Anas Urbaningrum Sebut Survei PKN Gagal Lolos Pemilu Sebagai Tantangan

- Penulis

Selasa, 9 Januari 2024 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, Mediakarya – Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara Anas Urbaningrum mengatakan hasil survei yang menyatakan partainya gagal masuk parlemen pada Pemilu 2024 karena elektabilitasnya di bawah ambang batas parlemen (parliamentary threshold) 4 persen sebagai tantangan partai baru.

“Ini tantangan dari PKN sebagai partai baru, tentu denyut dan getarannya mungkin belum terekam oleh para surveyor. Ini tantangan yang kuat bagi PKN untuk membuktikan bahwa pada musim pertamanya juga PKN bukan hanya punya kursi di DPRD provinsi dan kabupaten/kota, kami ingin betul punya kapal perjuangan politik di Senayan,” kata Anas di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Selasa.

Anas mengatakan bahwa untuk meningkatkan elektabilitas partai dan meraup suara sebanyak mungkin demi melewati ambang batas parlemen, PKN sedang melakukan konsolidasi untuk merapikan seluruh jaringan politik.

“Untuk tandem yang produktif di seluruh level, dengan begitu ada waktu untuk menggenjot konsolidasi pemenangan. Kami punya optimisme bahwa di semua level pemilihan, PKN akan mengirimkan wakil-wakilnya, termasuk di Senayan,” katanya.

Baca Juga:  Puan Maharani Apresiasi Pengembangan Ekonomi Biru di Badung Bali

Ia menambahkan PKN berkomitmen untuk memenuhi target pada pemilu, yakni lolos ambang batas parlemen 4 persen.

“Yang paling penting pada musim pertamanya, kami usaha untuk lolos parliamentary threshold, yakni tembus empat persen suara sah itu menghasilkan berapa kursi? Itu tergantung peta alokasi kursi di dapil (daerah pemilihan) masing-masing dan juga peta distribusi suara. Prinsipnya buat PKN, kursinya berapa pun tidak soal, yang penting target kami di tingkat pusat bisa tembus Senayan dulu,” kata Anas Urbaningrum, dilansir dari antara.

Ia juga mengingatkan kader PKN untuk selalu mendekatkan diri dengan rakyat sebab PKN merupakan partai politik yang dimiliki oleh rakyat.

“PKN berkomitmen dengan kalimat pejuang suara rakyat selamanya,” katanya. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Kasus Blueray Bea Cukai: IAW Soroti 20 Forwarder yang Belum Naik Penyidikan
Kukuhkan Fondasi Indonesia Emas 2045, Haidar Alwi: Polri Semakin Profesional, dan Dipercaya Rakyat
Tanggapi Pernyataan Mantan Ketua BEM UGM, Idrus Marham “Dirujak” Netizen
Buka Lomba Paduan Suara Dapil V, Wabup Nias Selatan Apresiasi Sinergi Bamuspernis
Inilah Kabid Humas Polda Terbaik 2026 Berdasarkan Survei ETOS Institute
Ketika Bea Cukai Menjadi Medan Pertarungan Kekuasaan
Optimalkan PAD Pariwisata dan Perikanan, Pemkab Nias Selatan dan Pemkab Kepulauan Mentawai Gelar Rakor Strategis
Bawa Isu Nasional, Aliansi Mahasiswa Kota Bekasi Geruduk DPRD
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:51 WIB

Kasus Blueray Bea Cukai: IAW Soroti 20 Forwarder yang Belum Naik Penyidikan

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:43 WIB

Kukuhkan Fondasi Indonesia Emas 2045, Haidar Alwi: Polri Semakin Profesional, dan Dipercaya Rakyat

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:25 WIB

Tanggapi Pernyataan Mantan Ketua BEM UGM, Idrus Marham “Dirujak” Netizen

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:33 WIB

Inilah Kabid Humas Polda Terbaik 2026 Berdasarkan Survei ETOS Institute

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:55 WIB

Ketika Bea Cukai Menjadi Medan Pertarungan Kekuasaan

Berita Terbaru