Kader Golkar Dukung Kusnanto Maju di Pilkada Kota Bekasi

- Editor

Sabtu, 6 April 2024 - 21:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI, Mediakarya – Sejumlah tokoh Kota Bekasi digadang-gadang bakal maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Bekasi yang akan digelar pada November 2024 mendatang.

Namun yang menjadi perhatian, mencuatnya nama Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi Kusnanto Saidi, masuk bursa calon Wali Kota Bekasi yang diusung Partai Golkar.

Menanggapi hal tersebut, fungsionaris Golkar Jawa Barat Asep Suparman mengungkapkan, bahwa partainya memastikan akan mendukung siapapun yang ingin membangun Kota Bekasi ke depan agar lebih baik.

“Pastinya, siapapun yang akan maju dalam kontestasi pilkada Kota Bekasi yang diusung oleh partai, Golkar tentunya memiliki kriteria tersendiri. Baik itu berasal dari kader maupun non kader. Salah satunya mempertimbangkan soal komitmennya dalam membangun Kota Bekasi ke depan,” ujar Asep saat diminta tanggapannya terkait masuknya dirut RSUD dalam bursa cawalkot Bekasi, Sabtu (6/4/2024).

Namun demikian, lanjut Asep, bila dilihat dari rekam jejaknya, Kusnanto Saidi dinilai sosok yang memiliki komitmen dalam membangun Kota Bekasi. “Salah satu prestasi yang pernah ia torehkan adalah bagaimana saat mengendalikan wabah Covid-19 yang saat itu sejumlah rumah sakit mengalami persoalan serius. Namun di bawah kepemimpinan beliau, RSUD Kota Bekasi bahkan mendapatkan penghargaan tingkat nasional sebagai rumah sakit yang berhasil dalam penanganan wabah Covid-19 tersebut,” kata Asep.

Baca Juga:  Airlangga Miliki Potensi Besar Pada Pilpres Mendatang

Selain itu, kata Asep, bahwa sosok Kusnanto yang merupakan putra asli daerah (Betawi Bekasi) tentunya memiliki segudang pengalaman baik itu di birokrasi maupun persoalan masyarakat Kota Bekasi yang sangat heterogen tersebut.

“Kami yakin, Pak Kusnanto mampu melanjutkan proses pembangunan yang pernah dicanangkan oleh wali kota Bekasi sebelumnya yang berasal dari kader Golkar yakni Pak Rahmat Effendi. Karena Bekasi itu butuh sosok yang egaliter. Jika calon wali kota ke depan terlalu elitis dan hanya mengandalkan pencitraan dan popularitas maka sudah barang tentu akan sulit untuk bersaing dengan daerah penyangga Jakarta lainnya,” kata dia.

Asep menilai, Kusnanto mampu merangkul semua komponen masyarakat Kota Bekasi.Di mana pasca Rahmat Effendi menghadapi persoalan hukum, kemudian estafet kepemimpinan dipegang oleh Tri Adhianto, pembangunan Kota Bekasi nyaris lumpuh.

“Nah, tentunya masyarakat Kota Bekasi merindukan sosok pemimpin yang mampu mengakomodasi seluruh komponen, bukan hanya pemimpin yang hanya sekedar memburu rente. Menurut hemat saya, Kusnanto sangat cocok sebagai generasi penerus perjuangan yang pernah dicita-citakan oleh wali kota sebelumnya,” pungkas Asep. (Pri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

AHY Cup 2026: Paja One Juara, AHY Dorong Pembinaan Atlet Muda
BPKN RI Dorong Lima Langkah Konkret Lindungi Penumpang Terdampak Erupsi Anak Krakatau
Lulusan Aero Astra Akademia Raih Penghargaan Usai Selamatkan Anak Tamu di Mercure Karawang
5 Cara Cari Cuan dari Media Sosial, Kreator Perlu Pahami Audiens dan Data
Berseloroh Eksploitasi Tubuh Perempuan, KDM Dituding Pejabat Krisis Moral dan Miskin Adab
Kejahatan Perbankan Didorong Masuk RUU Perampasan Aset, Pengamat: Bukti 13 Jenis Pidana Belum Cukup
Muktamar Ke-35 NU: Antara Kehormatan Negara, Peran Tokoh dan Ujian Integritas
KDM Akan Cairkan Santunan Korban SPBE Cimuning Pekan Depan

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 22:46 WIB

AHY Cup 2026: Paja One Juara, AHY Dorong Pembinaan Atlet Muda

Minggu, 6 September 2026 - 18:54 WIB

BPKN RI Dorong Lima Langkah Konkret Lindungi Penumpang Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 11:59 WIB

Lulusan Aero Astra Akademia Raih Penghargaan Usai Selamatkan Anak Tamu di Mercure Karawang

Sabtu, 5 September 2026 - 19:12 WIB

Berseloroh Eksploitasi Tubuh Perempuan, KDM Dituding Pejabat Krisis Moral dan Miskin Adab

Sabtu, 5 September 2026 - 15:35 WIB

Kejahatan Perbankan Didorong Masuk RUU Perampasan Aset, Pengamat: Bukti 13 Jenis Pidana Belum Cukup

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Opini

Ditandai Kode Alam: Menanti Kemunculan Satrio Piningit

Minggu, 6 Sep 2026 - 16:35 WIB