Kenapa PSI Beraninya Hanya Kritik Gubernur DKI Jakarta

- Editor

Minggu, 26 Desember 2021 - 07:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Pernyataan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia atau PSI Giring Ganesha diduga menyindir Gubernur DKI, Anies Baswedan di hadapan Presiden Joko Widodo dalam pidatonya di acara ulang tahun PSI yang ke-7 dinilai merupakan langkah yang salah dan hanya menebar kebencian.

Pernyataan Girang itu juga sering blunder. Sebab, prestasinya belum pernah terlihat oleh publik. Dan anehnya lagi PSI seolah memposisikan sebagai partai yang hanya mengkritik gubernur Anies. Sementara terkait dengan kebijakan pemerintah pusat PSI seolah bungkam.

Dengan manuver yang dilakukan oleh Girang yang tak punya prestasi itu, justru rakyat tidak akan bersimpati kepada PSI yang terus-terusan seolah ada kebencian kepada Anies Baswedan akibat dendam kekalahan dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu.

“PSI kok tambah bego! Kalian buat Parpol demi menyalurkan kebencian pada satu orang Anies Baswedan, jelas bodoh!. Publik tentu tidak bersimpati, karena kalian terjebak dalam alur politik dendam lantaran kalah di Pilgub DKI,” ujar Kritikus Faizal Assegaf seperti dikutip melalui Twitter-nya, Sabtu (25/12/2021).

“Mosok buat partai karena dendam politik, jelas bodoh dan memalukan,” sambungnya.
Menurut Faizal, PSI sebaiknya ikut menolak Presidential Threshold nol persen, agar Giring Ganesha dan kawan-kawannya bisa mengusung calon Presidennya.

“Mending kalian ikut dorong DPR soal Presidential Threshold nol persen. Agar PSI dpt mengusung Ganjar-AHOK di Pilpres,” kata Faizal.
“Kalau semangat kalian berpartai selama lima tahun untuk benci Anies, ya hasilnya Anies makin meraih simpati rakyat. Sebab rakyat tidak suka Parpol pengusung dendam politik!” imbuh Faizal.

Baca Juga:  Ratusan Kader Senior Parpol di Jabar Bergabung ke PSI, Ketua Bappilu Sebut Partainya Sangat Terbuka

Sebelumnya, Ketua Umum PSI, Giring Ganesha diduga menyindir Gubernur DKI, Anies Baswedan di hadapan Presiden Joko Widodo dalam pidatonya di acara ulang tahun PSI yang ke-7.

Giring menyebut bahwa Indonesia akan hancur jika dipimpin oleh seorang pembohong yang pernah dipecat Jokowi. Seorang pembohong yang bergandengan tangan dengan kelompok intoleran.

“Kemajuan kita akan terancam jika kelak orang yang menggantikan Pak Jokowi adalah sosok yang punya rekam jejak menggunakan isu Sara dan menghalalkan segala cara untuk menang dalam pilkada,” ungkap Giring.

“Indonesia akan suram jika yang terpilih kelak adalah seorang pembohong dan juga yang pernah dipecat oleh Pak Jokowi karena tidak becus bekerja, tidak berkompromi dengan orang yang menghalalkan segala cara. Termasuk dengan memperalat agama main mata bergandeng tangan dengan kelompok intoleran menggunakan ayat untuk menjatuhkan lawan politik,” kata Giring.

Meski tidak menyebut nama orang yang dimaksud, namun publik menduga jika yang dimaksud adalah Anies Baswedan.**

 

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Jelang Musda, Internal Golkar Kota Bekasi Memanas, Etos Indonesia: Jangan Beri Ruang Politisi “Bar-Bar’ Tumbuh
Beri Sinyal Dukungan Kepada Ranny Fahd, Tokoh Senior Golkar Kota Bekasi Gelar Pertemuan
Tempat Tinggalnya Rusak Imbas Pembangunan Rumah Tetangga, Kapolda Jateng Tuntut Keadilan
Lima Wartawan Hilang Saat Liputan Erupsi Anak Krakatau, Forum Pimred Harap Pencarian Terus Dilakukan
Rayakan HUT Ke-25 Tahun di Senayan, Oki Fahreza Pastikan Demokrat Solid Dukung Pemerintahan Prabowo
Irjen Pol Johnny Eddizon Isir Bicara Citra Polri di Ngobras FPRMI: Masih Banyak Polisi Baik
415 Kendaraan Dinas KBB Mati Pajak, Kang Joker: “Rakyat Dikejar Razia, Pejabat menerobos Aturan!”
GMKI Perluas Ekosistem Digital, Gandeng AIM ASEAN untuk Pengembangan Kader dan UMKM

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 11:19 WIB

Jelang Musda, Internal Golkar Kota Bekasi Memanas, Etos Indonesia: Jangan Beri Ruang Politisi “Bar-Bar’ Tumbuh

Jumat, 11 September 2026 - 10:22 WIB

Beri Sinyal Dukungan Kepada Ranny Fahd, Tokoh Senior Golkar Kota Bekasi Gelar Pertemuan

Kamis, 10 September 2026 - 22:35 WIB

Tempat Tinggalnya Rusak Imbas Pembangunan Rumah Tetangga, Kapolda Jateng Tuntut Keadilan

Kamis, 10 September 2026 - 16:52 WIB

Lima Wartawan Hilang Saat Liputan Erupsi Anak Krakatau, Forum Pimred Harap Pencarian Terus Dilakukan

Kamis, 10 September 2026 - 16:32 WIB

Rayakan HUT Ke-25 Tahun di Senayan, Oki Fahreza Pastikan Demokrat Solid Dukung Pemerintahan Prabowo

Berita Terbaru