DLH Kota Bekasi Diminta Pasang CCTV Pantau Pembuang Sampah Sembarangan

- Editor

Minggu, 17 Juli 2022 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tumpukan sampah di bawah proyek jalan kereta cepat yang berlokasi di jalan Cikunir Raya.

Tumpukan sampah di bawah proyek jalan kereta cepat yang berlokasi di jalan Cikunir Raya.

KOTA BEKASI,  – Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi diminta memasang cctv di titik jalan yang kerap dijadikan tempat pembuang sampah sembarangan oleh warga.

Hal itu menyusul ditemukannya tumpukan sampah yang ada di bawah jalan tol Kereta Cepat Jakarta Bandung tepatnya Jalan Raya Cikinir (arah galaksi).

Berdasarkan pantauan media di lokasi, bungkusan pelastik yang didominasi warna merah berisi sampah berserakan di pinggir jalan.

Tumpukan sampah yang sudah berantakan.

 

Kantung pelastik yang berisi sampah tersebut diduga sengaja dibuang oleh oknum pedagang warung makan. Sebab ditemukan sejumlah potongan sayur mayur dan tulang ikan maupun tulang ayam.

“Kemungkinan mereka (pelaku) membuang sampah di tempat ini menjelang subuh sekaligus berangkat belanja ke pasar. Karena pada pagi harinya tempat ini masih bersih,” kata Yanto, saksi mata menuturkan pada harnasnews, Minggu (17/7/2022).

Baca Juga:  Politisi PKB Ini Sebut Kasus Kejahatan Seksual di Ponpes Pati Pelanggaran HAM Berat

Yanto juga mengaku pernah melihat ada dua orang berboncengan motor membuang sampah di got dan di bawah tiang kereta cepat. “Karena mereka membawa motor cepat maka kami ga bisa kejar,” ujarnya.

Oleh karena itu, dirinya meminta Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi segera memasang cctv di lokasi tersebut guna memantau siapa pelaku yang sudah lama berlangganan membuang sampah bukan pada tempatnya itu.

“Jika sudah ketahuan maka fotonya kan bisa dipajang sepanjang jaln tersebut. Bila perlu dipreses hukum agar dapat memberikan efek jera terhadap yang lain. Sehingga masyarakat membuang sampah tidak sembarangan,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang
Analis Politik Irwan Suhanto: Kasus Febrie Adriansyah Jangan Dijadikan Alasan Melemahkan Supremasi Sipil
Petugas Sensus Ekonomi di Kota Bekasi Terbentur di Kawasan Elit
Buka Peluang Kerja Gen Z, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Desak Pemprov Gandeng Duta Besar
Fenomena Kepala Daerah Andalkan Medsos Jadi Sarana Pencitraan: Menara Pasir Popularitas Pemimpin Populis
Pengelolaan Gedung Balai Rakyat Tak Dapat Kejelasan, Warga Desak Lurah Kayuringin dan Kepala BPKAD Segera Dicopot
PDAB Tirtatama DIY Raih Pemred Award 2026 atas Komitmen Hadirkan Layanan Air Bersih Berkualitas
Pemkot Bekasi Serahkan Pengelolaan Pasar Baru Bekasi Kepada PTMP

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:37 WIB

Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:30 WIB

Analis Politik Irwan Suhanto: Kasus Febrie Adriansyah Jangan Dijadikan Alasan Melemahkan Supremasi Sipil

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:52 WIB

Petugas Sensus Ekonomi di Kota Bekasi Terbentur di Kawasan Elit

Senin, 27 Juli 2026 - 10:42 WIB

Buka Peluang Kerja Gen Z, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Desak Pemprov Gandeng Duta Besar

Senin, 27 Juli 2026 - 08:48 WIB

Fenomena Kepala Daerah Andalkan Medsos Jadi Sarana Pencitraan: Menara Pasir Popularitas Pemimpin Populis

Berita Terbaru

Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus.

Ekonomi & Bisnis

Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang

Selasa, 28 Jul 2026 - 21:37 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Nasional

Pakar Komunikasi Inii Ungkap Bahayanya Narsisisme Birokrasi

Selasa, 28 Jul 2026 - 12:13 WIB