Yuk Simak, Perkembangan Kasus Covid-19 di Kota Bekasi

- Penulis

Senin, 31 Januari 2022 - 21:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

KOTA BEKASI, Mediakarya –Dinas Kesehatan Kota Bekasi mengeluarkan laporan perkembangan Covid-19 per tanggal 30 Januari 2022. Kota Bekasi dalam masa pandemi ini masuk dalam masa PPKM Level 2.

Berdasarkan data yang dihimpun Dinas Kesehatan Kota Bekasi mengenai total kasus terkonfirmasi Covid-19 dari tanggal 7 Maret 2020 hingga tanggal 30 Januari 2022, secara keseluruhan mencapai 90.667 jiwa, dengan total sembuh mencapai 85.515 jiwa (94,32 persen), total meninggal berjumlah 1139 jiwa dan kasus aktif 4.013 kasus aktif tersebar di 56 Kelurahan.

“Kasus aktif terbanyak per Kelurahan di Kota Bekasi, antara lain Kelurahan Pekayonjaya (165 kasus), Kelurahan Jatimakmur (162 kasus) dan Kelurahan Pejuang (157 kasus),” jelas Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Senin (31/1/2022).

Lebih lanjut dijelaskan, untuk kasus terkonfirmasi baru pada laporan data Dinas kesehatan Kota Bekasi pada tanggal 29 Januari 2022, yakni 89.770 jiwa, sedangkan penambahan pada tanggal 30 Januari 2022 naik menjadi 90.667 jiwa dengan kenaikan sekitar 897 jiwa.

Baca Juga:  DLH Kota Bekasi Diminta Pasang CCTV Pantau Pembuang Sampah Sembarangan

Sedangkan untuk capaian vaksinasi di Kota Bekasi, dilaporkan sebagai berikut:

1. Fasilitas Kesehatan dengan capaian vaksin 1.779.107 (88,25 persen), lansia 91.753 (58,76 persen) dan anak-anak 206.663 (87,97 persen).
2. Berdasarkan e-KTP Kota Bekasi dengan capaian dosis pertama 1.875.200 (93,02 persen), lanjut usia dosis pertama 123.652 (79,19 persen) dan anak-anak 184.531 (77,76 persen).

“Keterisian Bed Occupancy Rate (BOR) Tempat Tidur Rumah Sakit di Kota Bekasi tertanggal 29 Januari 2022 tren meningkat dilaporkan BOR Tempat Tidur (TT) isolasi 29 persen, kini 30,04 persen, sedangkan BOR TT ICU masih sama dengan sebelumnya (5,56 persen),” jelasnya.

“Sedangkan untuk Tren Positivity Rate menurun yang semula 13,31 persen menjadi 10,88 persen,” sambungnya.

Untuk ketersediaan (stock) vaksin Covid-19 di Kota Bekasi per 30 Januari 2022 dengan jumlah satuan dosis total 175.174 dosis. Dengan kriteria dosis, antara lain:

1. Sinovac (164.886 dosis).
2. Aztrazeneca (5.320 dosis).
3. Pfizer (15.348 dosis). (apl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Hari Buruh 2026: LPKAN Desak Pemerintah Prioritaskan Kesejahteraan Guru dan Tenaga Kesehatan
Mau Jadi Pegawai PLN? Jalur Ikatan Kerja ITPLN Ini Diburu Ribuan Pendaftar
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah
Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?
BPK Didesak Audit Bank BUMN Diduga Biayai Perusahaan Perusak Lingkungan
Dibajak di Laut, Diabaikan di Darat: Ironi Perlindungan Pelaut di Hari Buruh
ITPLN Genjot Akreditasi Unggul, Rektor Iwa Garniwa Pastikan Lulusan Siap Kerja di Era Transisi Energi
Peringatan May Day 2026, Mbak Yuke Pastikan DPRD Akan Arahkan Kebijakan Anggaran Agar Lebih Berpihak Pada Buruh
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:51 WIB

Hari Buruh 2026: LPKAN Desak Pemerintah Prioritaskan Kesejahteraan Guru dan Tenaga Kesehatan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:20 WIB

Mau Jadi Pegawai PLN? Jalur Ikatan Kerja ITPLN Ini Diburu Ribuan Pendaftar

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:05 WIB

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:52 WIB

Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:34 WIB

BPK Didesak Audit Bank BUMN Diduga Biayai Perusahaan Perusak Lingkungan

Berita Terbaru

Seluruh rakyat Indonesia turut berduka atas terjadinya kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur wilayah Kota Bekasi-Jawa Barat yang menyebabkan korban meninggal dan luka. Peristiwa memilukan yang terjadi pada 27 April 2026

Headline

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:05 WIB

Reshuffle Kabinet Pemerintahan Prabowo-Gibran (Foto: Int)

Headline

Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:52 WIB

Sekretaris Pendiri Indonesia Audit Watch (IAW) Iskandar Sitorus (Foto: Mediakarya)

Ekonomi & Bisnis

BPK Didesak Audit Bank BUMN Diduga Biayai Perusahaan Perusak Lingkungan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:34 WIB