Kejari Kota Bekasi Ingatkan Sekolah Jangan Bermain Dengan Hukum

- Editor

Jumat, 8 Oktober 2021 - 06:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kejari Kota Bekasi memberikan pengarahan kepada Kepala Sekolah SMA-SMK Negeri se-Kota Bekasi mengenai hukum

Kejari Kota Bekasi memberikan pengarahan kepada Kepala Sekolah SMA-SMK Negeri se-Kota Bekasi mengenai hukum

KOTA BEKASI, Mediakarya – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi mengingatkan sekolah untuk tidak bermain dengan hukum. Hal tersebut disampaikan saat rapat kerja Kepala SMA-SMK negeri se-Kota Bekasi yang dilaksanakan di Aula SMAN 1 Bekasi, Kamis (7/10/2021).

Kejari Kota Bekasi, Laksmi Indriah. R, SH.LL.M mengatakan, Kejari Kota Bekasi mengingatkan kepada Kepala Sekolah agar anak didik kita atau pun kita tidak memasang status yang belum jelas kebenarannya, karena bisa berujung kepada masalah hukum.

“Saya berpesan kepada sekolah agar membimbing anak didik untuk tidak memasang status yang belum tentu kebenarannya, karena bisa berujung pada masalah hukum,” terangnya, Kamis (7/10/2021).

Terkait kasus korupsi, dirinya mengingatkan kembali bahwa di dunia pendidikan kasus korupsi sangatlah rawan terjadi.

“Sangat rawan terjadi kasus korupsi karena bersinggungan langsung dengan keuangan yang bersumber dari APBD, BOS atau DAK dan terkadang ada penyimpangan,” ungkapnya lebih lanjut.

Baca Juga:  Sempat Dievakusi Kapolres Rohul Saat Banjir, Seorang Ibu Melahirkan Dengan Selamat

Ia pun menjelaskan, jika Kepala Sekolah tidak ada niat tetapi mengetahui korupsi tersebut, maka ada pertanggungjwabannya nanti.

“Jangan terjadi lagi hal-hal yang meleset. Silahkan berkoordinasi dan berkomunikasi dengan kami, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Lebih baik mencegah dari pada kepeleset,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua MKKS SMA Negeri Kota Bekasi, Ekowati menuturkan, sekolah sendiri sebenarnya sudah menjadi sahabat Kejaksaan, sehingga perlu adanya komunikasi yang terarah agar memimpin sekolah berada di jalur yang benar baik dalam mengelola keuangannya yang bersumber dari APBD, BOS maupun DAK.

Kepala KCD Asep Sudarsono mengungkapkan, melalui kegiatan tersebut diharapkan Kepala Sekolah SMA-SMK di Kota Bekasi bisa mendapatkan pengetahuan tambahan tentang hukum, karena pada dasarnya para Kepala Sekolah tidak pernah dibekali secara khusus tentang manajerial keuangan.

“Kami berharap melalui kegiatan ini mereka bisa mendapatkan pengetahuan tambahan tentang hukum,” harap Asep. (apl)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

GNK Apresiasi Kapolri Suyudi Kedepankan Integritas, Ingatkan Bahaya Oknum Jual Nama Kapolri Berjubah Agama
Terdampak Asap Pembakaran Sampah, Warga Babelan dan Prabu PL Gelar Diskusi “Stop Bakar Sampah”
Pendapat Para Pakar Jelang Putusan MK Tentang Syarat Pendidikan Calon Pemimpin Neggara
Hukum Tak Boleh Bermuka Dua: Pakar Soroti Komitmen Keadilan Suyudi Ario Seto
Kerugian Negara KSO Migas Bekasi Tembus Rp2 Triliun, NCW Desak Kejagung Periksa Tri Adhianto
NCW Endus Dugaan Kongkalikong Lelang Jalan Lingkar Waduk Penjalin, Desak KPK Masuk Brebes
LPKAN Desak Usut Dugaan Pengaturan Lelang Jalan Lingkar Waduk Penjalin Brebes
Pergantian Kapolri Dinilai Jadi Momentum Perbaikan Budaya Kerja Polri

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:50 WIB

GNK Apresiasi Kapolri Suyudi Kedepankan Integritas, Ingatkan Bahaya Oknum Jual Nama Kapolri Berjubah Agama

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:17 WIB

Terdampak Asap Pembakaran Sampah, Warga Babelan dan Prabu PL Gelar Diskusi “Stop Bakar Sampah”

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Pendapat Para Pakar Jelang Putusan MK Tentang Syarat Pendidikan Calon Pemimpin Neggara

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:05 WIB

Hukum Tak Boleh Bermuka Dua: Pakar Soroti Komitmen Keadilan Suyudi Ario Seto

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:03 WIB

Kerugian Negara KSO Migas Bekasi Tembus Rp2 Triliun, NCW Desak Kejagung Periksa Tri Adhianto

Berita Terbaru