Beranda / Megapolitan / Banyak Terkonfirmasi Positif Covid, 4 Pilar Mustikajaya Lakukan Tracking

Banyak Terkonfirmasi Positif Covid, 4 Pilar Mustikajaya Lakukan Tracking

KOTA BEKASI, Mediakarya – Angka positif covid-19 di Kota Bekasi masih tinggi. Masuknya varian omicron di Indonesia membuat semua wilayah kembali waspada terhadap penyebaran wabah tersebut.

Di kelurahan Mustikajaya, kecamatan Mustikajaya, 4 pilar melakukan tracking di perumahan Grand Permata, RW 06 kelurahan Mustikajaya, kepada warga yang diduga positif covid.

“Setiap RW ada pamor, lalu kordinasi dengan RT RW, kemudian kalau ada keluhan dan sebagainya nanti dilaporkan ke lurah, kemudian kami dari 4 pilar terjun ke lapangan,” kata Lurah.

Selain melakukan tes PCR, puskesmas juga memberikan obat kepada warga yang terpapar Covid-19 dan melakukan isolasi mandiri di rumahnya. Hingga saat ini, di kecamatan Mustikajaya, terdapat 544 warga terpapar periode 1 Februari 2022.

“Awalnya kita zona hijau kemarin, dua Minggu kemudian sampai ini, Cepat sekali penyebaran tapi yang sembuh juga banyak,” tambahnya.

Lurah Mustikajaya, Mochamad Adhie menuturkan bahwa jajarannya selalu melakukan koordinasi dengan 4 pilar dalam memantau penyebaran virus covid-19 di wilayahnya.

“Kita bergerak berdasarkan data dari puskesmas untuk melakukan tracking kepada warga di RW 06,” kata Lurah.

Woro-woro kepada masyarakat terkait dengan Prokes juga terus dilakukan oleh jajaran 4 Pilar, salah satunya dengan tracking. Hingga kini, jumlah warga kelurahan Mustikajaya yang terpapar mencapai 242 orang.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Mustikajaya, Nurdin Hidayat menuturkan bahwa trading merupakan pemeriksaan lanjutan atas laporan warga yang terkonfirmasi positif Covid.

“Kebetulan hari ini ada beberapa rumah yang kita datangi kita lakukan tracking untuk pemeriksaan lanjutan terhadap keluarga yang belum diperiksa dan kita berikan obat-obatan kalau mereka ada keluhan,” kata Kepala Puskesmas.

Kemudian semua akan didata untuk dilakukan evaluasi dan pengawasan dari Satgas Covid-19 wilayah. Tes PCR dilakukan kepada warga setelah tes antigen dinyatakan positif.

“Beberapa yang ada laporannya, dari hasil pemeriksaanya mandiri itu antigen, kita lanjutkan dengan PCR, tapi ada juga mereka PCR mandiri kita lanjutkan kita lakukan pemeriksaan untuk keluarganya,” tukasnya.

Isolasi mandiri dijalankan warga yang dinyatakan positif selama 10 hari dengan pengawasan pihak puskesmas dengan pemberian obat-obatan secara rutin.  (Mme)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *