Geledah Rumah Hasto, KPK Sita Flashdisk dan Buku Penting

- Penulis

Selasa, 7 Januari 2025 - 23:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim kuasa hukum DPP PDI Perjuangan Johanes Tobing. Foto: Mediakarya

Tim kuasa hukum DPP PDI Perjuangan Johanes Tobing. Foto: Mediakarya

KOTA BEKASI, Mediakarya –  Komisi Pemberantasan Korupsi  (KPK) lakukan penggeledahan di rumah Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang berlokasi di perumahan Villa Taman Kartini Jalan Graha Asri VI Blok G3, kelurahan Margahayu, kecamatan Bekasi Timur pada Selasa (07/01/25).

KPK datang dengan menggunakan 8 kendaraan sekitar pukul 14:45 WIB dan keluar dari rumah Hasto pada pukul 18:20 WIB. Selama hampir 4 jam para penyidik KPK mencari barang bukti terkait dengan kasus yang menjerat Sekjen PDIP tersebut.

Tim kuasa hukum DPP PDI Perjuangan Johanes Tobing yang ikutan menyaksikan penggeledahan mengatakan bahwa penyidik KPK datang sekitar pukul 15:00 wib.

Kondisi rumah Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di kawasan Villa Taman Kartini Bekasi Timur

“Jam 3 tadi kami mendapat telepon bahwa penyidik KPK akan melakukan penggeledahan di rumah pak sekjen, maka kami juga coba datang langsung untuk melihat penggeledahan yang dilakukan oleh para penyidik KPK,” kata Johanes kepada awak media.

Baca Juga:  Kemenkumham Pastikan Renovasi Blok C Usai Terbakar

Lebih lanjut Johanes mengungkap bahwa penyidik KPK telah menyita sebuah flashdisk dan buku yang kemudian di bawa menggunakan sebuah koper.

“Yang kami terima sebagai berita penyitaan barang, hanya dua bukti itu saja, menurut mereka ada dugaan keterkaitan dengan kasus Harun masiku,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan bahwa para penyidik KPK melakukan pemeriksaan dan penyitaan barang yang diduga memiliki keterkaitan dengan kasus tersebut. Namun, ia mengetahui secara detail isi flashdisk yang disita.

“Tentu, semua yang dibuka yang digeledah dan yang disita, kami saksikan semua. Sejauh ini kita tidak tahu apa isinya, tapi menurut mereka ada,” katanya.

Kembali dikatakan Johanes bahwa hingga saat ini, Hasto Kristiyanto masih berada di Jakarta dan menjalankan tugasnya sebagai Sekjen PDIP. Panggilan kedua kepada Hasto Kristiyanto sendiri telah diterima oleh tim kuasa hukum.

“Sudah kita terima, nanti tanggal 13,” tegasnya.

Para penyidik KPK yang bergegas meninggalkan lokasi setelah memasukan satu buah koper yang berisi barang bukti kasus Hasto Kristiyanto. (Me)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Gandeng BPJPH, Delana dan Kain Halal Hadirkan Inovasi dari Hulu hingga Hilir
Layanan BJB Syariah Terganggu, Ketua BPKN RI Minta Transparansi dan Perlindungan Nasabah
Terdakwa Kasus Dugaan Penculikan Anak Kandung Divonis 5 Bulan, JE Segera Hirup Udara Bebas
Polisi Amankan 8 Orang Saat Operasi Cipkon Di Jakpus
Polres Nias Selatan Masih Selidiki Pembakaran Base Camp PT GRUTI dan PT NAULI
Kepongahan AS Meredup, Kekuasaan Tak Lagi Mutlak
Potong Babi Hutan Simbolkan Pembersihan Koruptor, LSM PMPR Demo Pemkot Bandung
Diduga Dikriminalisasi, Lansia 71 Tahun Ajukan Praperadilan atas Status Tersangka di PN Jakarta Selatan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:29 WIB

Gandeng BPJPH, Delana dan Kain Halal Hadirkan Inovasi dari Hulu hingga Hilir

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:14 WIB

Layanan BJB Syariah Terganggu, Ketua BPKN RI Minta Transparansi dan Perlindungan Nasabah

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:30 WIB

Polisi Amankan 8 Orang Saat Operasi Cipkon Di Jakpus

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:18 WIB

Polres Nias Selatan Masih Selidiki Pembakaran Base Camp PT GRUTI dan PT NAULI

Rabu, 27 Mei 2026 - 06:59 WIB

Kepongahan AS Meredup, Kekuasaan Tak Lagi Mutlak

Berita Terbaru

Kecamatan Onolalu, Kabupaten Nias Selatan, memfasilitasi pembentukan Badan Pengurus Cabang (BPC) Bamuspernis dan Panitia HUT RI Ke-81 Tahun 2026. (Foto: Mediakarya)

Daerah

Camat Onolalu Fasilitasi Musyawarah BPC Bamuspernis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:54 WIB