Bareskrim Polri Periksa Dapur SPPG Cidolog Terkait Kasus Keracunan Massal MBG

- Editor

Rabu, 24 September 2025 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMI, Mediakarya – Tim Bareskrim Mabes Polri memeriksa dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kampung Cilutung, Desa Cidolog, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Selasa (23/9/2025). Pemeriksaan ini diduga terkait kasus keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa puluhan pelajar di Desa Cipamingkis pada awal Agustus lalu.

Sebanyak 32 siswa dari PAUD Puspasari, SDN Puncak Batu, dan MI Cikadu dilaporkan mengalami gejala keracunan usai mengonsumsi makanan MBG pada 6 Agustus 2025. Hasil uji Balai Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Jawa Barat menemukan tiga jenis patogen berbahaya dalam sampel makanan, yakni jamur Coccidioides immitis pada semangka, bakteri Enterobacter cloacae pada tempe orek, serta bakteri Macrococcus caseolyticus pada telur dadar.

Kehadiran aparat di dapur SPPG menjadi perhatian warga sekitar. Muncul dugaan bahwa air untuk pengolahan MBG tidak berasal dari sumur bor, melainkan dari aliran Sungai Cidolog–Curug Caweni menggunakan mesin penyedot. Dugaan ini diperkuat kondisi geografis setempat yang menyulitkan pembangunan sumur bor akibat struktur tanah berbatu poslen.

Sekretaris Kecamatan Cidolog, Encep Muharam, membenarkan kedatangan aparat. “Benar, sekitar pukul 14.00 WIB ada tim dari Bareskrim bersama Polda Jabar dan Polres Sukabumi mengecek dapur SPPG. Hasilnya internal mereka. Kami hanya mendampingi sebagai Forkopimcam,” ujarnya.

Baca Juga:  Bareskrim Polri Selesaikan Penyidikan Kasus Gagal Ginjal PT Afi Farma

Kepala SPPG Cidolog, Juan Setiawan, juga membenarkan adanya pemeriksaan singkat. “Betul, hanya monitoring saja,” katanya singkat. Namun, ia enggan menjawab pertanyaan terkait sumber air yang digunakan. Upaya konfirmasi kepada mitra penyedia MBG pun belum membuahkan hasil hingga berita ini diturunkan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, tim Bareskrim dipimpin Kombes Nasriadi, Analis Kebijakan Madya Bidang Pidana Ekonomi Khusus. Nama Nasriadi cukup dikenal warga Sukabumi karena pernah menjabat Kapolres Sukabumi.

Dalam wawancara sebelumnya (7/8/2025), Juan sempat menyatakan bahwa pengolahan makanan MBG telah sesuai standar, dengan air dari sumur bor yang disaring melalui dua tabung filter sebelum ditampung di empat toren. Namun, klaim ini kini dipertanyakan setelah hasil uji laboratorium dan pemeriksaan aparat.

Hingga kini, polisi belum memberikan keterangan resmi mengenai hasil pendalaman kasus keracunan massal tersebut. (eka)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Jenderal Bintang Dua Ini Mencari Keadilan atas Tempat Tinggalnya yang Rusak Imbas Pembangunan Rumah Tetangga
415 Kendaraan Dinas KBB Mati Pajak, Kang Joker: “Rakyat Dikejar Razia, Pejabat menerobos Aturan!”
Tanpa Surat Asli dan Tanpa Uji Forensik: Ade Kuswandi Ajukan Banding atas Putusan PN Kupang
Seminar Samudra Pasai 800 Tahun, Soroti Pelestarian Makam Sultan Malikussaleh
Sengketa Koperasi Karyawan PT Indonesia Epson Industry, Kasworo Duga Ada Akta Pendirian Koperasi Tandingan
GKN Dorong KPK Periksa Nusron Wahid dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Camat Onolalu Pimpin Upacara dan Dialog Interaktif di SMPN 2 Onolalu
Ahmad Sahroni: DPR Berantas Korupsi Pasti, tapi Jangan Sewenang-wenang!

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:35 WIB

Jenderal Bintang Dua Ini Mencari Keadilan atas Tempat Tinggalnya yang Rusak Imbas Pembangunan Rumah Tetangga

Kamis, 10 September 2026 - 07:36 WIB

Tanpa Surat Asli dan Tanpa Uji Forensik: Ade Kuswandi Ajukan Banding atas Putusan PN Kupang

Rabu, 9 September 2026 - 13:45 WIB

Seminar Samudra Pasai 800 Tahun, Soroti Pelestarian Makam Sultan Malikussaleh

Rabu, 9 September 2026 - 01:41 WIB

Sengketa Koperasi Karyawan PT Indonesia Epson Industry, Kasworo Duga Ada Akta Pendirian Koperasi Tandingan

Selasa, 8 September 2026 - 12:14 WIB

GKN Dorong KPK Periksa Nusron Wahid dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Berita Terbaru