Berantas Mafia, Erick Thohir Mulai Petakan Penerima Subsidi Listrik

- Penulis

Rabu, 19 Januari 2022 - 22:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir akan melakukan pemetaan agar subsidi listrik yang diberikan pemerintah bisa efisien dan tepat sasaran. Menurutnya, pemetaan ini penting, agar jangan sampai pemberian subsidi ini justru dimanfaatkan oleh para mafia.

“Banyak pihak mafia yang lihat ini kesempatan untuk bagaimana menjadi istilahnya pengambilan keuntungan sepihak,” kata Menteri Erick dalam konferensi pers, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (19/1).

Dilansir dari merdeka, Erick Thohir menjelaskan, dengan perkembangan digitalisasi, maka dapat membuka wilayah abu-abu dalam konteks penyaluran subsidi. Hal inilah yang kerap sekali justru akan dimanfaatkan oleh mafia.

Baca Juga:  Satgas: Kasus COVID-19 di Indonesia Bertambah 1.411 Orang

“Karena itu dengan tadi digitalisasi akan membuka gray area atau keabu-abuan yang selama ini justru dimanfaatkan oleh banyak pihak, mafia-mafia yang lihat ini justru menjadi opportunity,” katanya.

Oleh karena itu, tujuan dari pemetaan ini dilakukan supaya ke depan pemerintah bisa menggambarkan secara riil mana masyarakat yang perlu disubsidi, dan tidak perlu disubsidi. Mengingat, pandemi Covid-19 menyebabkan defisit APBN sangat besar.

“Dari KPK, DPR selalu menekankan bagaimana (subsidi) bisa masuk langsung ke rakyatnya. Kami, PLN mendukung yang bisa subsidi langsung tanpa melibatkan BUMN, saya rasa kami di BUMN malah sangat mendukung itu,” pungkas dia.(qq)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Harga Pertamax Naik 32 Persen, Ketua BPKN RI: Konsumen Berhak Mendapat Transparansi Pemerintah
WTP Kota Bekasi Dipertanyakan Publik, Ini Penjelasan Pakar Komunikasi Politik
Sambut HUT DKI Jakarta ke-499, PLN UID Jakarta Raya Luncurkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen
Polri Geledah Kantor WIKA, Usut Dugaan Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Asembagus 
Penyidik Dalami Kerja Sama Publikasi di Kementan, Beberapa Pegawai Jalani Pemeriksaan
Polri Libatkan Eksternal Dalam Assessment Jenderal
Bea Cukai Ungkap Jutaan Batang Rokok Ilegal, Total Kerugian Negara Rp8,66 Miliar
Anggaran MBG Ratusan Triliun Disorot, Adi Suparto Minta Audit Menyeluruh
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:38 WIB

Harga Pertamax Naik 32 Persen, Ketua BPKN RI: Konsumen Berhak Mendapat Transparansi Pemerintah

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:42 WIB

WTP Kota Bekasi Dipertanyakan Publik, Ini Penjelasan Pakar Komunikasi Politik

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:29 WIB

Polri Geledah Kantor WIKA, Usut Dugaan Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Asembagus 

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:27 WIB

Penyidik Dalami Kerja Sama Publikasi di Kementan, Beberapa Pegawai Jalani Pemeriksaan

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:59 WIB

Polri Libatkan Eksternal Dalam Assessment Jenderal

Berita Terbaru