Hindari Overload dan Double Sip, Diperlukan Penambahan Gedung Baru di SMKN 1 Singaraja

- Editor

Jumat, 31 Oktober 2025 - 11:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINGARAJA, Mediakarya – Ketua Komisi IV DPRD Bali Nyoman Suwirta, Spd, M.M bersama tim sudah mengunjungi SMKN 1 Singaraja, dan hasil kunjungan sangat mengejutkan.

Dimana jumlah siswanya mencapai 1.700 orang siswa, sungguh luar biasa SMKN 1 Singaraja. Padahal kalau dilihat dari segi bangunan tidak begitu luas, namun bisa menampung banyak siswa.

Menurut pendapat Kepala Sekolah, dan para guru di SMKN 1 Singaraja dalam proses penerimaan siswa baru tahapannya membutuhkan proses panjang untuk bisa menampung siswa yang begitu banyak.

“Sungguh luar biasa SMKN 1 Denpasar dengan gedungnya gak begitu luas bisa mendung banyak siswa hingga mencapai 1.700 orang siswa,” kata Nyoman Suwirta, Jumat (31/10/2025).

Lanjutnya, dari jumlah siswa yang begitu banyaknya ternyata dari pihak sekolah harus menggunakan sistem double sip, yang dikarenakan keterbatasan gedung.

Bahkan dalam memenuhi kebutuhan mata pelajaran (mapel), para siswa juga diharuskan daring, mungkin karena saking banyaknya jumlah siswa.

“Harapan Kepala Sekolah, dan para guru di SMKN 1 Singaraja adalah bisa dibangun gedung baru lagi agar tidak terjadi overload (terlalu banyak siswa),” ucap Nyoman Suwirta ketika bertatap muka dengan Kepala Sekolah dan guru.

Baca Juga:  Khofifah Minta Masyarakat tak Khawatir Kehabisan Minyak Goreng

Sembari menyampaikan, mudah-mudahan dengan kehadirian komisi IV DPRD Bali ke SMKN 1 Singaraja bisa memberikan angin segara, dan momen ini juga bisa menjadi pembelajaran.

Karena Sekolah seperti ini perlu mendapat dukungan, dan mendapat pemetaan dari pemerintah supaya bisa dilihat lebih lanjut terutamanya dalam menunjang fasilitas pendukung seperti halnya gedung baru.

“Dengan bisa memetakan sekolah menjadi baik, pastinya infrastruktur bisa merata. Paling tidak kedepanya jangan sampai ada double sip lagi,” imbuhnya.

Nyoman Suwirta menambahkan, kalau penataan sekolah bisa disama ratakan, maka kedepanya tidak ada lagi persolan perbedaan yang mengatakan sekolah ini kurang bagus, atau sekolah ini lebih bagus.

Komisi IV DPRD Bali akan lebih serius lagi mengawal dunia pendidikan, dan sekolah yang ada di seluruh Bali sepenuhnya akan dipetakan dengan baik supaya kedepannya tidak ada lagi perbedaan mengenai ada sekolah bagus dan jelek.

Kemudian dari hasil rapat kerja antara Komisi IV DPRD Bali dan Dinas Pendidikan sudah menganggarkan dana hingga 5 miliar untuk pembangunan gedung baru di SMKN 1 Singaraja. Semoga segera bisa terealisasi,” pungkasnya. (Bud)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Sat Lantas Nias Selatan Bidik 11 Pelanggaran Ini Mulai Senin Depan
Perkuat Pelayanan Publik, Ini Daftar Lengkap 43 Pejabat yang Dilantik Bupati Nias Selatan
Lewat Program ‘Poliran’, Polres Nias Selatan Sentuh Persoalan Pengangguran Pemuda
Ketua Kadin Kota Bekasi Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
Kelangkaan BBM Di Bali, Warga Kota Bekasi Khawatir
Di Tengah Defisit Rp200 Miliar, 30 Camat Bandung Plesiran ke Bali Dibongkar LSM: Manipulasi Anggaran Telanjang
Polres Nias Selatan Ringkus Pria Diduga Edarkan Narkotika
GMNI Kota Bekasi Miris, Loker Fiktif Belum Ada Perhatian Serius

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Sat Lantas Nias Selatan Bidik 11 Pelanggaran Ini Mulai Senin Depan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:22 WIB

Perkuat Pelayanan Publik, Ini Daftar Lengkap 43 Pejabat yang Dilantik Bupati Nias Selatan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Lewat Program ‘Poliran’, Polres Nias Selatan Sentuh Persoalan Pengangguran Pemuda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:46 WIB

Ketua Kadin Kota Bekasi Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, Warga Kota Bekasi Khawatir

Berita Terbaru