ETOS Institut: Jika Tri Adhianto Elektabilitasnya Tinggi Kenapa Perolehan Kursi PDIP di DPRD Kota Bekasi Jeblok

- Penulis

Jumat, 5 Juli 2024 - 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute Iskandarsyah

Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute Iskandarsyah

KOTA BEKASI,  Mediakarya – Sejumlah kalangan mempertanyakan preferensi bakal calon kepala daerah yang akan berkontestasi pada Pilkada 27 November mendatang, sebagaimana dirilis salah satu lembaga survei.

Seperti baru-baru ini salah satu lembaga survei mengunggulkan Tri Adhianto sebagai bakal calon Wali Kota Bekasi. Namun hasil survei itu diragukan publik. Pasalnya, hasil survei itu indikatornya tidak berbanding lurus dagan hasil perolehan suara pilpres maupun pemilu legislatif.

Sebagaimana diungkapkan direktur eksekutif ETOS Indonesa Insitut, Iskandarsyah. Dia mempertanyakan jika tingkat keterpengaruhan Tri terhadap elektoral tinggi, kenapa hasil pileg dan pilpres justru terjun bebas.

“Artinya, dalam realitas politik sesungguhnya Tri tidak serius menjalankan perintah partai untuk memenangkan pileg dan pilpres. Tri hanya mau bekerja untuk kepentingan pribadinya saja,” kata Iskandar dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/7/2024).

Baca Juga:  Di Balik Anggaran: Ketika Media Menjadi Agen Pembagian “Kue”

Justru, kata dia, di pileg 2024 ini PDIP harus kehilangan empat kursi. Artinya sebagai ketua DPC PDIP, Tri tak mampu membawa partainya ke arah lebuh baik.

“Liat saja, saat pileg dan pilpres gerakan politik Tri terkesan normatif bahkan sangat biasa. Maka sangat wajar jika Ganjar-Mahfud kalah telak di Kota Bekasi,” ucapnya.

Namun menjelang survei yang dilakukan DPD 1 PDIP Jawa Barat, kabarnya Tri jor joran menggelontorkan anggaran sangat besar dangan menyumbang hewan qurban dan spanduk spanduk pencitraan.

“Coba saja cek sound ke grassroot, seberapa besar kekecewaan kader terhadap Tri sebagai nahkoda partai banteng moncong putih itu yang gagal totol memenangkan PDIP di pileg dan pilpres,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

IPW Kecam Tindakan Sejumlah Prajurit TNI Diduga Datangi Dirkrimsus Polda Metro
IPW Dorong Panglima TNI Tarik Pasukan Penjaga Rumah Jampidsus
Penataan Setu Babakan, Mbak Yuke: Harus Tetap Berpihak Kepada Warga
Seleksi Taruna Akpol 2026 Gunakan Teknologi Kedokteran Modern, Wakapolri Pastikan Transparansi
Bertemu Wamen PU, Penerima Beasiswa Garuda LPDP dengan 30 LoA Dunia Siapkan Ilmu untuk Pembangunan Indonesia
Di Balik Anggaran: Ketika Media Menjadi Agen Pembagian “Kue”
MinyaKita Diduga Berbau Solar, Ketua BPKN RI: Harus Diusut Tuntas, Keselamatan Konsumen Adalah Prioritas
Storytelling Competition Bank Jakarta Semarakkan PRJ 2026, Asah Kreativitas dan Kepercayaan Diri Anak
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:17 WIB

IPW Kecam Tindakan Sejumlah Prajurit TNI Diduga Datangi Dirkrimsus Polda Metro

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:56 WIB

IPW Dorong Panglima TNI Tarik Pasukan Penjaga Rumah Jampidsus

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:50 WIB

Penataan Setu Babakan, Mbak Yuke: Harus Tetap Berpihak Kepada Warga

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:21 WIB

Seleksi Taruna Akpol 2026 Gunakan Teknologi Kedokteran Modern, Wakapolri Pastikan Transparansi

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:50 WIB

Bertemu Wamen PU, Penerima Beasiswa Garuda LPDP dengan 30 LoA Dunia Siapkan Ilmu untuk Pembangunan Indonesia

Berita Terbaru

RA Kartini (Foto: Ist)

Opini

Kartini, Perempuan yang Mengajarkan Bangsanya Bermimpi

Jumat, 10 Jul 2026 - 15:02 WIB