Kontribusi Startup Angkat Perekonomian Nasional

- Penulis

Selasa, 16 Agustus 2022 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Webinar via zoom yang diselenggarakan DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) diikuti 250 mahasiswa dari wilayah Sumatera Utara dan sebagian wilayah Jabodetabek.

Webinar via zoom yang diselenggarakan DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) diikuti 250 mahasiswa dari wilayah Sumatera Utara dan sebagian wilayah Jabodetabek.

JAKARTA, Mediakarya – Sebagai bagian dari industri kreatif, keberadaan startup digital punya peran penting dalam perekonomian di suatu negara. Startup digital dapat melahirkan perusahaan yang berkualitas dan memberikan dampak positif dengan menyelesaikan permasalahan-permasalahan di masyarakat.Tidak hanya itu startup digital turut berperan dalam menciptakan lapangan kerja baru.

“Perkembangan startup di tanah air sudah cukup baik, karena sekarang kita sudah melakukan banyak hal, dan mendapati banyak startup yang bermanfaat bagi kita semua,” kata Ketua Komisi 1 DPR, Meutya Hafid dalam keynote speakernya pada acara Webinar Ngobrol Bareng Legislator, dengan tema Potensi Startup di Era Digital, di Jakarta, Selasa (16/8).

Webinar via zoom yang diselenggarakan DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) diikuti 250 mahasiswa dari wilayah Sumatera Utara dan sebagian wilayah Jabodetabek itu juga menghadirkan Dirjen Aptika Kemenkominfo, Semuel A Pangerapan dan Co-Founder keloladang.com, Raju Pratama sebagai pembicara.

Menurut Meutya Hafid, sebuah keharusan bagi semua bisnis untuk beralih ke digital. Sebab industri digital adalah bisnis masa depan.

“Ke depan memang seluruh bisnis harus beralih ke digital, karena hal tersebut adalah keniscayaan, kebutuhan, dan keharusan zaman yang kita tidak mempunyai banyak pilihan,” kata politisi senior Partai Golkar itu.

Oleh karena itu, lanjut Meutya Hafid, pihaknya juga mendorong Kemkominfo untuk mengembangkan program-program keterampilan digital, dan bermitra dengan sektor swasta guna membantu mengoptimalkan pemanfaatan ruang digital.

Baca Juga:  Era Baru Dunia Digital Peluang Generasi Muda Hadirkan Solusi Bagi Bangsa

“Meningkatnya jumlah startup di Indonesia merupakan tantangan juga bagi ekonomi digital di Indonesia. Indonesia harus cepat beradaptasi dan perlu ditingkatkan kembali literasi digitalnya,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Co-Founder keloladang.com, Raju Pratama mengatakan keloladang merupakan startup yang membantu para petani dalam mengelola ladangnya.

Keloladang, kata Raju Pratama, sama halnya dengan startup lainnya mendesign teknologi agriculture farming, cuma kelebihannya, keloladang juga membantu para petani lokal seperti di Sumatera Utara untuk mendata tanaman sekaligus waktu yang tepat dalam bercocok tanam.

“Jadi para petani bisa tahu kapan waktu menanan yang baik serta penghitungan masa panen tanamannya melalui teknologi ini,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Raju Pratama, keloladang juga memberikan informasi harga pasar tanaman sehingga para petani bisa menjual hasil ladangnya dengan margin keuntungan yang tinggi tanpa harus melalui para tengkulak.

Di tempat yang sama, Dirjen Aptika Kemenkominfo, Semuel A Pangerapan mengatakan kehadiran pandemi Covid-19 di tengah pesatnya perkembangan teknologi telah mengubah cara masyarakat dalam beraktivitas dan bekerja. “Kehadiran teknologi sebagai bagian dari kehidupan di masyarakat inilah yang mempertegas bahwa kita sedang menghadapi era disrupsi teknologi,” ujarnya.

Untuk menghadapi hal tersebut, lanjut Semuel, dibutuhkan kerja sama masyarakat dalam mewujudkan agenda transformasi digital di Indonesia.

Salah satu pilar penting terwujudnya agenda transformasi digital adalah menciptakan masyarakat digital dimana kemampuan literasi digital menjadi salah satu peranan penting di dalamnya.***

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG
Rupiah Murah, Rasuah Meriah
KPK Ditantang Ungkap Pemain Besar Dalam Kasus Suap PT Blueray Cargo
Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota
Bank Jakarta Siapkan Empat Strategi Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Terkoneksi
Perkuat PAD dan Fasilitas Publik, Bupati Nias Selatan dan PLN Nias Teken Addendum Kerja Sama PBJT
Kisah Djaka Budi Utama, Dirjen Bea Cukai Lulusan Terbaik Kopassus Berani Bongkar Gurita Korupsi
Sikapi Film Pesta Babi, LPKAN Ajak Seluruh Elemen Tempatkan Fakta di Atas Prasangka
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:14 WIB

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:17 WIB

Rupiah Murah, Rasuah Meriah

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:01 WIB

KPK Ditantang Ungkap Pemain Besar Dalam Kasus Suap PT Blueray Cargo

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:33 WIB

Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:37 WIB

Perkuat PAD dan Fasilitas Publik, Bupati Nias Selatan dan PLN Nias Teken Addendum Kerja Sama PBJT

Berita Terbaru

Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana saat  hendak digelandang ke mobil tahanan.

Ekonomi & Bisnis

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG

Sabtu, 6 Jun 2026 - 21:14 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ekonomi & Bisnis

Rupiah Murah, Rasuah Meriah

Sabtu, 6 Jun 2026 - 20:17 WIB