Ketua DPR Resmikan Rumah Susun Ponpes Al Quran Azzayadiy

- Editor

Rabu, 19 Januari 2022 - 22:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPR RI Puan Maharani

Ketua DPR RI Puan Maharani

JAKARTA, Mediakarya – Ketua DPR RI Puan Maharani meresmikan Rumah Susun (Rusun) Pondok Pesantren (Ponpes) Al Quran Azzayadiy di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu.

“Setelah diresmikan, tolong dipelihara baik-baik. Gedung dan ruangan harus dijaga agar terus bermanfaat,” kata Puan dalam keterangan tertulis di Jakarta.

Rusun ponpes itu dibangun atas usulan Puan saat masih menjabat sebagai Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK).

Puan menyampaikan kegembiraannya atas gotong royong dalam pembangunan Rusun Ponpes Al Quran Azzayadiy.

Terdapat dua bangunan tower yang dibangun dalam kurun waktu tiga tahun senilai Rp12,7 miliar melalui pembiayaan APBN. Satu tower untuk menampung 240 santri dan satu tower lainnya untuk 128 santriwati.

Fasilitas asrama di rusun dilengkapi dengan dipan, kipas angin, dan lemari. Setiap kamar terdapat dua lemari.

“Ini merupakan satu anugerah dan kebahagiaan bagi kita semua, termasuk isinya sudah disiapkan. Sekarang para santri punya tempat tinggal baru yang lebih baik,” jelas Puan. dikutip dari antara.

Puan meminta agar ponpes mendidik santri dan santriwati untuk memiliki akhlak yang baik dan terpuji agar bisa turut membantu membangun bangsa. Puan mengatakan pesantren adalah salah satu tempat utama bagi para santri dan santriwati untuk belajar dan mengembangkan diri.

Baca Juga:  Ketua DPR Ajak Jepang Investasi di Proyek IKN

“Untuk menjadi manusia Indonesia yang cerdas, inovatif, tangguh, berakhlakul karimah, dan cinta Tanah Air. Untuk menjadi manusia Indonesia yang merdeka sejati-sejatinya,” harap Puan.

Puan mengingatkan ponpes dan seluruh santri agar menjaga rusun dengan protokol kesehatan ketat. Hal ini penting mengingat saat ini Indonesia masih berada dalam pandemi COVID-19.

“Kita tahu anak-anak kalau berkumpul biasanya suka bermain, suka mengobrol yang kadang-kadang jadi lupa dengan protokol kesehatan,” kata Puan.

Puan meminta para santri dan santriwati tetap memakai masker, tetap mencuci tangan dengan memakai sabun, dan menghindari kerumunan.

Meskipun program vaksinasi COVID-19 sudah ada, Puan mengatakan kesadaran diri menjadi kunci pencegahan penularan virus Corona.(qq)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil
Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum
Ikut Cawe Cawe Muktamar NU, Nusron Wahid Diduga Gelontorkan 180 Miliar
Dirjen Bea Cukai Menghadap Presiden Diperintahkan Berantas Penyelundupan Ilegal
Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar
Jadikan Ruang Terbuka Hijau, Pol PP Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Puncak
Fahd Dicokok KPK, Loyalis Ranny Fahd Arafiq Galang Dukungan Maju  pada Musda Golkar Kota Bekasi
Pegawai Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Ditampung Agrinas, Qodari : Jadi PKWT BUMN 2 Tahun

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:08 WIB

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 September 2026 - 12:38 WIB

Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum

Rabu, 23 September 2026 - 10:55 WIB

Ikut Cawe Cawe Muktamar NU, Nusron Wahid Diduga Gelontorkan 180 Miliar

Rabu, 23 September 2026 - 10:25 WIB

Dirjen Bea Cukai Menghadap Presiden Diperintahkan Berantas Penyelundupan Ilegal

Rabu, 23 September 2026 - 07:50 WIB

Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar

Berita Terbaru

Proses penambangan (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:08 WIB