT 2026, Dorong Karya Berkualitas Sambut 5 Abad Jakarta
KOSMAK Minta Prabowo Copot Jaksa Agung ST Burhanuddin dan KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:52 WIB

Bendung Katulampa Kering, Debit Air Kali Bekasi Ikut Menyusut

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:37 WIB

Kapolres Bekasi Kota Kunjungi Putra Sayuti Melik

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:06 WIB

Mencuatnya Kasus Dugaan Korupsi di Halmahera Utara Diduga Dipicu Persaingan Politik

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:44 WIB

Kasus Migas Diambilalih Kejagung, IAW: Momentum Perbaikan Tata Kelola BUMD yang  Transparan dan Akuntabel

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:39 WIB

KAMAKSI Apresiasi Komitmen Bank Jakarta Hormati Proses Hukum

Berita Terbaru

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro saat mengunjungi putra dari Pahlawan Nasional Sayuti Melik

Headline

Kapolres Bekasi Kota Kunjungi Putra Sayuti Melik

Jumat, 17 Jul 2026 - 20:37 WIB