Belum Didaftarkan Parpol ke KPU, Peluang Anies Baswedan Tertutup

- Penulis

Kamis, 29 Agustus 2024 - 09:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto internet)

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto internet)

JAKARTA, Media Karya – Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, yang pernah mencalonkan diri sebagai Presiden, kemungkinan besar akan mengalami kekecewaan besar karena hampir pasti gagal mengikuti kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024.

“Puncak dari drama politik ini terjadi pada hari ini, Selasa, 27 Agustus 2024, ketika Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta membuka pendaftaran di hari kedua. Pendaftaran kedua pasangan Cagub dan Cawagub DKI Jakarta ini diumumkan oleh KPU pada pukul 20:09 WIB. KPU DKI Jakarta telah menerima berkas pendaftaran dari kedua pasangan tersebut, yaitu Pramono Anung-Rano Karno dan Ridwan Kamil-Suswono,”ujar pengamat politik Sugiyanto saat berbincang dengan wartawan, Kamis (29/8) .

Dengan kejadian ini, lanjut pria berkacamata yang akrab disapa SGY peluang Anies Baswedan untuk maju di Pilkada Jakarta tampaknya telah tertutup. Tidak ada lagi parpol yang berpotensi mengusungnya.

Baca Juga:  KPK Nyatakan Tak Benar Anies Baswedan Tersangka Kasus Formula E

“Namun demikian, dalam dunia politik, kejadian apa pun masih mungkin terjadi. Masih ada harapan bagi Anies untuk maju dalam Pilkada Jakarta hingga batas akhir pendaftaran di KPU pada 29 Agustus 2024,” ujarnya lagi.

Artinya, kata SGY jika ada parpol yang memenuhi syarat 7,5 persen perehan suara di Jakarta berbalik mendukung Anies Baswedan, peluang ini masih terbuka, meskipun kemungkinan terjadinya sangat kecil.

“Jika pada akhirnya hingga batas waktu pendaftaran di KPU pada 29 Agustus 2024 tidak ada parpol yang mengusung Anies Baswedan sebagai Cagub DKI Jakarta, maka jalan Anies untuk mengikuti Pilkada Jakarta 2024 pun tertutup,” pungkasnya.(dri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Berkelit dari Kerugian dengan Beras Khusus
Ketua Komisi III DPR RI: KUHAP Baru Jawab Tuntutan Reformasi Polri
Politisi PKB Ini Sebut Kasus Kejahatan Seksual di Ponpes Pati Pelanggaran HAM Berat
Tindaklanjut Rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri Ujian Sesungguhnya
Diduga Terlibat Penghasutan dan Ujaran Kebencian, PSI Ogah Beri Bantuan Hukum  Grace Natalie
BPKN RI Dukung Penuh Perpres Perlindungan Pekerja Ojol
Warga dan Sopir Truk Sampah Keluhkan Kemacetan Parah di Pertigaan Akses TPA Burangkeng
IAW: Ada Persaingan Tak Sehat antara Microsoft dan Google dalam Kasus Chromebook
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:30 WIB

Berkelit dari Kerugian dengan Beras Khusus

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:41 WIB

Ketua Komisi III DPR RI: KUHAP Baru Jawab Tuntutan Reformasi Polri

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:23 WIB

Politisi PKB Ini Sebut Kasus Kejahatan Seksual di Ponpes Pati Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:09 WIB

Tindaklanjut Rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri Ujian Sesungguhnya

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:16 WIB

Diduga Terlibat Penghasutan dan Ujaran Kebencian, PSI Ogah Beri Bantuan Hukum  Grace Natalie

Berita Terbaru

Sekjen PBNU Saifullah Yusuf

Megapolitan

Muktamar NU 2026 Dipastikan Digelar Pada Agustus

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:12 WIB

Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat memberikan sambutan kepada peserta pelatihan Pengelolaan Barang Milik Negara

Daerah

Mensos Ingatkan SR Untuk Jaga Barang Milik Negara

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:03 WIB

Pengamat ekonoomi Khudori

Ekonomi & Bisnis

Berkelit dari Kerugian dengan Beras Khusus

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:30 WIB