Kemenag Kota Bandung Telusuri Dugaan Penyimpangan Bansos Oleh Herry Wirawan

- Editor

Rabu, 15 Desember 2021 - 18:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, Mediakarya – Kasus tindakan asusila yang dilakukan oleh Herry Wirawan pemilik Pondok Pesantren  Manarul Huda di Antapani terhadap sejumlah anak asuhnya sepertinya bakal berbuntut panjang.

Sebab, perbuatan tindak pidana yang dilakukan oleh Herry  bukan hanya melakukan tindak pidana asusila, Herry juga dituding menggelapkan dana bantuan sosial (Bansos).

Kepala Kementerian Agama Kota Bandung Tedi Ahmad Junaedi saat dihubungi, Rabu (15/12) mengatakan pihaknya akan menelusuri dugaan penyelewengan dana bantuan yang diberikan kepada Herry Wirawan.

“Oh jelas (akan diusut),” kata Tedi tak mengetahui apakah pihak kepolisian sudah turut mengusut kasus itu atau belum.

Baca Juga:  Kompolnas: Pemberhentian Brotoseno Penuhi Rasa Keadilan Masyarakat

Sebelumnya, dugaan penyelewengan dana bantuan itu ditelusuri setelah ada pernyataan dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Gusti Ayu Bintang Puspayoga yang menyebut Herry selain memperkosa santriwati, juga diduga menyalahgunakan dana bantuan sosial (bansos).

Bintang tidak menjelaskan secara spesifik bansos yang dimaksud. Namun diduga terkait pemberian dana terkait penyelenggaraan pondok pesantren (ponpes).

Diketahui, yayasan yang diberi bantuan itu adalah Yayasan Manarul Huda Antapani (Madani). Yayasan itu jadi satu-satunya lembaga yang dikelola oleh Herry dan mendapatkan izin operasional.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Sentuh Hati Warga, Polres Nias Selatan Berbagi Kasih di Hari Jadi Ke-75 Humas Polri
Percantik Akses Menuju Wisata, Desa Tugu Utara Bogor Geber Pengaspalan
Disharmonisasi Kepala Daerah vs OPD Marak, LPKAN: Banyak OPD Merasa Kebal karena Dibekingi Partai
Tata Ulang Parkir Bagi ASN, Pemkot Bagi Klasifikasi Parkir Bagi Pejabat
Modus Mafia Tanah Terstruktur, LI-TPK Ungkap Peran Oknum Pejabat Desa dan Laporkan Dugaan Pemalsuan Sertifikat PTSL di Bogor
Direktur FAST Indonesia Synergy Curigai Sabotase di Balik Kebakaran Kantor ATR/BPN Karawang, Diduga Terkait Mafia HGB
Loker Palsu Di Bekasi Makin Menjamur, Dari Timur Pindah Ke Barat
Dekati Ratusan Jemaat, Cara Polres Nias Selatan Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Sentuh Hati Warga, Polres Nias Selatan Berbagi Kasih di Hari Jadi Ke-75 Humas Polri

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:03 WIB

Percantik Akses Menuju Wisata, Desa Tugu Utara Bogor Geber Pengaspalan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Disharmonisasi Kepala Daerah vs OPD Marak, LPKAN: Banyak OPD Merasa Kebal karena Dibekingi Partai

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Tata Ulang Parkir Bagi ASN, Pemkot Bagi Klasifikasi Parkir Bagi Pejabat

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Modus Mafia Tanah Terstruktur, LI-TPK Ungkap Peran Oknum Pejabat Desa dan Laporkan Dugaan Pemalsuan Sertifikat PTSL di Bogor

Berita Terbaru

Opini

Di Bawah Payung Ortodoksi Ekonomi 

Selasa, 20 Okt 2026 - 14:03 WIB