Ini Alasan Kejari Kabupaten Bekasi Tahan Wakil Ketua DPRD

- Editor

Rabu, 30 Oktober 2024 - 18:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bekasi menahan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi periode 2019-2024 berinisial SL terkait dugaan kasus gratifikasi.
Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Dwi Astuti Beniyati,

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bekasi menahan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi periode 2019-2024 berinisial SL terkait dugaan kasus gratifikasi. Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Dwi Astuti Beniyati,

BEKASI, Mediakarya –  Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bekasi menahan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi periode 2019-2024 berinisial SL terkait dugaan kasus gratifikasi.
Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Dwi Astuti Beniyati, mengungkapkan hal tersebut dalam konferensi pers di Kejari Bekasi, Selasa (29/10/2024) malam.

“Penetapan tersangka pada perkara ini merupakan perkembangan dari hasil penyidikan atas dugaan suap atau gratifikasi yang dilakukan oleh tersangka RS kepada tersangka SL,” ujar Dwi didampingi tim Seksi Tindak Pidana Khusus dan tim Intelijen.

SL dijerat dengan enam pasal alternatif, yakni Pasal 12 huruf a, Pasal 12 huruf e, Pasal 12b, Pasal 5 ayat 2 jo Pasal 5 ayat 1 huruf a, Pasal 5 ayat 2 jo Pasal 5 ayat 1 huruf b, dan Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2021.

Baca Juga:  Kejagung Tetapkan 2 Tersangka Baru Kasus Korupsi LPEI

Dalam kasus ini, penyidik telah mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil Mitsubishi Pajero warna putih dan satu unit mobil BMW.

“Tersangka akan ditahan selama 20 hari ke depan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Cikarang untuk kepentingan penyidikan,” kata Dwi. (Supri)

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

KPK Ingatkan Nusron Wahid Soal Keteladanan Pejabat Publik: Patuh Proses Hukum
Pansel Godok 4 Nama Calon Sekda Kota Bekasi, Isu Kekerabatan dengan Wali Kota Mencuat
IPW Duga Jaksa Pangkas Dakwaan Febrie Adriansyah, Hanya Jerat TPPU Predicate Crime Korupsi
Soal Isu Wapres Diganti Puan Maharani, IPPS: Prabowo Sedang Kelola Krisis Ijazah
Dari Gedung MPR ke Hotel Royal Kuningan, Sekjen LPKAN Soroti Kronologi Dugaan Suap Muktamar NU
Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat
Jaga Keselamatan Berlayar, Satpolairud Polres Nias Selatan Imbau Patuhu SOP Pelaut
Polemik Proyek PJU Jabar Memanas, AMPPIBI: Kami Tak Akan Berhenti Sampai Ada Tersangka

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:30 WIB

KPK Ingatkan Nusron Wahid Soal Keteladanan Pejabat Publik: Patuh Proses Hukum

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Pansel Godok 4 Nama Calon Sekda Kota Bekasi, Isu Kekerabatan dengan Wali Kota Mencuat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:59 WIB

IPW Duga Jaksa Pangkas Dakwaan Febrie Adriansyah, Hanya Jerat TPPU Predicate Crime Korupsi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Soal Isu Wapres Diganti Puan Maharani, IPPS: Prabowo Sedang Kelola Krisis Ijazah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:15 WIB

Dari Gedung MPR ke Hotel Royal Kuningan, Sekjen LPKAN Soroti Kronologi Dugaan Suap Muktamar NU

Berita Terbaru

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS Mardani Ali Sera

Nasional

Wacana Pansus Hak Angket Ijazah Gibran Bergulir di Senayan

Jumat, 9 Okt 2026 - 23:42 WIB

Wakil Ketua Umum Golkar Ahmad Doli Kurnia

Nasional

Golkar Dukung Prabowo 2029 Cawapresnya Belakangan

Jumat, 9 Okt 2026 - 23:37 WIB