Ketua PWI dan Kasi Intel Jadi Pemateri Peningkatan Kapasitas Pemerintahan Desa

- Editor

Kamis, 20 Januari 2022 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR, Mediakarya – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor Subagyo dan Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor, Juanda mendapatkan kesempatan untuk mengisi kegiatan peningkatan kapasitas bagi pemerintah Desa dan BPBD se-Kecamatan Tajurhalang.

Camat Tajurhalang Fikri Ikhsani mengatakan, tujuan diadakannya kegiatan tersebut dalam rangka peningkatan kapasitas bagi pemerintah desa dan BPBD se-Kecamatan Tajurhalang guna memahami tentang Kode Etik Jurnalis dan berkaiatan informasi publik.

“Jadi hari ini kita ada kegiatan peningkatan kapasitas bagi pemerintah desa dan BPBD se-Kecamatan Tajurhalang. Ada dua materi yang dibawakan, pertama keterkaitan informasi publik dan kode etik jurnalis,’’ kata Camat Tajurhalang Fikri Ikhsani, kemarin.

Ia menuturkan, kegiatan kapasitas ini, sengaja menurunkan narasumber yang kompoten, baik itu dari PWI hingga dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor.

Keduanya bisa hadir untuk memberikan materi secara langsung kepada Pemerintahan Desa (Pemdes) dan BPBD se-Kecamatan Tajurhalang.

“Namun dari kejaksaan, meberikan materi terkeait pencegahan penyalahgunaan kerugian negara, khususnya pemerintahan desa di kecamatan tajurgalang. Narasumber tersebut diwakili oleh kasi intel kejaksaan,’’ tutur Fikri Ikhsani.

Baca Juga:  Joharlen Simanjuntak Nyaba Desa, Siap Rebut Kursi DPRD Kabupaten Bekasi

Kang Fikri sapaan akrabnya mengaku, dua materi ini sangat berkaitan satu sama lain. Karena dua materi ini, menurutnya, urgensinya tinggi untuk diberikan kepada pemerintah desa.

Selain itu, bagian dari edukasi dan sosialisasi juga, pencerahan bagi pemerintahan desa dan (KIP) Keterbukan Informasi Publik serta Kode Etik Jurnalis.

“Termasuk tadi terkait pencegahan korupsi dilingkup desa, dua materi ini sangat urgen dan allhamdulilah seluruh kepala desa hadir serta para seluruh ketua BPBD se-Kecamatan Tajurhalang juga hadir,’’ terang Kang Fikri.

Pihaknya berharap sambungnya, kedepan tidak ada lagi persoalan di desa yang di antaranya penyalahgunaan termasuk terkait keterbukaan informasi publiki.

Menufut dia, dua materi ini sangat strategis untuk pemerintahan desa, karena banyak anggaran yang datang ke desa, mula dari ADD, DD dan bantuan lainnya seperti Samisade.

“Sehingga desa harus berhati-hati penggunaanya, tepat sasaran sesuai perencanaa, penanggung jawaban dan lain sebagainya,’’pungkasnya.(Dodi)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Peringati HUT ke-25, Demokrat Jakarta Gelar AHY Cup 2026
Perselisihan Patok Tanah Warga dan Klaster Perumahan di Tamansari Berakhir Damai
Satpol PP Jaktim Ungkap Pedagang Ikan Kooperatif Saat Direlokasi ke Lokbin Kramat Jati
Kodam Jaya Kembali Kirim Bantuan Gempa NTT Gelombang Kedua
Nama Ranny Fahd Muncul Jelang Musda Golkar Kota Bekasi
Diduga Sebar Fitnah, Ketua Tim Pemenangan Hadi Hidayat Ancam Bawa Akun Ajat Keder ke Jalur Hukum
Kerja Bakti Bersih Sampah Kali Baru, Walikota Munjirin Bakal OTT Warga yang Buang Sampah ke Kali
Kodam Jaya Kerahkan Prajurit Bantu Polri Jaga Keamanan Aksi di DPR/MPR

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 14:14 WIB

Peringati HUT ke-25, Demokrat Jakarta Gelar AHY Cup 2026

Rabu, 2 September 2026 - 16:34 WIB

Perselisihan Patok Tanah Warga dan Klaster Perumahan di Tamansari Berakhir Damai

Rabu, 2 September 2026 - 09:33 WIB

Satpol PP Jaktim Ungkap Pedagang Ikan Kooperatif Saat Direlokasi ke Lokbin Kramat Jati

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Kodam Jaya Kembali Kirim Bantuan Gempa NTT Gelombang Kedua

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Nama Ranny Fahd Muncul Jelang Musda Golkar Kota Bekasi

Berita Terbaru