APTIK Beri Pernyataan Sikap Terkait Dinamika Politik Jelang Pemilu

- Editor

Sabtu, 3 Februari 2024 - 22:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, Mediakarya – Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik (APTIK) memberikan pernyataan sikap terkait dinamika politik yang terjadi di Indonesia menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

“Kami, para rektor/ketua perguruan tinggi Katolik Indonesia, yang tergabung dalam Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik Indonesia, sangat resah dengan kondisi di Tanah Air tercinta atas rusaknya tatanan hukum dan demokrasi Indonesia menjelang Pemilu Serentak 2024,” kata koordinator APTIK Dr. G. Sri Nurhartanto, S.H., LL.M. di Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS), Jawa Timur, Sabtu.

Menurut para pimpinan APTIK, praktik penyalahgunaan kekuasaan; kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN); serta penegakan hukum yang semakin menyimpang dari semangat reformasi dan konstitusi negara telah mengoyak hati nurani dan rasa keadilan bangsa Indonesia.

Oleh karena itu, pihaknya menyerukan kepada seluruh pihak yang berkepentingan terhadap penyelenggaraan Pemilu 2024 yang berkualitas, bermartabat, jujur, dan adil.

“Presiden dan segenap jajarannya harus menyelenggarakan pemerintahan berdasarkan asas-asas pemerintahan yang baik; serta memegang teguh sumpah jabatannya sesuai tugas pokok dan fungsinya; untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia dengan memerangi kolusi, korupsi dan nepotisme; serta melakukan penegakan hukum dengan tidak menggunakan sistem tebang pilih dan selalu menjunjung tinggi etika dalam bekerjanya,” jelas Nurhartanto.

Baca Juga:  Brigade Bapera Aceh Utara Peduli Fakir Miskin dan Anak Yatim

Pihaknya juga meminta lembaga penyelenggara pemilu menjunjung tinggi asas pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil guna menjamin hak setiap warga negara yang memiliki hak pilih agar dapat menggunakan hak pilihnya secara bebas, sesuai dengan hati nuraninya dan tanpa mendapat tekanan dalam bentuk apa pun.

Selanjutnya, seluruh aparatur sipil negara (ASN), anggota TNI, dan anggota Polri harus selalu bersikap netral dan tidak memihak pada pihak-pihak tertentu.

Negara wajib menghormati, melindungi, dan memenuhi hak kebebasan berekspresi setiap warga negaranya sebagai bagian dari hak asasi manusia, katanya.

“Mengutamakan pendekatan damai tanpa kekerasan dalam masa kampanye sampai dengan saat pelaksanaan pemilihan umum dan sesudahnya,” ucap Nurhartanto yang juga rektor Universitas Katolik Atma Jaya Yogyakarta itu, dilansir dari antara.

Sementara itu, Rektor UKWMS Drs. Kuncoro Foe, G.Dip.Sc., Ph.D., Apt. menjelaskan APTIK adalah sebuah lembaga kerja sama antara pengelola yayasan perguruan tinggi Katolik se-Indonesia yang kini memiliki 23 anggota.

Kuncoro menyambut hangat para rektor yang hadir dari berbagai wilayah Indonesia itu.

“Terima kasih atas kesediaannya hadir di Kampus UKWMS. Semoga, dengan adanya pertemuan ini, kita dapat memberikan kontribusi terbaik bagi Institusi masing-masing,” ujar Kuncoro. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Penyidik Jampidsus Geledah 2 Ruangan Di Bapenda Kota Bekasi, Sejumlah Berkas Turut Dibawa
Dapur MBG Bermasalah, Guru dan Wartawan Jadi Pihak Tertuduh
Kasus Perkara Suap Summarecon Bogor KPK Geledah Kementerian ATR/BPN
DPR Alokasi 23 T Untuk Gaji PPPK APBN 2027
Istana Tunggu Sinyal KPK Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Korupsi Lahan Pengembang
Prabowo Bertekad Beli Ratusan Pesawat Mitigasi Bencana Alam
LSM Somasi Kawal Perkara Tanah Senun Bin Nikin, Pastikan Mafia Tanah Tak Terjadi Di Bekasi
Koalisi Partai Pendukung Pemerintah Sepakat Dukung Batas Parlemen 5 Persen

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 20:30 WIB

Penyidik Jampidsus Geledah 2 Ruangan Di Bapenda Kota Bekasi, Sejumlah Berkas Turut Dibawa

Kamis, 17 September 2026 - 18:07 WIB

Dapur MBG Bermasalah, Guru dan Wartawan Jadi Pihak Tertuduh

Kamis, 17 September 2026 - 00:40 WIB

DPR Alokasi 23 T Untuk Gaji PPPK APBN 2027

Kamis, 17 September 2026 - 00:07 WIB

Istana Tunggu Sinyal KPK Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Korupsi Lahan Pengembang

Rabu, 16 September 2026 - 23:41 WIB

Prabowo Bertekad Beli Ratusan Pesawat Mitigasi Bencana Alam

Berita Terbaru

Tim penyidik Kejaksaan Agung telah melaksanakan serangkaian tindakan hukum, meliputi penggeledahan di sejumlah tempat, termasuk di beberapa kantor perusahaan yang diduga terlibat.  (Foto: Mame)

Hukum

Kejaksaan Agung Geledah Kantor Wali Kota Bekasi

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:23 WIB

Ekonomi & Bisnis

Dapur MBG Bermasalah, Guru dan Wartawan Jadi Pihak Tertuduh

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:07 WIB

Idrus Mony (Foto: HNN)

Opini

Negeri Para Bandit

Kamis, 17 Sep 2026 - 17:50 WIB