Bertemu Sekda, Tim Transisi Pram-Rano Bahas Program Jangka Pendek

- Editor

Senin, 13 Januari 2025 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Tim transisi Gubernur-Wakil Gubernur Jakarta terpilih Pramono Anung-Rano Karno bekerja cepat. Senin (13/1) tim yang dipimpin wakil ketua DPRD DKI Ima Mahdiah menemui pejabat Pemprov DKI Jakarta yang diwakili Sekda DKI Jakarta, Marullah, di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (13/1/2025).

Koordinator Komunikasi Tim Transisi Pramono-Rano, Chiko Hakim mengungkapkan, agenda hari ini sebagai ajang silahturahmi dan perkenalan. Karena dari tim transisi ini banyak yang belum pernah berinteraksi dengan pejabat pemprov.

“Dengan Pak Sekda dan jajarannya. Alhamdulillah tadi jadi sebuah kick-off meeting, dipimpin oleh Bu Ima sebagai ketua tim transisi,” urainya.

Tak hanya itu, kata Chiko pembicaraan ini di mana pemerintahan di bawah pimpinan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi mulus melakukan transisi ke pemerintahan selanjutnya, Pramono Anung-Rano Karno atau Bang Doel.

Jubir PDI Perjuangan ini menuturkan, bahwa belum banyak membicarakan mengenai hal-hal yang sifatnya teknis, detail. Namun sudah memperkenalkan program-program jangka pendek yang menjadi keinginan Pram-Doel untuk bisa direalisasikan.

Baca Juga:  Deklarasi Pramono Anung dan Rano Karno, GMBI Tak Ingin Dipimpin Ridwan Kamil 

“Semoga ini juga bisa berarti sama-sama direalisasikan dan kita sosialisasikan dulu, koordinasikan,” ucapnya.

Lanjut dia, program-program jangka pendek yang sudah dirancang Tim Transisi Pramono-Rano. Seperti program sarapan gratis di sekolah-sekolah Jakarta.

“Terucap di mulutnya Mas Pram dan Bang Doel selama ini kan bahwa bagaimana taman-taman kita bisa buka di 24 jam, bagaimana nanti juga ada program makan pagi gratis yang komplementeri atau menjadi penambah dari makan gratis yang sudah ada dicanakan oleh pemerintah pusat,” urainya.

Pertemuan itu juga membahas mengenai program relokasi warga Kampung Bayam hingga Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus.

“Ada juga nanti bagaimana relokasi sodara-sodara kita dari Kampung Bayam. Hal-hal juga terkait dengan anak-anak pemegang KJP mendapatkan manfaat tambahan seperti masuk ke tempat-tempat wisata gratis. Ada beberapa program lagi tapi Insya Allah nanti kita bisa,” pungkasnya.(dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Koalisi Partai Pendukung Pemerintah Sepakat Dukung Batas Parlemen 5 Persen
Berpeluang Jadi PNS, Status Guru PPPK dari Darah akan Ditarik ke Pusat
DPR Dukung Pelarangan Penggunaan Minuman Mengandung Susu dalam Menu MBG
Politisi NasDem: Korban Keracunan MBG Harus Dapat Penanganan Medis Tuntas dan Berkelanjutan
Ahmad Sahroni: DPR Berantas Korupsi Pasti, tapi Jangan Sewenang-wenang!
Ketua Komisi III DPR RI: RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Kekuasaan
Legislator Ini Soroti Tumpang Tindih Kewengan Konflik Agraria
Kemenhan Dapat Tambahan Anggaran APBN 2027 Jadi 189 Triliun

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:56 WIB

Koalisi Partai Pendukung Pemerintah Sepakat Dukung Batas Parlemen 5 Persen

Sabtu, 12 September 2026 - 08:19 WIB

Berpeluang Jadi PNS, Status Guru PPPK dari Darah akan Ditarik ke Pusat

Sabtu, 12 September 2026 - 04:46 WIB

DPR Dukung Pelarangan Penggunaan Minuman Mengandung Susu dalam Menu MBG

Rabu, 9 September 2026 - 14:39 WIB

Politisi NasDem: Korban Keracunan MBG Harus Dapat Penanganan Medis Tuntas dan Berkelanjutan

Selasa, 8 September 2026 - 06:01 WIB

Ahmad Sahroni: DPR Berantas Korupsi Pasti, tapi Jangan Sewenang-wenang!

Berita Terbaru