Anggota DPRD Minta Semua Pihak Hormati Pengangkatan Pj Bupati Bekasi

- Editor

Sabtu, 4 September 2021 - 08:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj. Bupsti Bekasi Dani Ramdan

Pj. Bupsti Bekasi Dani Ramdan

BEKASI, Mediakarya – Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Budiyanto, menilai pengangkatan Dani Ramdan sebagai Pj. Bupati Bekasi sudah tepat. Alasannya, karena dari orang netral dan seorang birokrat sehingga tidak menciptakan resistensi antar para pihak yang ada di Bekasi.

Kata Budiyanto. Pengangkatan Dani Ramdan sebagai Pj Bupati Bekasi, telah sesuai dengan UU No.23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah.

“Dengan kehadiran Pj Bupati atas kewenangan gubernur dengan persetujuan Mendagri, ini langkah yang sangat baik bagi pemerintah secara institusional,” ucap dia.

“Sangat bagus bahwa Pj ini dari orang netral, birokrat yang memang kebetulan turun dari Pemprov Jabar sehingga tidak menciptakan resistensi antar para pihak yang ada di Kabupaten Bekasi,” ucap Budiyanto, Jumat, 3 September 2021.

Dengan demikian, politisi PKS ini yakin, Pj Bupati Bekasi akan benar-benar menjalankan fungsi sesuai dengan kewenangannya.

Menurutnya. Bahkan, Dani Ramdan akan mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat jika dapat mengayomi semua orang dan memimpin dengan semangat memperbaiki Bekasi.

“Kalau Pj Bupati ini luwes mengayomi semua orang dan semangatnya memperbaiki Bekasi, maka akan menjadi sebuah kemajuan. Jadi Pj. Bupati harus percaya diri karena dia menjalankan UU, mengatur masyarakat Bekasi,” tegasnya.

Anggota Komisi II DPRD Bekasi ini juga melihat ada keseriusan Dani Ramdan dalam memimpin Bekasi sejak dilantik Gubernur Jabar pada 22 Juli 2021 lalu.

Baca Juga:  Pj Bupati Bekasi Tugaskan RT dan RW Mendata Ulang Warga

“Saya melihat kinerja Pj Bupati sangat baik, selain terlihat cerdas dan ada niat baik mengurus Bekasi, beliau juga tidak memiliki historical yang terjadi pertentangan sejarah, beliau orang baru, tidak menjadi Pj bupati karena motivasi ingin memimpin, jabatannya dua tahun reposisi bupati,” paparnya.

Lanjut Budiyanto. Di antara keseriusan Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, yaitu siap mengisi kekosongan jabatan struktural di Pemerintahan Kabupaten Bekasi, baik dari Eselon I, II dan seterusnya.

“Karena kekosongan jabatan ini sangat krusial,” sebutnya.

Budiyanto juga mempertanyakan jika ada masyarakat yang menilai ada pelanggaran atas pengangkatan Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan.

Dia yakin, penunjukan tersebut telah dipertimbangkan dengan baik oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil atas persetujuan Kemendagri.

“Saya mendukung pengangkatan Pj Bupati Dani Ramdan dan tidak mungkin gubernur melakukan sesuatu yang sembrono karena ingin menjalankan UU,” ucap dia.

“Menjalankan UU yang tidak melanggar UU, kalau tidak memenuhi syarat tidak mungkin adanya pelantikan,” tegasnya.

Dia juga meminta masyarakat agar jangan membuang energi mempersoalkan pengangkatan Pj Bupati Bekasi ini.

“Jadi jangan buang energi, kita harus lihat ke depan, jangan lihat spion ke belakang, jadi Bekasi bisa terbengkalai,” tandasnya. (Sgy)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Musda Golkar Kota Bekasi di Ujung Mata, Beringin Institut: Pilih Ketua Nomor Dua, Bersih-bersih yang Utama
Pakar Komunikasi Politik Nilai Manuver Dedi Mulyadi: Investasi Menuju 2029, Berpotensi Picu Gejolak di Tubuh Gerindra
Sssttt, Anak Haji Lulung Masuk ‘Kandang Banteng’
Dinilai Bermasalah, Prabu Peduli Lingkungan dan Warga Minta Proyek Pemprov Jabar di TPA Burangkeng Dihentikan
Islah Bahrawi Soroti Dugaan Money Politics di Muktamar NU dan Peran AHWA
Prof Siti Zuhro Usul Sekda Jadi Pj Kepala Daerah Jelang Pemilu Lokal 2031
Terdampak Asap Pembakaran Sampah, Warga Babelan dan Prabu PL Gelar Diskusi “Stop Bakar Sampah”
Dari Anwar Usman Hingga Rocky Gerung, ETOS: Negara Ini Banyak Pelacur Politik

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Musda Golkar Kota Bekasi di Ujung Mata, Beringin Institut: Pilih Ketua Nomor Dua, Bersih-bersih yang Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Pakar Komunikasi Politik Nilai Manuver Dedi Mulyadi: Investasi Menuju 2029, Berpotensi Picu Gejolak di Tubuh Gerindra

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Sssttt, Anak Haji Lulung Masuk ‘Kandang Banteng’

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Dinilai Bermasalah, Prabu Peduli Lingkungan dan Warga Minta Proyek Pemprov Jabar di TPA Burangkeng Dihentikan

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:53 WIB

Islah Bahrawi Soroti Dugaan Money Politics di Muktamar NU dan Peran AHWA

Berita Terbaru