Banyak Terkonfirmasi Positif Covid, 4 Pilar Mustikajaya Lakukan Tracking

- Editor

Senin, 7 Februari 2022 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dengan menggunakan APD lengkap, petugas medis sedang melakukan tes PCR kepada keluarga yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Dengan menggunakan APD lengkap, petugas medis sedang melakukan tes PCR kepada keluarga yang terkonfirmasi positif Covid-19.

KOTA BEKASI, Mediakarya – Angka positif covid-19 di Kota Bekasi masih tinggi. Masuknya varian omicron di Indonesia membuat semua wilayah kembali waspada terhadap penyebaran wabah tersebut.

Di kelurahan Mustikajaya, kecamatan Mustikajaya, 4 pilar melakukan tracking di perumahan Grand Permata, RW 06 kelurahan Mustikajaya, kepada warga yang diduga positif covid.

“Setiap RW ada pamor, lalu kordinasi dengan RT RW, kemudian kalau ada keluhan dan sebagainya nanti dilaporkan ke lurah, kemudian kami dari 4 pilar terjun ke lapangan,” kata Lurah.

Selain melakukan tes PCR, puskesmas juga memberikan obat kepada warga yang terpapar Covid-19 dan melakukan isolasi mandiri di rumahnya. Hingga saat ini, di kecamatan Mustikajaya, terdapat 544 warga terpapar periode 1 Februari 2022.

“Awalnya kita zona hijau kemarin, dua Minggu kemudian sampai ini, Cepat sekali penyebaran tapi yang sembuh juga banyak,” tambahnya.

Lurah Mustikajaya, Mochamad Adhie menuturkan bahwa jajarannya selalu melakukan koordinasi dengan 4 pilar dalam memantau penyebaran virus covid-19 di wilayahnya.

“Kita bergerak berdasarkan data dari puskesmas untuk melakukan tracking kepada warga di RW 06,” kata Lurah.

Baca Juga:  Pemdes Kertarahayu Berupaya Turunkan Angka Stunting

Woro-woro kepada masyarakat terkait dengan Prokes juga terus dilakukan oleh jajaran 4 Pilar, salah satunya dengan tracking. Hingga kini, jumlah warga kelurahan Mustikajaya yang terpapar mencapai 242 orang.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Mustikajaya, Nurdin Hidayat menuturkan bahwa trading merupakan pemeriksaan lanjutan atas laporan warga yang terkonfirmasi positif Covid.

“Kebetulan hari ini ada beberapa rumah yang kita datangi kita lakukan tracking untuk pemeriksaan lanjutan terhadap keluarga yang belum diperiksa dan kita berikan obat-obatan kalau mereka ada keluhan,” kata Kepala Puskesmas.

Kemudian semua akan didata untuk dilakukan evaluasi dan pengawasan dari Satgas Covid-19 wilayah. Tes PCR dilakukan kepada warga setelah tes antigen dinyatakan positif.

“Beberapa yang ada laporannya, dari hasil pemeriksaanya mandiri itu antigen, kita lanjutkan dengan PCR, tapi ada juga mereka PCR mandiri kita lanjutkan kita lakukan pemeriksaan untuk keluarganya,” tukasnya.

Isolasi mandiri dijalankan warga yang dinyatakan positif selama 10 hari dengan pengawasan pihak puskesmas dengan pemberian obat-obatan secara rutin.  (Mme)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Petugas Sensus Ekonomi di Kota Bekasi Terbentur di Kawasan Elit
Buka Peluang Kerja Gen Z, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Desak Pemprov Gandeng Duta Besar
Pengelolaan Gedung Balai Rakyat Tak Dapat Kejelasan, Warga Desak Lurah Kayuringin dan Kepala BPKAD Segera Dicopot
Pemkot Bekasi Serahkan Pengelolaan Pasar Baru Bekasi Kepada PTMP
Tantangan Pengembangan TOD, Butuh Biaya Besar
Dihadapan Haji Ghoni Cs, Gubernur Pramono Berpesan Perkuat Peran Budaya Betawi Menuju Jakarta Kota Global
Pembangunan TOD, AHY; Saya Titip Kepada Pemkot Bekasi Agar Sesuai Peruntukannya
Kebakaran Lahap Sebuah Rumah Di Bekasi, Seorang Lansia Tewas

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:52 WIB

Petugas Sensus Ekonomi di Kota Bekasi Terbentur di Kawasan Elit

Senin, 27 Juli 2026 - 10:42 WIB

Buka Peluang Kerja Gen Z, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Desak Pemprov Gandeng Duta Besar

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:34 WIB

Pengelolaan Gedung Balai Rakyat Tak Dapat Kejelasan, Warga Desak Lurah Kayuringin dan Kepala BPKAD Segera Dicopot

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:48 WIB

Pemkot Bekasi Serahkan Pengelolaan Pasar Baru Bekasi Kepada PTMP

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:22 WIB

Tantangan Pengembangan TOD, Butuh Biaya Besar

Berita Terbaru

Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus.

Ekonomi & Bisnis

Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang

Selasa, 28 Jul 2026 - 21:37 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Nasional

Pakar Komunikasi Inii Ungkap Bahayanya Narsisisme Birokrasi

Selasa, 28 Jul 2026 - 12:13 WIB