Aksi Gerakan Amarah Sukabumi di DPRD Ricuh, Massa Bentrok dengan Aparat

- Editor

Selasa, 2 September 2025 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situasi Saat Kericuhan Antara Peserta Aksi Dengan Aparat

Situasi Saat Kericuhan Antara Peserta Aksi Dengan Aparat

SUKABUMI, Mediakarya – Aksi unjuk rasa ribuan massa yang tergabung dalam Gerakan Amarah Rakyat Sukabumi pada Senin (1/9/2025) sempat berlangsung damai. Namun saat massa beraksi di depan Gedung DPRD Kota Sukabumi, Jalan Ir. H. Juanda, situasi berujung ricuh.

Kericuhan dipicu pelemparan botol air mineral, kayu, hingga batu. Aksi saling lempar tak terhindarkan, memicu kejar-kejaran antara massa dan aparat keamanan yang berjaga di depan gerbang DPRD.

Ketegangan juga terjadi di sekitar SMPN 2 Kota Sukabumi. Beberapa aparat tak berseragam terlihat meringkus peserta aksi yang mencoba melempari barisan polisi. Setelah bentrokan mereda, suasana Jalan Ir. H. Juanda berangsur sepi. Massa kemudian bergerak menuju Tugu Adipura, sementara aparat tetap berjaga di sekitar gedung DPRD.

Jalannya Aksi Gerakan Amarah Sukabumi

Aksi dimulai dari Lapang Merdeka sebagai titik kumpul sebelum massa bergerak menuju Polres Sukabumi Kota. Dengan mobil komando di barisan depan, massa menggelar orasi menyampaikan 11 tuntutan yang mereka bawa.

Koordinator aksi menyebut gerakan ini sebagai solidaritas atas situasi terkini di Indonesia, khususnya insiden kekerasan aparat yang dinilai merusak demokrasi. Setelah dari Polres, massa melanjutkan aksi ke Balai Kota Sukabumi dan kemudian menuju DPRD.

Baca Juga:  PWNU dan Muhammadiyah Nilai Positif Kinerja Gubernur Jateng

Pantauan di lapangan menunjukkan massa berasal dari berbagai elemen, mulai dari organisasi mahasiswa ekstra kampus Cipayung Plus (GMNI, HMI, PMII, KAMMI, IMM, IPNU, HIMASI), komunitas ojek online, hingga masyarakat umum. Sebagian besar hadir tanpa atribut bendera maupun seragam organisasi.

Pemerintah daerah menyikapi rencana aksi ini dengan meliburkan sekolah dari tingkat PAUD hingga SMA sederajat, serta mengimbau sejumlah perguruan tinggi untuk menggelar kuliah daring. Para pelaku usaha di sekitar lokasi aksi juga memilih menutup toko sebagai langkah antisipasi.

Pengamanan Ketat

Sebanyak 800 personel gabungan TNI-Polri diterjunkan untuk mengamankan jalannya aksi. Apel pasukan digelar di area Masjid Agung Kota Sukabumi, dipimpin langsung Kapolres Sukabumi Kota AKBP Rita Suwadi bersama Dandim 0607 Letkol Czi Indra Gunawan. (eka)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Kuak Fakta Sengketa Villa Pisang Mas Bali: Kuasa Hukum Ungkap Pihak Lawan Asal “Koar-Koar” Diduga Tanpa Ijazah, Tegaskan Niko Bersih
Pasifnya Kehadiran Kepala Sekolah SMAN 2 Mazo Jadi Sorotan Warga
Dukung Walikota Ngantor di RW, Ini Kata Ketua KADIN Kota Bekasi
PMB 2026 Oleh UM Indonesia Gunakan Cara Tak Biasa
LSM Somasi Kawal Perkara Tanah Senun Bin Nikin, Pastikan Mafia Tanah Tak Terjadi Di Bekasi
Distribusi MBG di Nias Selatan Diduga Langgar SOP Pelabelan, Kepala SPPG Gus Theodorman Lase Buka Suara
Diduga Langgar SOP Pelabelan BGN, Pendistribusian Makan Bergizi Gratis di SPPG Hiliana’a Tuai Sorotan
Jadi Peran Guru di Film ‘Ageman’, Kadis PPPA Lampung Soroti Bahaya Bullying 

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 20:33 WIB

Pasifnya Kehadiran Kepala Sekolah SMAN 2 Mazo Jadi Sorotan Warga

Senin, 21 September 2026 - 17:05 WIB

Dukung Walikota Ngantor di RW, Ini Kata Ketua KADIN Kota Bekasi

Minggu, 20 September 2026 - 19:43 WIB

PMB 2026 Oleh UM Indonesia Gunakan Cara Tak Biasa

Rabu, 16 September 2026 - 21:55 WIB

LSM Somasi Kawal Perkara Tanah Senun Bin Nikin, Pastikan Mafia Tanah Tak Terjadi Di Bekasi

Rabu, 16 September 2026 - 18:45 WIB

Distribusi MBG di Nias Selatan Diduga Langgar SOP Pelabelan, Kepala SPPG Gus Theodorman Lase Buka Suara

Berita Terbaru

Logo KPK

Headline

Bupati Bolmut Sulawesi Utara Kena Ciduk OTT KPK

Selasa, 22 Sep 2026 - 10:07 WIB

Mufti Mubarok (tengah) saat meresmikan kantor Adhi Industri Group

Ekonomi & Bisnis

Adhi Industri Siap Kawal Program Waste to Energy Pemerintah

Selasa, 22 Sep 2026 - 07:44 WIB