Marak Obat Ilegal, Aliansi Masyarakat Bakal Demo Tiga Instansi di Bandung

- Penulis

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Jenderal DPP LSM PMPR Indonesia, Anggi Dermawan, saat menggelar aksi damai.

Sekretaris Jenderal DPP LSM PMPR Indonesia, Anggi Dermawan, saat menggelar aksi damai.

BANDUNG, Mediakarya – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Pemuda Mandiri Peduli Rakyat (DPP LSM PMPR) Indonesia bersama Paguyuban Cepot Motah Indonesia berencana akan  menggelar aksi unjuk rasa moral di Kota Bandung pada Selasa, 2 Juni 2026 mendatang.

Aksi yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Peduli Masa Depan Bangsa Indonesia ini akan menyasar tiga titik utama, yaitu Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bandung, Kantor Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung, dan Kantor Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Jawa Barat.

Sekretaris Jenderal DPP LSM PMPR Indonesia, Anggi Dermawan, mengonfirmasi rencana pergerakan tersebut. Menurutnya, aksi ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap Aparat Penegak Hukum (APH) untuk menegakkan supremasi hukum, khususnya dalam memberantas peredaran Obat-Obat Tertentu (OOT) ilegal yang kian marak di Kota Bandung.

“Rencana aksi tersebut merupakan dukungan penegakan supremasi hukum terhadap APH dalam memberantas peredaran OOT, seperti tramadol dan sejenisnya, yang saat ini marak beredar di Kota Bandung dan disalahgunakan,” ujar Anggi Kamis (28/5/2026).

Ia menambahkan, peredaran OOT secara masif tanpa kepentingan medis yang jelas telah melanggar regulasi yang berlaku. Di antaranya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan serta Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika yang mengatur pengawasan ketat terhadap obat-obat yang memengaruhi saraf pusat.

Baca Juga:  Heroik, Aksi TNI Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Waduk Lhokseumawe

Di sisi lain, Ketua Umum DPP LSM PMPR Indonesia, Rohimat yang akrab disapa Kang Joker, turut menyoroti peredaran OOT di Bandung yang dinilai sudah tidak terkendali. Ia menekankan bahwa penyelamatan masa depan generasi muda jauh lebih penting di atas kepentingan materi.

Kang Joker juga mengaitkan maraknya konsumsi obat terlarang ini dengan sejumlah insiden kericuhan yang melibatkan remaja di Kota Bandung beberapa waktu lalu, seperti pada momen unjuk rasa May Day.

“Peristiwa kekacauan di Kota Bandung saat aksi unras yang mengatasnamakan May Day, perlawanan, dan hal serupa, banyak anak remaja yang melakukan tindakan anarkis. Faktanya, mereka berada dalam pengaruh OOT. Hal ini memicu sifat dan aksi anarkisme, dan lebih jauh lagi, masa depan mereka berada di ambang kehancuran,” kata Kang Joker.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum Paguyuban Cepot Motah Indonesia, Tomy Subagja, menilai keberadaan peredaran OOT di Kota Bandung sudah sangat menjamur. Ia menduga aktivitas transaksi ilegal ini tidak berjalan secara kebetulan.

“Menjamurnya transaksi OOT di Kota Bandung diduga terjadi secara sistematis dan terstruktur. Oleh karena itu, perlu adanya perhatian dan tindakan serius dari Aparat Penegak Hukum,” pungkas Tomy.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Pembangunan RSUD Cerah Medika Belum Rampung, Ketua PPN Nias Barat Ingatkan Publik Tak Terkecoh Opini Menyesatkan
Kasus Pengeroyokan Temui Titik Terang, Tiga Pelaku Akhirnya Diringkus Polsek Lolowau
Ketua DPRD Soroti Rencana Pemkot Bekasi Akan Relokasi PPPK Menjadi Tenaga Guru
Tanggul Setinggi Hampir 2 Meter Di GGC, Akhirnya Dibongkar Paksa Pemkot Bekasi
Gulirkan Program ‘Ayo Sunat’ Dengan Jemput Bola, Sarwin Ingin Masyarakat Rasakan Manfaat Nyata
Puluhan Wartawan Nias Selatan Geruduk Kantor Bupati, Tuntut Kadis Kominfo Dicopoti
Hadiri Kriyaan Lansia di Kota Bekasi, Mendukbangga Singgung Sekolah Lansia
25 Petugas Perlintasan Sebidang Selesaikan Diklat, Antisipasi Kecelakaan Kereta di Perlintasan
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:49 WIB

Pembangunan RSUD Cerah Medika Belum Rampung, Ketua PPN Nias Barat Ingatkan Publik Tak Terkecoh Opini Menyesatkan

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:22 WIB

Kasus Pengeroyokan Temui Titik Terang, Tiga Pelaku Akhirnya Diringkus Polsek Lolowau

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:43 WIB

Ketua DPRD Soroti Rencana Pemkot Bekasi Akan Relokasi PPPK Menjadi Tenaga Guru

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:54 WIB

Tanggul Setinggi Hampir 2 Meter Di GGC, Akhirnya Dibongkar Paksa Pemkot Bekasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:34 WIB

Gulirkan Program ‘Ayo Sunat’ Dengan Jemput Bola, Sarwin Ingin Masyarakat Rasakan Manfaat Nyata

Berita Terbaru

Jampidsus Febrie Adriansyah saat memberikan keterangan pers. (Ist)

Hukum

IPW Apresiasi Mundurnya Febrie Adriansyah dari Jampidsus

Minggu, 12 Jul 2026 - 07:15 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ekonomi & Bisnis

Pakar Ingatkan Dampak Kerusakan Hukum Terhadap Ekonomi

Sabtu, 11 Jul 2026 - 20:52 WIB