DPR Dan Pemerintah Bersinergi Dalam Pemerataan Internet Di Indonesia

- Penulis

Selasa, 17 Agustus 2021 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi 1 DPR Meutya Hafid saat menjadi keynote speaker

Ketua Komisi 1 DPR Meutya Hafid saat menjadi keynote speaker

JAKARTA: Pemerintah dan DPR terus bersinergi dalam pemerataan internet guna transformasi digital untuk mengadopsi kemajuan teknologi yang nantinya akan memberikan landasan kokoh bagi perekonomian Indonesia di masa mendatang.

Demikian mengemuka dalam webinar bertajuk Pemerataan Akses Internet Menuju Indonesia Merdeka Sinyal yang diselenggarakan di Jakarta, Senin (16/8/2021). Webinar via zoom yang  diselenggarakan DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) diikuti 150 mahasiswa dari wilayah Sumatera Utara dan sebagian wilayah Jabodetabek menghadirkan Ketua Komisi 1 DPR Meutya Hafid sebagai keynote speaker, Presiden Direktur dan CEO PT XL Axiata, Dian Siswarini dan Sub Koordinator Pelaksana Literasi Digital, Kemenkominfo, Indriani Rahmawati.

“Jauh sebelum Covid-19, Komisi 1 DPR bersama pemerintah telah berusaha untuk meningkatkan akses internet ke tengah masyarakat melalui berbagai program pembangunan infraatruktur telekomunikasi di bawah berkelanjutan Indonesia Merdeka Sinyal,” ujar Meutya Hafid.

Politisi perempuan Partai Golkar itu juga mengungkapkan DPR terus mendorong pemerintah untuk mempercepat berbagai upaya dalam membangun literasi digital sehingga menjadi upaya perubahan kultur dan attitude masyarakat dalam percepatan transformasi digital.

Baca Juga:  Platform E-commerce dan Dompet Digital Pendukung Perkembangan Industri Kreatif

“Mengakses internet secara mudah, cepat dan terjangkau merupakan impian seluruh bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke,” katanya.

Sementara itu, Sub Koordinator Pelaksana Literasi Digital, Kemenkominfo, Indriani Rahmawati mengungkapkan Kominfo telah menyiapkan tiga unsur dalam proses literasi digital untuk meningkatkan jumlah masyarakat yang terliterasi,” ucapnya.

Ada tiga unsur dalam proses literasi digital, yaitu platform, framework, dan activation. Platform merupakan web dan aplikasi digital yang terintegrasi sebagai untuk mendalami literasi digital. Lalu, framework atau rangkaian kegiatan untuk memicu penggunaan platform dan pengembangan konten.

“Pada unsur activation, pengembangan konten literasi digital berkolaborasi dengan berbagai pihak harapannya jumlah talenta digital meningkat lebih cepat,” katanya.

Di tempat yang sama, Presiden Direktur dan CEO PT XL Axiata, Dian Siswarini mengatakan XL Axiata mendukung pemerintah melalui berbagai program untuk pengembangan jaringan dan layanan ke pelosok negeri.

Pihaknya juga berkomitmen penuh untuk mendukung upaya pemerintah dalam membangun bangsa sesuai prinsip berkelanjutan melalui transformasi digital yang inovatif. ***

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Kasus Blueray Bea Cukai: IAW Soroti 20 Forwarder yang Belum Naik Penyidikan
Kukuhkan Fondasi Indonesia Emas 2045, Haidar Alwi: Polri Semakin Profesional, dan Dipercaya Rakyat
Tanggapi Pernyataan Mantan Ketua BEM UGM, Idrus Marham “Dirujak” Netizen
Inilah Kabid Humas Polda Terbaik 2026 Berdasarkan Survei ETOS Institute
Ketika Bea Cukai Menjadi Medan Pertarungan Kekuasaan
Akselerasi Layanan Digital, Bank Jakarta Kembali Hadir di Jakarta Fair 2026
Lima Tuntutan, Satu Pertanyaan: Negara Masih Mendengar atau Tetap Abai?
Pemprov Disarankan Gandeng Polda Metro Hapus Denda ETLE
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:51 WIB

Kasus Blueray Bea Cukai: IAW Soroti 20 Forwarder yang Belum Naik Penyidikan

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:43 WIB

Kukuhkan Fondasi Indonesia Emas 2045, Haidar Alwi: Polri Semakin Profesional, dan Dipercaya Rakyat

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:25 WIB

Tanggapi Pernyataan Mantan Ketua BEM UGM, Idrus Marham “Dirujak” Netizen

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:33 WIB

Inilah Kabid Humas Polda Terbaik 2026 Berdasarkan Survei ETOS Institute

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:55 WIB

Ketika Bea Cukai Menjadi Medan Pertarungan Kekuasaan

Berita Terbaru