ICC 100 Brands dan BPKN Award 2026 Siap Digelar, BPKN RI Perkuat Gerakan Perlindungan Konsumen

- Editor

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPKN RI akan menggelar ICC 100 Brands dan BPKN Award Raksa Nugraha 2026 di JIEXPO Kemayoran.

BPKN RI akan menggelar ICC 100 Brands dan BPKN Award Raksa Nugraha 2026 di JIEXPO Kemayoran.

JAKARTA, Mediakarya – Badan Perlindungan Konsumen Nasional Republik Indonesia atau BPKN RI menyiapkan gelaran besar bertajuk Indonesia Consumer Care (ICC) 100 Brands 2026 yang dirangkaikan dengan BPKN Award Raksa Nugraha 2026 pada 20-22 November 2026 di JIEXPO Kemayoran.

Ajang tersebut menjadi langkah strategis BPKN RI dalam memperkuat gerakan perlindungan konsumen sekaligus mendorong terciptanya ekosistem bisnis yang lebih etis, transparan, dan bertanggung jawab.

Ketua BPKN RI Muhammad Mufti Mubarok mengatakan, BPKN Award Raksa Nugraha kembali digelar setelah sempat vakum selama tiga tahun akibat pandemi dan efisiensi kegiatan.

“Kembali kita akan menghadirkan BPKN Award 2026 yang sempat off tiga tahun. Tentu karena beberapa hal, efisiensi dan pandemi,” kata Mufti dalam konferensi pers di Graha BPKN RI, Selasa (19/5/2026).

Menurut Mufti, penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi kepada perusahaan, institusi, pemerintah daerah, hingga lembaga yang dinilai konsisten menjalankan prinsip perlindungan konsumen.

Ia menjelaskan, kata “Raksa” memiliki arti menjaga, sedangkan “Nugraha” berarti anugerah. Filosofi tersebut menegaskan bahwa konsumen merupakan anugerah yang harus dijaga oleh seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah maupun pelaku usaha.

Sejak pertama kali digelar pada 2019, BPKN Award Raksa Nugraha terus berkembang dan mendapat perhatian luas dari sektor publik maupun swasta. Dalam proses penilaian, BPKN RI menggandeng The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) dengan pendekatan Malcolm Baldrige National Quality Award.

Baca Juga:  Ketua Komisi I Sebut Konten Kreator Peluang Baru dalam Dunia Industri Kreatif

Penilaian dilakukan berdasarkan tujuh aspek utama, meliputi kepemimpinan, strategi, layanan konsumen, pengelolaan sumber daya, proses produksi, peningkatan kinerja, hingga hasil finansial dan nonfinansial.

Pada penyelenggaraan tahun ini, ICC 100 Brands 2026 akan menghadirkan 100 merek pilihan dari 11 sektor industri, di antaranya perumahan, keuangan, e-commerce, kesehatan, telekomunikasi, transportasi, logistik, pangan, energi, hingga ekonomi kreatif.

Selain penghargaan, acara juga menghadirkan expo berskala besar dengan target lebih dari 5.000 pengunjung dan 144 tenant. Berbagai agenda turut disiapkan, mulai dari business matching, workshop, edukasi konsumen, forum lintas kementerian, hingga program anti scam dan peluncuran indeks perlindungan konsumen.

BPKN RI juga menargetkan pencatatan Rekor MURI melalui layanan bilik pengaduan konsumen dengan kategori “Jumlah Aduan Konsumen Terbanyak”.

Mufti menegaskan, proses penjurian akan dilakukan secara independen dengan melibatkan praktisi, akademisi, kementerian terkait, serta tim ahli di bidang tata kelola dan perlindungan konsumen.

“BPKN sangat netral. Tidak ada keberpihakan. Tim juri juga luar biasa,” ujarnya.

Ia berharap penyelenggaraan ICC 100 Brands 2026 dan BPKN Award Raksa Nugraha dapat menjadi momentum kebangkitan gerakan perlindungan konsumen nasional sekaligus mendorong pelaku usaha menghadirkan layanan dan produk yang lebih aman, berkualitas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Program ini juga sejalan dengan komitmen Prabowo Subianto dalam memperkuat perlindungan konsumen dari praktik kecurangan, manipulasi, penimbunan, dan penipuan di sektor perdagangan nasional. (Hab)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Musda Golkar Kota Bekasi di Ujung Mata, Beringin Institut: Pilih Ketua Nomor Dua, Bersih-bersih yang Utama
Pakar Komunikasi Politik Nilai Manuver Dedi Mulyadi: Investasi Menuju 2029, Berpotensi Picu Gejolak di Tubuh Gerindra
Negara Darurat Cognitif Reselience
IPW: Setelah Gebrakan Radikal Ganti 19 Kapolda, Kini Saatnya Kapolri Suyudi Fokus Benahi Pelayanan Publik
Ekonom INDEF Didik J Rachbini Sebut Sidang MK Buktikan Drama Politik dan Berakhirnya “Shadow Politics” Jokowi
Prabowo Jokowi Makan Malam Bersama Saat Putusan Sidang MK
MK Nyatakan Wapres Gibran Tidak Miliki Ijazah Setara SMA Luar Negeri
GNK Minta Kapolri Baru Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Kuota Haji dan Dugaan Suap di ATR/BPN

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Musda Golkar Kota Bekasi di Ujung Mata, Beringin Institut: Pilih Ketua Nomor Dua, Bersih-bersih yang Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Pakar Komunikasi Politik Nilai Manuver Dedi Mulyadi: Investasi Menuju 2029, Berpotensi Picu Gejolak di Tubuh Gerindra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:15 WIB

Negara Darurat Cognitif Reselience

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:01 WIB

IPW: Setelah Gebrakan Radikal Ganti 19 Kapolda, Kini Saatnya Kapolri Suyudi Fokus Benahi Pelayanan Publik

Rabu, 7 Oktober 2026 - 04:54 WIB

Ekonom INDEF Didik J Rachbini Sebut Sidang MK Buktikan Drama Politik dan Berakhirnya “Shadow Politics” Jokowi

Berita Terbaru