Kasus Covid-19 Aktif Sentuh 1.105 Jiwa, Plt Walkot Bekasi Minta Prokes Diperketat

- Editor

Rabu, 26 Januari 2022 - 20:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI, Mediakarya – Kasus aktif Covid-19 di Kota Bekasi yang menyentuh 1.105 jiwa, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono meminta agar penerapan protokol kesehatan diperketat.

Hal tersebut diungkapkannya saat memimpin rapat koordinasi mengenai perkembangan dan pengendalian kasus Covid-19 di Kota Bekasi bertempat di Selasar Media Center Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, Rabu (26/1/2022).

“Saya minta penerapan prokesnya diperketat lagi,” tegasnya.

Ia menjelaskan, lonjakan kasus aktif di Kota Bekasi tercatat pada data Dinas Kesehatan Kota Bekasi sesuai dengan laporan tanggal 25 Januari 2022 kasus aktif berjumlah 1.105 jiwa.

“Varian omricon ini dengan memiliki daya tular 5 kali lipat dari varian delta sebelumnya, juga dengan tanpa gejala bisa sampai 40 jiwa dalam waktu singkat,” ujarnya.

Selain itu, dirinya juga meminta kepada Camat dan Lurah di Kota Bekasi tetap lakukan percepatan vaksinasi di wilayah. Adapun saat ini lonjakan kasus aktif Covid-19 di Kota Bekasi di tingkat Kelurahan, antara lain Kelurahan Pekayon Jaya, Kelurahan Pejuang, Kelurahan Jatirahayu dan Kelurahan Jatisampurna.

Baca Juga:  Tekan Laju Pertumbuhan Penduduk, Kodim 0507/Bekasi Ingatkan Pentingnya KB

“Antisipasi yang perlu kita lakukan ialah dengan melakukan percepatan vaksinasi di wilayah, utamakan lansia terlebih dahulu. Setiap Kepala Daerah harus rutin memberi imbauan kepada warga untuk tetap menjaga protokol kesehatan,” paparnya.

Pada kesempatan tersebut, ia juga mengimbau agar kegiatan ibadah pada saat ini untuk kembali dibatasi dan berlakukan seperti saat PPKM dan untuk hajatan atau kegiatan masyarakat yang mengundang banyak warga, untuk sementara diberhentikan terlebih dahulu guna untuk menghindari lonjakan pandemi.

“Saya juga mengimbau kepada warga agar kegiatan yang memunculkan potensi banyaknya warga, agar kembali dibatasi seperti pada saat pemberlakuan PPKM,” tukasnya. (apl)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Jelang Musda Golkar, Partai Pohon Beringin Kota Bekasi Terancam Tercabut dari Akarnya
Laporkan Hasil Kajian ke KPK, NCW Bekasi Raya Soroti Pembangunan GOR Terpadu Kota Bekasi
Desak Copot Dirum Tirta Bahagasasi, Tri Nusa Bekasi Raya Ancam Kembali Kepung Kantor Bupati
Jelang HUT RI ke-81, PJR BSD Bagikan 81 Bendera Merah Putih kepada Warga
Apel Kebangsaan di Monas, 11.000 Peserta Serukan “Jaga Jakarta untuk Indonesia”
IPPS Indonesia: Penempatan Jabatan dari Unsur Keluarga Wali Kota Berpotensi Terjadinya Abuse of Power
Hasut Warga Pakai Toa Masjid, Tokoh Masyarakat Dilaporkan Ke Polisi
Kompak Teriakkan “Lanjutkan”, Ratusan Warga Cijengkol Antar H.A. Saepuloh Daftar Calon Kades

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:19 WIB

Jelang Musda Golkar, Partai Pohon Beringin Kota Bekasi Terancam Tercabut dari Akarnya

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:43 WIB

Laporkan Hasil Kajian ke KPK, NCW Bekasi Raya Soroti Pembangunan GOR Terpadu Kota Bekasi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:27 WIB

Desak Copot Dirum Tirta Bahagasasi, Tri Nusa Bekasi Raya Ancam Kembali Kepung Kantor Bupati

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Jelang HUT RI ke-81, PJR BSD Bagikan 81 Bendera Merah Putih kepada Warga

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Apel Kebangsaan di Monas, 11.000 Peserta Serukan “Jaga Jakarta untuk Indonesia”

Berita Terbaru