Beasiswa Pupuk Kaltim Wisuda 30 Peserta Vokasi Teknik Pengelasan

- Editor

Sabtu, 8 Juni 2024 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) mewisuda 30 peserta program beasiswa pendidikan vokasi industri setara Diploma 1 untuk program studi Teknik Pengelasan sebagai upaya mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang andal dan kompeten.

“Selain memperoleh ijazah setara Diploma 1, seluruh peserta yang dinyatakan kompeten juga mendapatkan sertifikat profesi dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) berdasarkan hasil uji kompetensi jelang kelulusan,” kata Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kaltim Qomaruzzaman dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Selain sertifikat profesi dari BNSP, ia menuturkan bahwa para peserta yang berasal dari kawasan timur Indonesia, seperti Papua Barat, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut, juga mendapatkan Sertifikat Praktik Kerja Industri (Prakerin) dari Pupuk Kaltim.

Ia mengatakan bahwa program beasiswa pendidikan vokasi tersebut merupakan wujud sinergi Pupuk Kaltim bersama Politeknik ATI Makassar dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian untuk mempersiapkan SDM yang andal dan terampil sesuai kebutuhan industri.

Program pendidikan vokasi tersebut dilaksanakan dengan komposisi materi link and match dengan bekal teori hingga praktik dunia industri di Pupuk Kaltim, utamanya bidang pengelasan peralatan pabrik sesuai program studi yang diambil.

Qomaruzzaman menyampaikan bahwa program tersebut sekaligus menjadi upaya dalam mendukung transformasi bisnis perseroan dalam menghadapi era volatility, uncertainty, complexity, and ambiguity (VUCA) yang diimplementasikan melalui pengembangan kapasitas masyarakat agar siap masuk dunia kerja.

Baca Juga:  Dukung Reservoir Komunal PAM JAYA, Pengamat Berharap Pembangunan Dapat Lebih Diperbanyak

“Oleh karena itu pendidikan vokasi Pupuk Kaltim disesuaikan dengan kebutuhan industri, sehingga peluang terserap di pasar kerja pun lebih terbuka seiring kemampuan yang telah dibekali selama masa studi,” ucapnya, dilansir dari antara.

Selain pendidikan setara Diploma 1, pihaknya juga membuka program vokasi jenjang setara Diploma 3 pada program studi Teknik Proses Industri Petrokimia bekerja sama dengan Politeknik Industri Petrokimia Banten.

“Saat ini para peserta yang mengikuti program (studi Teknik Proses Industri Petrokimia) tersebut telah memasuki semester dua, dan akan selesai pada 2026 nanti sesuai masa pendidikan selama enam semester,” ujar Qomaruzzaman.

Kepala BPSDMI Kementerian Perindustrian Masrokhan menyampaikan pihaknya terus memprioritaskan program pengembangan SDM di bidang industri yang kompeten dan berdaya saing global.

Hal ini dilaksanakan melalui kerjasama dengan berbagai pihak, salah satunya Pupuk Kaltim yang menunjukkan komitmen serius untuk pengembangan kapasitas masyarakat agar siap terjun di dunia kerja.

Pihaknya pun berharap para wisudawan program vokasi industri Pupuk Kaltim dapat terus mengembangkan potensi dan mengasah keterampilan mereka, semakin berdampak terhadap penguatan kapasitas SDM di wilayah timur Indonesia.

“Program ini wujud nyata Kemenperin menyiapkan SDM andal dan terampil sesuai kebutuhan industri. Apresiasi kepada Pupuk Kaltim yang telah memfasilitasi dan melaksanakan program ini guna mendorong penguatan kapasitas masyarakat,” imbuh Masrokhan. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Jubir KPK Diperiksa Polda Metro Jaya Dicecar Puluhan Pertanyaan
Panitia Kerja RUU Pemilu Resmi Dibentuk Komisi II DPR
Praperadilan Silmy Karim Ditolak KPK Sah Tetapkan Penahanan
Halangi Tugas Pejabat Ombudsman RI Saat Sidak, Pegawai Lapas Cibinong Terancam Dipidana
Ichsanuddin Noorsy: Krisis Legitimasi Adalah Krisis Kepercayaan, Harus Dicegah Jadi Disintegrasi
KAI Buka Opsi Impor KRL Bekas, Senayan Wanti Wanti Soal Keselamatan
APBN 2027 DPR Ketok Palu 4.106 Triliun Rupiah
Prabowo Gratiskan 164 Ribu Sekolah Negeri Demi Pendidikan Gratis TK Hingga Perguruan Tinggi

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 23:34 WIB

Jubir KPK Diperiksa Polda Metro Jaya Dicecar Puluhan Pertanyaan

Selasa, 29 September 2026 - 23:29 WIB

Panitia Kerja RUU Pemilu Resmi Dibentuk Komisi II DPR

Selasa, 29 September 2026 - 23:21 WIB

Praperadilan Silmy Karim Ditolak KPK Sah Tetapkan Penahanan

Selasa, 29 September 2026 - 22:47 WIB

Halangi Tugas Pejabat Ombudsman RI Saat Sidak, Pegawai Lapas Cibinong Terancam Dipidana

Selasa, 29 September 2026 - 15:51 WIB

Ichsanuddin Noorsy: Krisis Legitimasi Adalah Krisis Kepercayaan, Harus Dicegah Jadi Disintegrasi

Berita Terbaru

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo

Nasional

Jubir KPK Diperiksa Polda Metro Jaya Dicecar Puluhan Pertanyaan

Selasa, 29 Sep 2026 - 23:34 WIB

Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda

Nasional

Panitia Kerja RUU Pemilu Resmi Dibentuk Komisi II DPR

Selasa, 29 Sep 2026 - 23:29 WIB

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim

Nasional

Praperadilan Silmy Karim Ditolak KPK Sah Tetapkan Penahanan

Selasa, 29 Sep 2026 - 23:21 WIB