Apa Kabar Kasus Firli Bahuri, Etos Indonesia:Jangan sampai Polri terus menjadi sasaran bullyan publik

- Penulis

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Kepolisian Republik Indonesia didesak untuk segera melakukan tindakan hukum terhadap mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri, yang telah berstatus tersangka namun hingga kini proses hukumnya tidak ada kejelasan.

Direktur Eksekutif Etos Indonesia Institute, Iskandarsyah menegaskan, lambannya proses penegakan hukum dalam kasus ini berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Seharusnya, kata Iskandar, status tersangka diikuti dengan langkah hukum yang tegas dan terukur. Untuk itu,  pihaknya berharap Kapolri segera melakukan tindakan hukum terhadap seseorang yang sudah berstatus tersangka.

“Karena ini menyangkut marwah institusi. Jangan sampai Polri terus menjadi sasaran bullyan publik,” ujar Iskandarsyah dalam keterangan tertulisnya, Kamis (15/1/2026).

Baca Juga:  Wali Kota Bekasi Tak Laporan LHKPN Periode 2024, IAW: Cermin Pemahaman Lemah Terhadap Prinsip Akuntabilitas

Meski demikian, Iskandarsyah menyatakan keyakinannya terhadap kepemimpinan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Ia percaya Kapolri mampu mengambil langkah berani dan profesional.

“Saya yakin betul Pak Kapolri mampu melakukan ini semua. Saya percaya dengan beliau,” tegasnya.

Lebih lanjut, langkah tegas Polri dalam menuntaskan perkara Firli Bahuri akan menjadi preseden baik bagi penegakan hukum di Indonesia.

“Semoga tindakan Polri nantinya membawa preseden yang baik bagi publik dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum,” pungkasnya. (Hb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Mau Jadi Pegawai PLN? Jalur Ikatan Kerja ITPLN Ini Diburu Ribuan Pendaftar
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah
Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?
BPK Didesak Audit Bank BUMN Diduga Biayai Perusahaan Perusak Lingkungan
Dibajak di Laut, Diabaikan di Darat: Ironi Perlindungan Pelaut di Hari Buruh
ITPLN Genjot Akreditasi Unggul, Rektor Iwa Garniwa Pastikan Lulusan Siap Kerja di Era Transisi Energi
Peringatan May Day 2026, Mbak Yuke Pastikan DPRD Akan Arahkan Kebijakan Anggaran Agar Lebih Berpihak Pada Buruh
Pakar Audit Ungkap Risiko Himbara dalam Kelola Rekening Dormant
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:20 WIB

Mau Jadi Pegawai PLN? Jalur Ikatan Kerja ITPLN Ini Diburu Ribuan Pendaftar

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:05 WIB

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:52 WIB

Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:34 WIB

BPK Didesak Audit Bank BUMN Diduga Biayai Perusahaan Perusak Lingkungan

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:57 WIB

Dibajak di Laut, Diabaikan di Darat: Ironi Perlindungan Pelaut di Hari Buruh

Berita Terbaru

Seluruh rakyat Indonesia turut berduka atas terjadinya kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur wilayah Kota Bekasi-Jawa Barat yang menyebabkan korban meninggal dan luka. Peristiwa memilukan yang terjadi pada 27 April 2026

Headline

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:05 WIB

Reshuffle Kabinet Pemerintahan Prabowo-Gibran (Foto: Int)

Headline

Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:52 WIB

Sekretaris Pendiri Indonesia Audit Watch (IAW) Iskandar Sitorus (Foto: Mediakarya)

Ekonomi & Bisnis

BPK Didesak Audit Bank BUMN Diduga Biayai Perusahaan Perusak Lingkungan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:34 WIB