Loyalis Anies dan Ahok Dipastikan Ogah Pilih RK

- Editor

Minggu, 8 September 2024 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Lembaga survei Political Strategy Group (PSG) memprediksi bahwa mayoritas loyalis Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja alias Ahok tidak akan memilih bakal calon gubernur dan wakil gubernur (bacagub-bacawagub) Ridwan Kamil dan Suswono pada Pilkada mendatang.

Kepala Peneliti PSG Ahsan Ridhoi menyebutkan, survei membandingkan hasil dukungan pada pertanyaan elektabilitas tiga nama, yakni Anies, Ahok, dan Ridwan Kamil (RK), dengan dua pertanyaan dua nama, yakni Anies versus (vs) RK dan Ahok vs RK.

“RK dapat diterima oleh mayoritas dari pendukung Ahok dan hampir mayoritas dari pendukung Anies, tetapi mayoritas pemilih Anies tidak akan memilih RK,” ujarnya di Jakarta, kemarin.

Survei dilakukan pada 6-15 Agustus 2024 dengan menggunakan metode multistage random sampling. Jumlah sampel sebanyak 1.540 orang. Toleransi kesalahan (margin of error) sekitar 2,7% pada tingkat kepercayaan 95%. Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih.

Survei ini digelar sebelum pendaftaran pasangan bacagub-bacawagub. Ahsan menjelaskan, dalam survei sebanyak 39% responden memilih mendukung Anies Baswedan, Ahok sebesar 22% dan Ridwan Kamil 15%.

“Artinya, warga Jakarta pada dasarnya cenderung menginginkan mantan gubernurnya itu kembali memimpin Jakarta,” ujarnya.

Hal tersebut juga berkorelasi dengan angka kepuasan masyarakat terhadap Anies dan Ahok. “Jadi, kenangannya manis kayaknya dengan Pak Anies, dengan Pak Ahok. Jadi mereka lebih (dipilih) kembali, sedangkan Ridwan Kamil itu hanya terbatas di 15%,” ucap Ahsan.

Baca Juga:  Mesin Politik Golkar DKI Tancap Gas Menangkan Duet RK-Suswono

Menurut dia, pemilih loyal Ridwan Kamil sebenarnya sangat kecil ketika dihadapkan dengan Anies dan Ahok. Fans RK (Ridwan Kamil) hampir 20% dari populasi Jakarta.

Namun, Ahsan menyadari yang resmi mendaftar sebagai calon gubernur ke KPU Provinsi Jakarta hanya Ridwan Kamil. Di sisi lain, sebanyak 58% responden kemungkinan akan memilih Ridwan Kamil, tetapi tergantung lawannya.

Dari 58% itu, hanya 19% yang menyatakan loyal kepada Ridwan Kamil dan tak berpindah dukungan. Sementara itu, 42% responden memastikan tak akan mendukung Ridwan Kamil siapa pun lawannya. “Artinya ada banyak ‘swing voter’ yang bisa digali,” ujarnya.

Survei PSG juga mengungkapkan Pilgub Jakarta akan berlangsung dua putaran atau akan sangat sulit untuk hanya satu putaran. “Peluang satu putaran masih tipis. Di Jakarta, masih harus mendapat lebih dari 50% jumlah suara sah agar terpilih sebagai gubernur, maka kemungkinan dua putaran,” papar Ahsan.

Dia menilai RK harus bisa menarik pendukung Anies dan pendukung Ahok, yang kemungkinan memilih PDI Perjuangan (Pramono Anung-Rano Karno) bila ingin bertahan sampai putaran kedua. “Oleh karena itu, kecil kemungkinan RK tidak dapat dukungan mayoritas di putaran pertama,” pungkas Ahsan.**

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Ayah Oet Desak Polemik Legalitas Bendera Bulan Bintang Tuntas Sebelum 4 Desember 2026
Pakar Sebut Gerindra-PDIP Makin Mesra, Jokowi-Gibran Justru Terpinggirkan Menuju 2029
Elektabilitas Dedi Mulyadi Terancam Tergerus, Pramono Anung Jadi Pesaing Utama
Musda ke-XI Golkar Nias Selatan: Pendaftaran Bakal Calon Ketua DPD Masa Bakti 2025–2030 Resmi Dibuka
Korps Alumni KNPI Jaktim Ajak Elemen Bangsa Lawan Oligarki
Sindir Menteri Saling Bertentangan, Guntur Romli: Kabinet Paling Gemuk Tapi Tak Punya Grup WA?
Dua Wajah Kepemimpinan Daerah: Pramono Anung Merajut Kerja, Dedi Mulyadi Membangun Citra
Fenomena Fatsun Ganda, Sejumlah Anggota DPRD Golkar Brebes Diduga Lebih Tunduk ke Bupati Ketimbang Partai

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:55 WIB

Ayah Oet Desak Polemik Legalitas Bendera Bulan Bintang Tuntas Sebelum 4 Desember 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Pakar Sebut Gerindra-PDIP Makin Mesra, Jokowi-Gibran Justru Terpinggirkan Menuju 2029

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:42 WIB

Elektabilitas Dedi Mulyadi Terancam Tergerus, Pramono Anung Jadi Pesaing Utama

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Musda ke-XI Golkar Nias Selatan: Pendaftaran Bakal Calon Ketua DPD Masa Bakti 2025–2030 Resmi Dibuka

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Korps Alumni KNPI Jaktim Ajak Elemen Bangsa Lawan Oligarki

Berita Terbaru