ITPLN Pelajari Strategi Kampus Digital Lewat Benchmarking di Bandung

- Penulis

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ITPLN melakukan benchmarking ke Telkom University dan ULBI Bandung untuk memperkuat kurikulum berbasis AI.

ITPLN melakukan benchmarking ke Telkom University dan ULBI Bandung untuk memperkuat kurikulum berbasis AI.

JAKARTA, Mediakarya – Program Studi Teknik Industri Institut Teknologi PLN (ITPLN) melakukan benchmarking ke Telkom University dan Universitas Logistik dan Bisnis Internasional sebagai langkah memperkuat pengembangan akademik berbasis teknologi digital dan kebutuhan industri masa depan.

Kegiatan yang berlangsung di Bandung pada Selasa (13/5/2026) tersebut difokuskan pada penguatan kurikulum, pengelolaan laboratorium, hingga implementasi teknologi digital dalam proses pembelajaran.

Kepala Program Studi Teknik Industri ITPLN, Utami Wahyuningsih, mengatakan benchmarking menjadi strategi penting untuk memperoleh referensi pengembangan program studi yang adaptif terhadap transformasi industri dan perkembangan teknologi.

Kegiatan itu turut diikuti Kepala Laboratorium IISL Lia Nur Octavia serta dosen tetap Teknik Industri, Lili Rasyidi dan Ruspendi.

“Banyak insight yang kami dapatkan, terutama terkait pengembangan program studi berbasis teknologi, supply chain management, smart logistics, hingga integrasi Artificial Intelligence dalam pembelajaran,” ujar Utami, Jumat (15/5/2026).

Dalam kunjungan ke ULBI, tim ITPLN mendapatkan pemaparan mengenai pengembangan Program Studi Manajemen Logistik yang didukung laboratorium terintegrasi dengan kebutuhan industri modern.

Beberapa fasilitas unggulan yang diperkenalkan antara lain Laboratorium Optimasi dan Pemodelan Logistik, Laboratorium ICT, laboratorium pergudangan, export import, multimoda, hingga Center of Technology atau Smart Logistics.

Ketua Program Studi Manajemen Logistik Fakultas Teknologi Logistik dan Bisnis ULBI, Budi Nur Siswanto, menjelaskan laboratorium di kampus tersebut tidak hanya dimanfaatkan sebagai sarana praktikum mahasiswa, tetapi juga mendukung penelitian terapan dan simulasi sistem logistik berbasis industri.

“Pengembangan smart logistics menjadi fokus penting untuk menjawab tantangan transformasi industri dan digitalisasi logistik,” katanya.

Selain itu, ULBI menerapkan metode pembelajaran berbasis Project Based Learning dan Games Based Learning. Kurikulum yang digunakan juga mengacu pada standar kompetensi internasional seperti ELA dan APICS serta disusun bersama dunia usaha dan industri agar lulusan sesuai kebutuhan pasar kerja global.

Baca Juga:  Gelombang Kedua Kejuaraan UNJ Martial Art Competition 2023, Jaring Atlet Silat Potensial dari Daerah

Mahasiswa ULBI juga didorong memiliki minimal dua sertifikasi kompetensi, mulai dari sertifikasi SAP, logistik, hingga sertifikasi industri lainnya. Kampus tersebut turut memperkuat kolaborasi industri melalui program magang, penelitian terapan, pengembangan laboratorium, hingga penyerapan lulusan.

Sementara itu, benchmarking ke Program Studi Teknik Industri Telkom University memberikan gambaran mengenai pengelolaan akademik berbasis teknologi informasi dan pengembangan kompetensi mahasiswa yang sejalan dengan transformasi digital industri.

Ketua Program Studi Teknik Industri Telkom University, Rino, mengatakan pihaknya terus memperkuat kolaborasi pendidikan, penelitian, dan pengembangan kurikulum berbasis teknologi unggul.

Menurutnya, kurikulum Teknik Industri Telkom University saat ini tengah dikaji ulang dengan penambahan kompetensi Artificial Intelligence (AI) guna menjawab kebutuhan industri masa depan.

Program studi tersebut juga menerapkan Capstone Design berbasis proyek industri, pembelajaran digital terintegrasi, serta program internasional seperti Global Learning Week, student exchange, dan online joint class.

Utami menilai hasil benchmarking tersebut menjadi referensi penting bagi ITPLN dalam meningkatkan mutu akademik, pengelolaan laboratorium, dan pengembangan kurikulum berbasis teknologi.

“Kami berharap hasil studi banding ini dapat mendukung peningkatan kualitas lulusan Teknik Industri ITPLN agar semakin kompetitif dan relevan dengan kebutuhan industri nasional maupun global,” tuturnya.

Informasi lebih lanjut mengenai program akademik ITPLN dapat diakses melalui ITPLN. (Hab)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Penyidik Dalami Kerja Sama Publikasi di Kementan, Beberapa Pegawai Jalani Pemeriksaan
Creative Financing Jadi Solusi Penguatan Fiskal Daerah, Ini Penjelasan Dirjen Keuda Kemendagri Agus Fatoni
Apa itu Penyakit Multiple Sclerosis? Kenali Gejala dan Cara Mengobatinya
Membahas Dualisme dan Atlet Dilarang Bertanding
Limbah Makan Bergizi Gratis Diolah Jadi Biofuel, Tim ITPLN Raih Medali Perak
Wisuda ITPLN ke-48, Engineer Muda Siap Hadapi Era AI dan Geopolitik Energi
ITPLN Kupas Rahasia Stabilitas Listrik Hijau PLTS dan BESS di Nusa Penida
ITPLN Gelar Tes Akding, 4.500 Peserta Incar Ikatan Kerja PLN
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:46 WIB

Creative Financing Jadi Solusi Penguatan Fiskal Daerah, Ini Penjelasan Dirjen Keuda Kemendagri Agus Fatoni

Senin, 1 Juni 2026 - 12:09 WIB

Apa itu Penyakit Multiple Sclerosis? Kenali Gejala dan Cara Mengobatinya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:18 WIB

Membahas Dualisme dan Atlet Dilarang Bertanding

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:58 WIB

Limbah Makan Bergizi Gratis Diolah Jadi Biofuel, Tim ITPLN Raih Medali Perak

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:21 WIB

Wisuda ITPLN ke-48, Engineer Muda Siap Hadapi Era AI dan Geopolitik Energi

Berita Terbaru