Gadis Cilik Ini Miliki Kecerdasan Lebihi Albert Einstein

- Editor

Minggu, 12 September 2021 - 11:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adhara Pérez Sánchez (Ist)

Adhara Pérez Sánchez (Ist)

MEKSIKO, Mediakarya – Seorang gadis berusia 10 asal Meksiko bernama Adhara Pérez Sánchez memiliki kecerdasan yang luar biasa.

Tingkat kecerdasan yang dimiliki gadis cilik nan cantik ini tentunya menjadi kebanggaan bagi orang tuanya. Bahkan menarik perhatian bagi ibunda lainnya.

Kecerdasan Adhara Pérez Sánchez ini nyatanya tak disangka-sangka. Ia bahkan memiliki IQ yang lebih tinggi dari Albert Einstein dan Stephen Hawking.

Seperti diberitakan haibunda.com yang dikutip dari Dailystar, Adhara yang bercita-cita sebagai astronot ini mencetak skor IQ hingga 162, lho. Luar biasa, bukan?

Kecerdasan Adhara ternyata memang sudah terlihat sejak dirinya masih balita. Saat anak berusia 3 tahun baru bisa dikenalkan dengan hal-hal dasar, Adhara justru sudah belajar membaca, mulai merakit 100 potongan puzzle dan belajar aljabar.

Dengan kelebihan tersebut, tak heran jika kini dirinya sudah belajar di perguruan tinggi, Bunda. Dan yang lebih mengejutkan, ia mengambil dua jurusan sekaligus, satu di bidang teknik sistem dan yang lainnya di bidang teknik industri dengan fokus matematika.

Baca Juga:  Inilah Kabid Humas Polda Terbaik 2026 Berdasarkan Survei ETOS Institute

Bagi anak-anak seusianya, nyatanya Adhara pernah dianggap sebagai siswa yang aneh. Di sekolah sebelumnya, ia bahkan sampai diintimidasi oleh teman-temannya.

Adhara pun menghabiskan waktu dengan mempelajari tabel periodik di rumah, ia mengaku tak ingin kembali ke sekolah ketika itu.

Hingga pada suatu waktu, ibundanya, Nallely Sánchez pun memutuskan untuk mencari bantuan untuk rencana pendidikan yang berbeda. Saat itulah, Nallely baru tahu putrinya merupakan anak yang spesial.

Setelah itu, Adhara masuk sekolah khusus dan melalui sistem pendidikan dengan singkat. Ia pun berhasil lulus SMA pada usia delapan tahun.

Lanjut di bangku perkuliahan, Adhara juga berkesempatan mewakili kampusnya, Universidad CNCI di Monterrey.

Ia dipercaya untuk berbicara tentang lubang hitam dalam sebuah acara yang diselenggarakan oleh Institut Seni dan Budaya Tijuana.

Ambisinya tentu belum usai, Bunda. Adhara diketahui ingin lanjutkan pendidikan ke Universitas Arizona.

Adhara berharap bisa diakui oleh NASA untuk program eksplorasi luar angkasa demi mencapai cita-citanya. (dji)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Menanti Status Hukum Djan Faridz dalam Kasus Harun Masuku
Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang
Analis Politik Irwan Suhanto: Kasus Febrie Adriansyah Jangan Dijadikan Alasan Melemahkan Supremasi Sipil
Iran Cuan 300 Triliun Donald Trump Kelabakan Perang Selat Hormuz
Buka Peluang Kerja Gen Z, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Desak Pemprov Gandeng Duta Besar
Fenomena Kepala Daerah Andalkan Medsos Jadi Sarana Pencitraan: Menara Pasir Popularitas Pemimpin Populis
PDAB Tirtatama DIY Raih Pemred Award 2026 atas Komitmen Hadirkan Layanan Air Bersih Berkualitas
Menteri Transmigrasi Beri Pesan Khusus untuk Azka: “Zero Poverty, Belajarlah dengan Rendah Hati di Amsterdam”

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:05 WIB

Menanti Status Hukum Djan Faridz dalam Kasus Harun Masuku

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:37 WIB

Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:30 WIB

Analis Politik Irwan Suhanto: Kasus Febrie Adriansyah Jangan Dijadikan Alasan Melemahkan Supremasi Sipil

Senin, 27 Juli 2026 - 18:15 WIB

Iran Cuan 300 Triliun Donald Trump Kelabakan Perang Selat Hormuz

Senin, 27 Juli 2026 - 10:42 WIB

Buka Peluang Kerja Gen Z, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Desak Pemprov Gandeng Duta Besar

Berita Terbaru

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Foto: dok.Mediakarya

Headline

Menanti Status Hukum Djan Faridz dalam Kasus Harun Masuku

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:05 WIB