Budidaya Maggot Jadi Solusi Pengelolaan Limbah Organik di Desa Nagrak

- Editor

Jumat, 5 September 2025 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, Mediakarya – Warga Desa Nagrak mulai merasakan manfaat nyata dari budidaya maggot setelah mengikuti pelatihan yang diselenggarakan melalui program Dosen Pulang Kampung (Dospulkam) IPB University pada 10 Juni 2025. Pelatihan yang menghadirkan Windra Priawandiputra, Ph.D. ini mengajarkan cara mengelola limbah organik dengan memanfaatkan Black Soldier Fly (BSF) yang dikenal sebagai maggot.

Salah seorang peserta, Muslih NA dari Desa Citeguh, kini konsisten membudidayakan BSF dengan memanfaatkan sampah organik dari usaha rumah makan di desanya. Setiap hari, ia mampu mengolah sekitar delapan ember limbah organik menjadi pakan maggot. Hasilnya menjanjikan: populasi maggot berkembang pesat, dan kini sekitar 10 warga ikut terlibat mengelola budidaya tersebut.

Baca Juga:  Kilang Pertamina-PPN Perkuat Kolaborasi Penuhi Kebutuhan BBM Masyarakat

Meski menghadapi tantangan seperti menurunnya keberhasilan penetasan telur saat musim hujan, manfaat budidaya maggot mulai terasa. Dalam kegiatan pemantauan dan evaluasi pada 18 Agustus 2025, sekitar 20% hasil budidaya digunakan sebagai pakan tambahan ikan dan unggas, termasuk kalkun.

“Sudah lama kalkun saya tidak bertelur, tapi setelah diberi pakan maggot, Alhamdulillah sekarang mulai bertelur lagi,” ungkap Muslih.

Selain meningkatkan produktivitas ternak, fermentasi pada pakan maggot juga membantu mengurangi bau menyengat dari limbah organik. Ke depan, masyarakat berharap program ini bisa dikembangkan menjadi usaha ekonomi yang memberi nilai tambah, dengan dukungan pelatihan lanjutan dari IPB University. (hab)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

KDM Tegur Camat Coblong di Depan Publik, Rohimat Joker: Kurang Etis dan Tidak Berikan Ruang Penjelasan
Kompak Teriakkan “Lanjutkan”, Ratusan Warga Cijengkol Antar H.A. Saepuloh Daftar Calon Kades
Usai Insiden Kecelakaan Di Jalan Raya Narogong, Kapolres Kunjungi TPST Bantargebang
Ketua KORMI Nias Selatan Mengapresiasi Pemerintah Daerah Atas Gerak Cepat Pengajuan Dana Hibah T.A 2027
Menpora Buka Kejurnas Muaythai 2026, Yakin Muaythai Indonesia Akan Maju
BPD Bekukan Panitia Pilkades Burangkeng usai Didemo Warga
Aliran Kali Yang Jadi Sumber Air Baku Tirta Patriot Tercemar Dan Berbau
Meski KTP Masih di Desa Ciledug, Warga Ini Terancam Tak Bisa Memilih di Pilkades

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:05 WIB

KDM Tegur Camat Coblong di Depan Publik, Rohimat Joker: Kurang Etis dan Tidak Berikan Ruang Penjelasan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Kompak Teriakkan “Lanjutkan”, Ratusan Warga Cijengkol Antar H.A. Saepuloh Daftar Calon Kades

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:28 WIB

Usai Insiden Kecelakaan Di Jalan Raya Narogong, Kapolres Kunjungi TPST Bantargebang

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:39 WIB

Ketua KORMI Nias Selatan Mengapresiasi Pemerintah Daerah Atas Gerak Cepat Pengajuan Dana Hibah T.A 2027

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Menpora Buka Kejurnas Muaythai 2026, Yakin Muaythai Indonesia Akan Maju

Berita Terbaru