SUKABUMI, Mediakarya – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi melantik sebanyak 1.848 Siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan ke-54 Gelombang I, termasuk 10 siswa SIP Khusus Intelijen, dalam upacara penutupan pendidikan di Lapangan Soetadi Ronodipuro, Setukpa Lemdiklat Polri, Kota Sukabumi, Kamis (3/7/2025).
Upacara berlangsung khidmat dengan Kabid Proftek Lemdiklat Polri Kombes Pol Aris Sulistyono bertindak sebagai Perwira Upacara.
Dalam sambutannya, Kapolri menegaskan bahwa seorang perwira harus mampu menjadi pemimpin yang teladan, memiliki tanggung jawab besar, serta hadir untuk masyarakat.
“Hari ini mereka telah resmi menjadi perwira. Maka mereka harus mampu memimpin, memotivasi, dan menjadi contoh bagi anggotanya. Perwira juga harus hadir di tengah masyarakat untuk menyelesaikan berbagai persoalan,” ujar Kapolri usai pelantikan.
Kapolri juga menyampaikan bahwa pesan Presiden RI dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-79 menjadi pedoman penting bagi seluruh anggota Polri, termasuk para perwira yang baru dilantik. Ia menekankan pentingnya pengabdian Polri secara langsung kepada masyarakat, mendengar keluhan warga, dan merespons cepat berbagai persoalan di lapangan.
“Polri harus terus mendukung program prioritas nasional Asta Cita yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Keberhasilan pembangunan nasional hanya bisa dicapai melalui sinergi Polri, TNI, dan seluruh elemen bangsa dalam menjaga stabilitas kamtibmas,” tegasnya.
Lebih lanjut, Jenderal Polisi bintang empat ini mengingatkan bahwa dinamika global saat ini berdampak langsung terhadap situasi dalam negeri. Oleh karena itu, setiap perwira dituntut adaptif terhadap perubahan, memiliki mental tangguh, dan menjaga profesionalisme tinggi.
“Tantangan Polri ke depan akan semakin kompleks. Saya minta para perwira terus mengembangkan kualitas diri agar siap menghadapi dinamika tersebut,” pungkasnya.
Upacara pelantikan ini menandai dimulainya langkah baru para perwira Polri dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara dengan semangat profesionalisme, integritas, dan humanisme. (eka)






