Anies dan Prabowo Diprediksi Bakal Pecah Kongsi pada Pilpres 2024

- Editor

Senin, 23 Mei 2022 - 07:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo Subianto dan Anies Baswedan (Ist)

Prabowo Subianto dan Anies Baswedan (Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio (Hensat) memprediksi Ketua Umum DPP Gerindra Prabowo Subianto dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bakal pecah kongsi pada Pilpres 2024 mendatang.

Menurut Hensat, Prabowo dan Anies sama-sama diunggulkan pada bursa capres 2024 nanti. Oleh karena itu, kemungkinan terjadinya pecah kongsi mencapai 90 persen.

“Prediksi saya 90 persen pecah kongsi. Itu hampir pasti. Nggak mungkin satu partai dua calon presiden sehingga pasti pecah,” kata Hensat kepada wartawan baru-baru ini. 

Sebagaimana dikutip dari wartaekonomi, bahwa berdasar hasil survei Indo Riset, Prabowo dan Anies diprediksi akan bersaing ketat dengan perolehan suara yang tidak terlalu jauh satu sama lain. 

Menurut Hendri Satrio, kemungkinan 10 persen yang tersisa hanya bisa terjadi jika Prabowo melepas tiket sebagai capres. Namun, kecil kemungkinan Prabowo melakukannya.

Gerindra, lanjutnya, memiliki rencana cadangan jika Prabowo tidak mencalonkan diri sebagai capres pada 2024. Hendri Satrio menyebut Gerindra akan lebih memilih kadernya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno.

Baca Juga:  PPATK Susun Strategi Cegah Kerugian Masyarakat dari Pinjol Ilegal

“Sepuluh (10) persennya itu bila Pak Prabowo melepas tiket. Namun, itu kemungkinannya kecil jika Prabowo melepas tiket ke Anies. Karena kalau Pak Prabowo nggak jadi maju, plan B-nya yaitu Sandiaga Uno,” terangnya.

Prabowo dan Anies diprediksi akan bakal memilih jalan politik masing-masing. Skenario kemungkinannya Anies dan Prabowo akan mencari koalisi partai.

“Anies mungkin dipegang oleh koalisi yang sudah ada. Seperti PPP, PAN, dan Golkar. Atau koalisi yang akan datang. Misalnya Nasdem, Demokrat, dan PKS. Atau mungkin bisa saja Anies dipinang PDIP. Sementara, Pak Prabowo bisa saja berkolaborasi dengan parpol lain,” urainya.

Hendri Satrio menilai, Anies lebih mungkin diusung koalisi Nasdem, Demokrat, dan PKS sambil menunggu munculnya koalisi lain. Koalisi Indonesia Baru (KIB) yang terdiri dari PAN, PPP, dan Golkar memiliki kecenderungan untuk mengusung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

“Kalau Anies sementara ini yang cukup kuat mengusung kan koalisi Nasden, Demokrat, dan PKS. Menurut saya, KIB akan meminang Ganjar Pranowo,” tuturnya. ***

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Kartu Merah untuk Korps Adhiyaksa, IPPS Indonesia: Saatnya Kajagung Bersih-bersih Total
Ajukan Praperadilan, Febrie Adriansyah Dituding Tengah Berupaya Lepas dari Jerat Hukum
Komisi III DPR Kebut RUU Perampasan Aset, Koruptor Mulai Ketar-Ketir
PLN UID Jakarta Raya Borong Predikat Platinum Indonesia Green Awards 2026 Lewat Konservasi Pulau Sabira
Belum Sepekan, Pakuwon Mall Bongkar Kembali Padar Besi Setinggi 2 Meter
Akankah Peristiwa Agustus Kelam 2025 Bakal Terulang di 2026
Komjen Pol (Purn) Oegroseno Telah Beri Teladan: Datang, Jelaskan Fakta, dan Percaya pada Kebenaran
Miliki Basis Massa Akar Rumput, Partai Gerakan Rakyat Kini tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Kartu Merah untuk Korps Adhiyaksa, IPPS Indonesia: Saatnya Kajagung Bersih-bersih Total

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:49 WIB

Ajukan Praperadilan, Febrie Adriansyah Dituding Tengah Berupaya Lepas dari Jerat Hukum

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:38 WIB

PLN UID Jakarta Raya Borong Predikat Platinum Indonesia Green Awards 2026 Lewat Konservasi Pulau Sabira

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:29 WIB

Belum Sepekan, Pakuwon Mall Bongkar Kembali Padar Besi Setinggi 2 Meter

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:12 WIB

Akankah Peristiwa Agustus Kelam 2025 Bakal Terulang di 2026

Berita Terbaru