Heboh Siswa Temukan Plester Bekas Luka di Menu MBG

- Penulis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 09:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMI, Mediakarya — Program Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu inisiatif unggulan Presiden Prabowo di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tercoreng oleh insiden tak sedap. Seorang siswa sekolah dasar di Kecamatan Cisaat nyaris memakan tahu goreng yang di dalamnya ditemukan plester luka bekas pakai. Video kejadian tersebut viral di media sosial dan menuai kecaman publik.

Menurut keterangan Andri (23), kakak dari siswa penerima program MBG, peristiwa itu terjadi pada Senin (20/10/2025). Saat adiknya membawa pulang menu MBG dari sekolah, ia mendapati hal janggal ketika menggigit tahu goreng yang menjadi salah satu lauk.

“Setelah digigit, terasa ada yang keras. Waktu diperiksa ternyata ada plester luka di dalam kulit terigu goreng tahu itu,” ungkap Andri kepada awak media.

Ia mengaku kecewa mendalam, mengingat program MBG seharusnya menjamin kebersihan dan kualitas gizi makanan anak sekolah. “Ini program bagus, tapi kalau sampai ada kejadian begini, jelas mencoreng kepercayaan masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga:  SPPG Polri Di Bekasi Mulai Uji Coba MBG

Sebelum video tersebut viral, Andri mengaku telah melaporkan temuan itu kepada pihak sekolah. Menu tahu goreng yang mengandung plester juga disimpan sebagai barang bukti untuk memastikan kebenaran peristiwa tersebut.

Menanggapi insiden ini, Kepala Sentra Pengolahan Pangan dan Gizi (SPPG) Cigunung Desa Sukaresmi, Hana Nabilah Azmi, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak mengetahui adanya kelalaian dalam proses produksi makanan di dapur Cigunung.

“Pertama-tama, saya mohon maaf sebesar-besarnya atas kejadian ini. Kami akan melakukan investigasi internal dan memperketat pengawasan di setiap tahap proses memasak,” ujar Hana.

Ia juga memastikan bahwa seluruh tim produksi akan dievaluasi agar insiden serupa tidak terulang, serta menjamin bahwa standar keamanan dan higienitas pangan menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program MBG ke depan. (eka)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Kendaraan Besar Kerap Langgar Jam Operasional, Dishub Kota Bekasi Diminta Serius
Peringati Harkitnas ke-118, Pemkab Nias Selatan Tegaskan Komitmen Perlindungan Generasi Muda di Ruang Digital
Dana Hibah MUI Kabupaten Sukabumi Rp8 Miliar Disorot, LFI Desak Transparansi Penggunaan Anggaran
Kasus Dugaan Penganiayaan, Dua Saksi Telah Diperiksa Polisi
Dampak Kenaikan Kurs Dollar AS Mulai Dirasakan Pengusaha Di Kota Bekasi
Pemkab Nias Selatan Resmi Terapkan Amdalnet untuk Percepatan Izin Lingkungan
Sekda Amsarno Sarumaha Minta ASN Nias Selatan Fokus Tupoksi dan Hadir Tepat Waktu
Prabowo Resmikan 166 SPPG Polri di Jawa Timur
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:43 WIB

Kendaraan Besar Kerap Langgar Jam Operasional, Dishub Kota Bekasi Diminta Serius

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:46 WIB

Peringati Harkitnas ke-118, Pemkab Nias Selatan Tegaskan Komitmen Perlindungan Generasi Muda di Ruang Digital

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:13 WIB

Dana Hibah MUI Kabupaten Sukabumi Rp8 Miliar Disorot, LFI Desak Transparansi Penggunaan Anggaran

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:02 WIB

Kasus Dugaan Penganiayaan, Dua Saksi Telah Diperiksa Polisi

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:06 WIB

Dampak Kenaikan Kurs Dollar AS Mulai Dirasakan Pengusaha Di Kota Bekasi

Berita Terbaru

Yudhie Haryono (CEO Nusantara Centre) & Agus Rizal (Ekonom Universitas MH Thamrin)

Opini

Rumah Buruh dan Janji Presiden

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:35 WIB

Kantor Pusat Badan Gizi Nasional (BGN) Foto: dok. Aditiya/Mediakarya

Ekonomi & Bisnis

Anggaran Dipangkas, Pelaksanaan MBG Hanya Lima Hari dalam Sepekan

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:11 WIB