Jelang Libur Nataru, Sartono Dukung Pemerintah Turunkan Harga Tiket Pesawat 

- Penulis

Selasa, 26 November 2024 - 09:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Media Karya – Seperti biasanya setiap tahun menjelang libur Natal dan Tahun baru ratusan juta orang akan melakukan mobilitas untuk pulang kampung dan mengunjungi destinasi favorit mereka.

Bahkan libur Nataru 2025 diprediksi sebanyak 110 juta orang akan melakukan mobilitas terutama di Pulau Jawa.

Kondisi ini selalu diiringi oleh kenaikan harga tiket transportasi terutama pesawat yang harganya sampai menembus batas atas.

Karenanya, kemungkinan naiknya harga tiket turut menjadi fokus perhatian DPR agar tidak terlalu membebani warga masyarakat dengan harga yang terjangkau.

Anggota Komisi VI DPR, Sartono Hutomo, Fraksi Demokrat menyampaikan dukungannya kepada pemerintah untuk menurunkan harga tiket pesawat menjelang libur Natal dan Tahun Baru.

Sartono mengatakan, pemerintah saat ini sedang mengoptimalkan agar harga tiket pesawat bisa turun menjelang libur Natal dan Tahun Baru.

Bahkan, dalam beberapa bulan terakhir pemerintah menggelar pertemuan dengan sejumlah pemangku kepentingan untuk mencari solusi. Akhirnya, pemerintah melalui beberapa skema memangkas sejumlah tarif dan biaya.

“Pemerintah bisa memprioritaskan pelayanan yang optimal bagi masyarakat agar bisa aman, nyaman, dan terjangkau selama pada masa libur Nataru,” kata Sartono, pada Senin (26/11/2024).

Anggota DPR RI dari Dapil Jawa Timur VII (Kabupaten Magetan, Ngawi,Pacitan, Ponorogo, dan Trenggalek), ini mengakui, untuk mewujudkan hal itu diperlukan kerjasama lintas sektor kementerian dan lembaga demi menekan harga tiket pesawat yang saat ini masih mahal.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya efisiensi operasional dan dukungan manajemen yang positif meski selama ini ada keterbatasan armada bagi maskapai perusahaan pelat merah.

Dalam kondisi tersebut, kata Sartono, banyak maskapai BUMN cenderung memaksimalkan tarif terhadap Tarif Batas Atas atau TBA.

Baca Juga:  Aktivis 98 Kecam Tindakan Represif Aparat dan Tuntut Keadilan atas Gugurnya Kawan Ojol Pejuang Demokrasi

“Akhirnya perilaku tersebut diikuti oleh maskapai non BUMN yang dominan,” kecewa Sartono.

Karenanya, penurunan harga tiket memang perlu dilakukan oleh maskapai BUMN dengan harapan ada ruang untuk penyesuaian tanpa dorongan merubah harga pasar terlalu jauh.

“Sudah saatnya maskapai nasional ini kompetitif dari segi harga,” beber Sartono.

Sartono menekankan, pentingnya harga tiket pesawat yang terjangkau jelang libur nataru.

Pasalnya, libur nataru juga menjadi siklus perputaran uang yang membuat roda perekonomian RI berputar lebih cepat dengan bobot lebih baik.

“Kondisi itu harus dioptimalisasi dengan tiket terjangkau sehingga uang berputar,” tandas Sartono.

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sedang mengupayakan agar harga tiket pesawat bisa turun menjelang libur Natal dan Tahun Baru.

Hal ini disampaikan AHY setelah menggelar rapat dengan Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, serta lembaga terkait lain mengenai kebijakan penurunan harga tiket pesawat.

“InsyaAllah, kami akan terus mengupayakan pelayanan yang optimal bagi masyarakat agar bisa aman, nyaman, dan terjangkau selama pada masa libur Nataru nanti,” kata AHY seperti dikutif dari akun X, pada Rabu (20/11/2024).

Rapat tersebut merupakan tindak lanjut pembentukan Satgas Penurunan Harga Tiket Pesawat. Hadir dalam rapat Jajaran Kemenko Infra, Kementerian Perhubungan, PT Pertamina, dan PT Garuda.

Kemenko Infrastruktur dan Kewilayahan menyatakan pemerintah secara komprehesif terus melakukan kajian guna mendapatkan rekomendasi kebijakan yang paling tepat dan efektif dalam menurunkan harga tiket pesawat. (hab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Umbu Kabunang Minta Propam Usut Dugaan Pelanggaran HAM di Kasus Ririn Rifanto
Terkait Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, KAI Mengajak Publik Menunggu Hasil Investigasi Resmi KNKT
Copot Sekjen Tanpa Melalui Rapat Pleno, Kader Senior Partai Golkar Ini Tuding Ketum AMPG Tidak Paham Organisasi
Prof Susy Fatena: ITPLN Siapkan Dukungan Penuh untuk Karier Dosen
ICW Bongkar Dugaan Korupsi Pengadaan Jasa Sertifikasi Halal di BGN
Ekonom Senior INDEF: Sebagai Pilar Keempat Demokrasi, Media Harus Netral
Apple Tree Pre-School Senayan Buka di Jakarta Selatan, Hadirkan Daycare Premium dan Sistem Pengawasan Ketat
Muktamar NU 2026 Dipastikan Digelar Pada Agustus
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:02 WIB

Umbu Kabunang Minta Propam Usut Dugaan Pelanggaran HAM di Kasus Ririn Rifanto

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:13 WIB

Terkait Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, KAI Mengajak Publik Menunggu Hasil Investigasi Resmi KNKT

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:39 WIB

Copot Sekjen Tanpa Melalui Rapat Pleno, Kader Senior Partai Golkar Ini Tuding Ketum AMPG Tidak Paham Organisasi

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:55 WIB

Prof Susy Fatena: ITPLN Siapkan Dukungan Penuh untuk Karier Dosen

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:14 WIB

ICW Bongkar Dugaan Korupsi Pengadaan Jasa Sertifikasi Halal di BGN

Berita Terbaru